Simbol Komponen Kelistrikan
Daftar isi (1 bagian)
- Simbol Komponen Kelistrikan
- Simbol Sambungan Listrik
- Simbol Relay dan Simbol Saklar/Switch
- Simbol Ground atau Pentanahan
- Simbol Resistor
- Simbol Kelistrikan Kapasitor / Condensator
- Simbol Elektronika Dasar Induktor / Kumparan
- Simbol Power Supply
- Simbol Meter (Alat Ukur)
- Simbol Lampu
- Simbol Dioda
- Simbol Komponen Kelistrikan Transistor
- Simbol dari Komponen Lainnya
- Simbol Antenna
- Simbol Elektronika Dasar Gerbang Logika / Digital
- Pertanyaan yang sering diajukan
- Produk terkait
Simbol komponen kelistrikan adalah sebuah bentuk atau tanda yang menjelaskan tentang dasar dan proses kerja skema rangkaian elektronika.
Simbol-simbol tersebut dibutuhkan untuk membuat sebuah sistem rangkaian kelistrikan.
Fungsi dari simbol komponen kelistrikan adalah mempermudah pembaca untuk mengetahui komponen-komponen listrik serta jalur-jalur pengkabelan apa saja yang telah terpasang pada instalasi rumah maupun bangunan.
Simbol Komponen Kelistrikan
Berikut adalah beberapa simbol komponen kelistrikan yang berlaku secara internasional:
Simbol Sambungan Listrik

- Kabel atau Wire Listrik, artinya Konduktor atau Kabel penghubung
- Koneksi kabel, artinya Statusnya Terhubung
- Kabel dengan tidak terkoneksi, artinya Statusnya Tidak Terhubung atau Terputus
Simbol Relay dan Simbol Saklar/Switch

- Toggle Switch S P S T, artinya Statusnya Terputus dalam kondisi open
- Toggle Switch S P D T, artinya Statusnya Memilih dua terminal koneksi
- Saklar Push Button [N O], artinya Statusnya Terhubung ketika ditekan
- Saklar Push Button [N C], artinya Statusnya Terputus ketika ditekan
- D I P Switch, artinya Statusnya saklar Banyak/Multiswitch
- Relay S P S T, artinya Statusnya Koneksi Untuk Open & Close digerakan dengan elektro magnetik
- Relay S P D T, artinya StatusnyaKoneksi Untuk Open & Close digerakan dengan elektro magnetic
- Jumper, artinya Koneksi memakai pemakaian jumper
- Solder Bridges, artinya Koneksi memakai teknik disolder
Simbol Ground atau Pentanahan

- Earth Grounds, artinya Statusnya Referensi adalah 0 suatu sumber listrik
- Chassis Grounds, artinya Statusnya Ground dihubungkan kepada badan suatu rangkaian listrik
- Common / Digital Grounds, artinya Sirkuit umum
Simbol Resistor

- Resistor, artinya Resistor bekerja dengan menahan atau menghambat arus listrik yang berjalan dalam suatu rangkaian listrik
- Gambaran lain dari Resistor
- Potensio Meters, Digunakan untuk menahan arus di rangkaian listrik namun angka resistansi pada tiga titik terminal bisa diatur
- Gambaran lain dari Potensio Meters
- Variable Resistor, Berfungsi untuk menahan arus dirangkaian listrik namun angka resistansi pada dua titik terminal bisa diatur
- Gambaran lain dari Variable Resistors
Simbol Kelistrikan Kapasitor / Condensator

- Condensators Bipolar, Gunanya menyimpan sebuah arus listrik untuk beberapa waktu
- Condensators Nonpolar, Gunanya juga untuk menyimpan sebuah arus listrik untuk beberapa waktu
- Condensators Bipolar, Disebut ELCO atau Electrolytic Condensator
- Kapasitor yang berpolar, Disebut ELCO atau Electrolytic Condensator
- Variable Condensator, salah satu jenis Kapasitor yang nilainya pada kapasitansi bisa diatur
Simbol Elektronika Dasar Induktor / Kumparan

- Coil,lilitan, spul, induktor, kumparan, komponen ini menghasilkanmedanmagnet saat arus listrik mengalirinya
- Induktor beserta inti besi, Kumparan ini memiliki inti besi seperti halnya dengan trafo
- Induktor Variable, Lilitan ini angka induktansinya bisa diatur
Simbol Power Supply

- Sumber tegangan DC, artinya Menghasilkan tegangan searah tetap atau konstan
- Sumber Arus, artinya Menghasilkan sumber arus tetap
- Sumber tegangan AC, artinya Sumber tegangan bolak-balik seperti dari Perusahaan Listrik Negara / PLN
- Generator, artinya Penghasil tegangan listrik bolahk-alik seperti pembangkit listrik Perusahaan Listrik Negara / PLN
- Baterai, artinya Menghasilkan tegangan searah tetap
- Baterai lebih dari 1 Cell, artinya Menghasilkan tegangan searah tetap
- Sumber tegangan yang dapat diatur, artinya Sumber tegangan yang berasal dari rangkaian listrik lainnya
- Sumber arus yang dapat diatur, artinya Sumber arus yang berasal dari rangkaian listrik lainnya
Simbol Meter (Alat Ukur)

