Macam -Macam Konektor/Sambungan Kabel Listrik
Daftar isi (3 bagian)
Salah satu barang yang diperlukan pada waktu kita membuat instalasi listrik adalah konektor/sambungan listrik.
Hal ini disebabkan karena di lapangan kadang terjadi perubahan-perubahan instalasi yang terkadang tidak bisa diprediksi pada saat tahap perancangan. Sambungan atau konektor juga sering digunakan pada kegiatan perbaikan instalasi, yang mana instalasi listrik yang lama diubah menjadi instalasi yang baru sehingga kabel yang lama perlu disambung.

Cara menyambung kabel listrik ada beberapa cara, yang mana pada prinsipnya kabel yang akan di sambung dililit sedemikian rupa sehingga tersambung dan satu sama lain menempel dengan kuat lalu selanjutnya kita isolasi bagian sambungan kabel tersebut.
Namun menyambung kabel akan lebih baik saat kita menggunakan sambungan kabel.
Namun ternyata macam-macam sambungan kabel juga beragam dan masing-masing memiliki fungsinya sendiri.
Jadi sebelum memasang sambungan kabel, tentunya kita harus memahami macam-macam sambungan kabel yang mau kita pasang.
Peringatan keselamatan: sebelum menyambung kabel instalasi, matikan MCB jalur tersebut dan pastikan kabel tidak bertegangan dengan test pen. Pilih konektor yang rating arus dan ukuran kabelnya sesuai, dan sambung kabel sesuai warnanya menurut PUIL 2011: coklat untuk fasa, biru untuk netral, dan hijau-kuning untuk ground.
Berikut ini adalah contoh konektor/sambungan kabel yang sering digunakan yang mana memiliki bentuk dan fungsinya sangat bermacam-macam.
Super Wire Connector

Sambungan kabel model super wire connector adalah jenis sambungan yang sangat mudah digunakan. Semudah apa?
Kita hanya perlu mengupas bagian ujung kabel dan selanjutnya bagian ujung yang sudah terlihat tembaganya di masukkan ke dalam lubang sambungannya sambil kita tekan klip-nya sehingga tembaga dapat masuk dan selanjutnya kita lepas klipnya, maka tembaga akan terkunci di dalam sambungan.
Apabila suatu saat nanti kita perlu membuka sambungan tersebut, kita tinggal menekan bagian pengunci kabelnya dan kita tarik keluar kabel tesebut.
Sambungan model seperti ini dapat digunakan pada kabel berpenampang sekitar 0,5 mm² – 3,5 mm² (jenis kabel serabut ataupun tunggal). Cek angka pastinya di kemasan karena berbeda untuk tiap merek dan tipe.
Konektor/Sambungan Kabel Las Dop

Sambungan kabel yang cukup praktis selanjutnya adalah model sambungan kabel las dop seperti gambar di atas. Apabila kita menggunakan sambungan ini, kita hanya perlu mengupas bagian kulit kabel yang akan disambung dan selanjutnya memasukan ke dalam lubang las dopnya.
Apabila bagian kabel yang sudah kita kupas sudah masuk semua ke dalam lubang, putar las dop searah jarum jam sampai kencang (biasanya beberapa putaran), hingga kabel tidak bisa ditarik lepas dan tidak ada tembaga yang terlihat di luar las dop.
Sambungan kabel las dop di pasaran tersedia dalam beberapa warna dan ukuran.
Untuk masalah warna, yang banyak tersedia di pasaran adalah warna:
- Abu-abu
- Merah
- Kuning
- Biru
Warna las dop umumnya menandakan ukuran (rentang penampang kabel yang bisa disambung), bukan fungsi kabel, dan kode warnanya bisa berbeda antar merek. Fungsi kabel tetap dikenali dari warna kabelnya sesuai PUIL 2011: coklat untuk fasa, biru untuk netral, dan hijau-kuning untuk ground. Jangan memakai abu-abu sebagai tanda netral, karena abu-abu termasuk warna fasa pada instalasi 3 fasa.
Untuk ukurannya, di pasaran misalnya tersedia P1 untuk kabel 0,5 – 1 mm², P2 untuk kabel 1 – 1,5 mm², dan P3 untuk kabel 1,5 – 2,5 mm². Rentang ini bisa berbeda antar merek, jadi cocokkan dengan tabel di kemasan.
Mau jual lampu di toko atau warung?
- Harga grosir mulai Rp2.800/biji
- Belanja Rp300 ribu ke atas dapat harga Reseller, Rp1 juta ke atas harga Grosir. Boleh campur merek & watt
- COD Jawa & Bali tanpa biaya · transfer diskon 5%
Konektor Kabel Tube Tembaga
Sambungan kabel model yang lain adalah konektor/sambungan kabel tube tembaga seperti yang ada di gambar di bawah ini.

Sambungan kabel ini banyak digunakan di instalasi listrik industri yang menggunakan kabel -kabel yang cukup besar diameternya dan memerlukan sambungan yang lebih handal dibandingkan dengan sambungan kabel model yang lain.
Sambungan kabel tube tembaga tersedia untuk kabel berpenampang mulai sekitar 10 mm² sampai 240 mm².
Untuk menggunakan sambungan ini perlu menggunakan alat bantu. Salah satu jenis alat bantu yang sering digunakan yaitu tang skun hidrolik seperti gambar di bawah ini.

Berikut ini petunjuk penggunaan alat press :
- Ujung kabel yang telah dikupas dimasukkan ke dalam lubang sambungan.
- Pastikan semua bagian tembaga masuk ke dalam lubang sambungan seluruhnya.
- Siapkan alat bantu press-nya. Pastikan ukuran lubang di tang press sesuai dengan sambungan yang digunakan.
- Masukkan sambungan kabel ke lubang alat press, kita press satu sisi dahulu dari sambungan kabel, setelah selesai dan sambungan dipastikan kuat kita press sisi sambungan yang sebelahnya.
- Setelah kedua sisi sambungan di-press dan sambungan dipastikan baik, tutup sambungan dengan selongsong bakar (heat shrink) atau isolasi yang sesuai tegangan kerjanya; bila memakai pita isolasi, balut minimal 2 lapis.
Masih ada jenis-jenis konektor atau sambungan kabel listrik lainnya di pasaran. Jika kalian memiliki pertanyaan atau permintaan pembahasan mengenai jenis konektor kabel listrik lainnya, jangan lupa untuk mengisi kolom komentar di bawah ya!
Untuk yang baru mulai jualan lampu, belanja di S-Gala cukup dari Rp50 ribu, dan harga reseller berlaku begitu total belanja lampu LED mencapai Rp300 ribu. Kalau toko Anda sudah rutin jualan, S-Gala juga bisa membuatkan lampu dengan merek Anda sendiri. Lihat harga grosir lampu LED atau tanya admin di WhatsApp 0812-2276-8892.



