Fungsi Kabel Grounding Tambahan pada Mobil
Daftar isi (3 bagian)
Pada kendaraan bermotor pada khususnya sistem kelistrikan mobil atau motor, seringkali kita mendengar istilah kabel grounding.
Apa sebenernya kabel grounding itu dan mengapa harus ada pada kendaraan bermotor?
Mari kita bahas satu persatu.
Apa itu Kabel Grounding Tambahan pada Mobil?
Kabel grounding pada mobil adalah kabel yang digunakan untuk menghubungkan kutub negatif baterai (aki) ke bodi mobil atau motor.
Hal ini membuat seluruh bodi yang terbuat dari logam yang dapat menghantarkan listrik mendapat listrik negatif dari baterai.
Hal ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan instalasi sistem kelistrikan dan dapat menghemat kabel yang digunakan karena tidak harus melulu menarik kabel negatif dari baterai.
Kabel ground ini juga berfungsi dapat menjaga supply arus listrik secara stabil dan memudahkan dalam pengecekan sistem kelistrikan pada kendaraan.
Selain terhubung dengan bodi kendaraan, kabel ground ini juga terhubung dengan bodi pada mesin kendaraan sehingga mesin dapat bekerja dengan baik.
Jenis Kabel yang Dipakai untuk Kabel Grounding Kendaraan


Karena fungsinya sebagai backbone (tulang punggung) yang mengalirkan arus listrik negatif, maka kabel ini harus berukuran cukup besar sehingga dapat menghantarkan arus listrik yang besar ke bodi mobil.
Kabel ini biasanya berjenis NYAF (serabut) berukuran minimal 4 AWG (American Wire Gauge) atau nomor yang lebih kecil (semakin kecil nomornya semakin besar ukuran kabelnya dan semakin besar dapat menghantarkan arus listrik) dan memiliki skun yang besar juga yang dapat dihubungkan ke terminal negatif baterai dan bodi mobil.
Mau jual lampu di toko atau warung?
- Harga grosir mulai Rp2.800/biji
- Belanja Rp300 ribu ke atas dapat harga Reseller, Rp1 juta ke atas harga Grosir. Boleh campur merek & watt
- COD Jawa & Bali tanpa biaya · transfer diskon 5%
Dimana Memasang Kabel Ground Mobil?
Berikut ini adalah salah satu contoh titik-titik grounding pada mobil yang sudah didesain sedemikian rupa oleh pabrik mobil.

Sebagai informasi tambahan, pabrikan mobil dan motor sudah memperhitungkan posisi atau titik penempatan pasang kabel grounding pada body mobil dan motor sehingga listrik dapat tersalurkan dengan baik, sehingga jika kalian memodifikasi atau mengganti kabel grounding, pastikan titik-titik terminal pada bodi kendaraan terhubung dengan baik untuk mencegah terjadinya kesalahan pada sistem kelistrikan kendaraan.
Paket kabel grounding tambahan (grounding kit) biasanya menghubungkan beberapa titik sekaligus, misalnya terminal negatif aki, blok mesin, bodi, dan rangka. Jumlah titiknya berbeda untuk tiap kendaraan.
Peringatan keselamatan: sebelum memasang atau mengganti kabel grounding, matikan mesin dan lepas dulu terminal negatif aki. Jangan sampai kunci atau benda logam menyentuh terminal positif aki dan bodi bersamaan, karena arus hubung singkatnya sangat besar dan bisa memicu percikan api, kabel terbakar, atau aki rusak. Bersihkan karat dan cat di titik sambungan agar kontaknya baik, lalu pasang kembali terminal negatif aki paling akhir.
Selain itu pastikan kabel grounding yang kalian gunakan memiliki kualitas yang baik juga karena dengan kualitas atau pemasangan kabel grounding yang tidak baik akan membuat sistem kelistrikan pada blok-blok mesin kendaraan tidak dapat berfungsi dengan baik bahkan dapat membuat kinerja mesin tidak optimal.
Apalagi untuk kendaraan-kendaraan jaman sekarang yang sudah menggunakan sistem komputer (ECU dan sistem terintegrasi lainnya), maka sistem kelistrikan harus benar-benar sangat baik kinerjanya.
Jadi Apa yang Akan Terjadi Jika Tidak Menggunakan Kabel Grounding Tambahan Pada Mobil?
Seperti yang telah dibahas sebelumnya, peran penambahan kabel grounding mobil sangatlah penting.
Kabel grounding mobil ini memperlancar penyebaran energi ke seluruh area mobil.
Jika sambungan grounding mobil kalian buruk, misalnya berkarat, kendur, atau kabelnya terlalu kecil, maka energi listrik akan menemui banyak hambatan saat mengalir.
Tentunya hal ini akan membuat kerja sistem mobil jadi berat ya! Selain itu, mobil dan motor kalian performa mesinnya juga jadi tidak akan optimal.
Ciri-ciri umum yang biasa terlihat jelas jika mobil kalian menggunakan sistem grounding yang buruk adalah lampu depan tidak dapat menyala optimal.
Selain redup, cahaya yang dihasilkan akan berkedip-kedip atau tidak stabil alias flickering.
Jadi pastikan mesin mobil dan motor kalian menggunakan sistem grounding dengan kualitas kabel yang baik ya!
Butuh kabel untuk kelistrikan? Tanyakan ketersediaannya ke admin S-Gala lewat WhatsApp.
Tertarik menjadikan lampu LED sebagai peluang usaha? Mulailah dari belanja kecil di S-Gala, supplier grosir lampu LED dengan gudang di Bandung. Belanja mulai Rp50 ribu, harga reseller mulai Rp300 ribu, harga grosir mulai Rp1 juta. Toko yang sudah jalan bahkan bisa bikin merek lampu sendiri. Lihat cara mulai jualan lampu atau chat admin di 0812-2276-8892.