- Volt Meter, Mengukur tegangan listrik degan satuan Volt
- Ampere Meter, Mengukur arus listrik dengan satuan Ampere
- Ohm Meter, Mengukur resistensi degan satuan Ohm
- Watt Meter, Mengukur daya listrik degan satuan Watt
Simbol Lampu

Semua symbol jenis lampu di atas menunjukkan komponen “Lamp”, yaitu menghasilkan cahaya saat dialiri arus listrik.
Simbol Dioda

- Dioda, Berfungsi sebagai penyearah yang dapat mengalirkan arus listrik ke satu arah atau forward biasa
- Zener Dioda / Dioda Zener, Pembuat stabil Tegangan DC / Arus listrik dari arah DC
- Schottky Dioda, Memiliki drop tegangan rendah, biasanya terdapat dalam IC logika
- Varactor Dioda, Gabungan Dioda juga Kapasitor
- Tunnel Dioda, jenis komponen Tunnel Dioda
- Light Emitting Diode/ LED, Menghasilkan cahaya saat dialiri arus listrik DC 1 arah
- Photo-Dioda, Menghasilkan arus listrik saat mendapat cahaya
Simbol Komponen Kelistrikan Transistor

- Transitor Bi polar N P N, Arus listrik akan mengalir / EC saat basis /B menjadi positif
- Transistor Bi polar P N P, Arus listrik akan mengalir/ CE saat basis/ B menjadi negative
- Transitor-Darlington, Gabungan dari 2 transistor Bipolar untuk meningkatkan penguatan
- Transistor J F E T-N, Field Effects Transistor kanal-N
- Transistor J F E T-P, Field Effects Transistor kanal-P
- Transistor N M O S, Transistor M O S F E T kanal-N
- Transistor P M O S, Transistor M O S F E T kanal-P
Simbol dari Komponen Lainnya


- Motor, Adalah simbol Motor Listrik
- Transformator, Trafo, Transformer, artinya Penurun & penaik tegangan AC Bolak-Balik
- Bell Listrik, Berbunyi saat dialiri arus listrik
- Buzzer, Penghasil suara buzz saat dialiri arus listrik
- Fuse, Sikring, Pengaman yang akan putus saat melebihi kapasitas arus
- Gambaran lain dari sikring/fuse sebagai pengaman rangkaian
- Bus, ketiga symbol tersebut menunjukkan komponen dan arti yang sama, yaitu Terdiri dari banyak jalur data atau jalur address
- Opto Coupler, Sebagai isolasi antar 2 rangkaian yang berbeda. Dihubungkan oleh cahaya
- Speaker, Mengubah signal listrik menjadi suara
- Microphone/ Mic, Mengubah sinyal suara menjadi arus listrik
- Operational Amplifier, Op Amp, Penguat sinyal input
- Schmitt Triggers, untuk mengatur dan mengurangi noise
- Analog to Digital, ADC, Mengubah sinyal analog menjadi data digital
- Digital to Analog, DAC, Mengubah data digital menjadi sinyal analog
- Osilator, Crystal, Penghasil pulsa
Simbol Antenna

- Antena, Pemancar & penerima sinyal radio
- Gambaran lain dari Antena
- Dipole Antena, Gabungan dari simple Antena
Simbol Elektronika Dasar Gerbang Logika / Digital

- N O T Gate, artinya Output akan merupakan kebalikan input
- A N D Gate, artinya Output akan 0 jika salah 1 input 0
- N A N D Gate, artinya Output akan 1 jika salah 1 input 0
- O R Gate, artinya Output akan 1 jika salah 1 input 1
- N O R Gate, artinya Output akan 0 jika salah 1 input 1
- EX OR Gate, artinya Output akan 0 jika input adalah sama
- D Flip Flop, artinya Dapat berfungsi sebagai penyimpan data
- Multiplexer 2-to-1, artinya Menyeleksi salah 1 data input yang akan dkirim ke output
- Multiplexer 4-to-1, artinya Menyeleksi salah 1 data input yang akan dkirim ke output
- D Multiplexer 1-to-4, artinya Menyeleksi data input untuk dikirim ke salah 1 output
Begitulah macam-macam simbol komponen kelistrikan.
Anda bisa mendapatkan berbagai komponen elektronika di tautan berikut :
Jangan lupa untuk membaca artikel-artikel lainnya di blog post S-gala.com supaya makin banyak tau!
Baca juga: Arti & Perbedaan Rangkaian Star dan Delta
Baca juga: Informasi Mengenai Golongan Tarif Listrik Terbaru





