Langsung ke isi
Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB Sen–Sab 08–17 WIB COD Jawa & Bali · luar Jawa-Bali transfer diskon 5% 0812-2276-8892
S-Gala
Kabel

3 Sekawan : Kabel Duct, Kabel Tray, & Klem Kabel

Daftar isi (6 bagian)
  1. Pentingnya Merapikan Susunan dan Jalur Kabel Listrik
  2. Kabel Duct
  3. Tipe Cable Trunking
  4. Tipe Industrial Trunking
  5. Kabel Tray
  6. Kabel Tray Pejal (Solid Bottom)
  7. Cable Tray Berlubang (Perforated Tray)
  8. Cable Tray Tangga (Cable Ladder Tray)
  9. Kabel Tray Pagar (Wiremesh Tray)
  10. Klem Kabel
  11. Isolasi listrik sebagai pelindung kabel sederhana
  12. Kesimpulan
  13. Umur pakai
  14. Kemudahan instalasi
  15. Estetika
  16. Safety
  17. Harga Beli
  18. Pertanyaan yang sering diajukan
  19. Tanya admin
Kabel Duct, Kabel Tray, Klem Kabel

Ada 3 aksesoris yang sering kali dilihat dalam dunia perkabelan yaitu: kabel duct, kabel tray, dan klem kabel. Ketiga aksesoris tersebut merupakan benda yang berfungsi untuk merapikan kabel, atau menempatkan sambungan kabel di tempat khusus supaya tidak berantakan.

Apa sih perlunya merapikan kabel di rumah atau di kantor? Mengapa hal ini menjadi penting?

Pentingnya Merapikan Susunan dan Jalur Kabel Listrik

pentingnya merapikan kabel
Manajemen penyusunan kabel listrik

Ternyata merapikan susunan dan jalur kabel listrik (ataupun kabel jaringan) merupakan hal yang sangat penting, lho! Ada beberapa manfaat lain mengapa kita harus merapikan kabel di rumah / kantor sebagai berikut :

  1. Kabel tidak mudah rusak akibat tertindih/tertendang
  2. Terhindar dari bahaya kebakaran, konsleting listrik, atau tersandung kabel
  3. Kabel akan terhindar dari panas berlebih
  4. Kabel tidak akan tergantung, kabel yang menggantung bisa ditarik dan membahayakan anak kecil
  5. Estetika yang lebih baik untuk dekorasi rumah / kantor

Nah, untuk mempermudah, ada 3 sekawan yang dapat membantu kalian menyusun serta merapikan kabel. Mereka adalah kabel duct, cable tray, dan klem.

Kabel Duct

cable duct

Nah, benda pertama yang kita bahas adalah kabel duct atau di Indonesia disebut juga dengan dak kabel.

Kabel duct atau dak kabel adalah saluran (rumah) kabel yang tertutup untuk melindungi dan menyembunyikan kabel. Yang paling sering dipakai di rumah dan kantor adalah duct PVC yang ditempel di permukaan dinding atau dipasang di dalam panel. Untuk jalur di bawah tanah, kabel dilewatkan dalam pipa atau duct bawah tanah yang memang dirancang untuk ditanam.

Kabel duct ada beberapa bentuk, yaitu kabel duct oval, kabel duct trapesium dan kabel duct persegi.

Gambar kabel duct oval
Gambar kabel duct oval

Intinya, kabel duct menjadi “jalur lalu lintas” kabel listrik di rumah atau gedung tempat kalian beraktivitas: kabel tertata dalam satu saluran, terlindung, dan tetap mudah dibuka saat perlu perbaikan.

Dak kabel terbuat dari bahan plastic PVC dengan berbagai warna. Ada juga kabel duct yang terbuat dari baja tahan karat. Namun yang biasa atau sering digunakan di rumah tinggal adalah kabel duct berbahan PVC.

Untuk jalur bawah tanah, duct atau pipa tanam menyembunyikan kabel dari pandangan dan melindunginya dari lalu lintas pejalan kaki. Kabel yang ditanam juga harus jenis yang memang untuk ditanam, misalnya NYY, bukan NYM.

Dalam dunia industri, penggunaan kabel duct memungkinkan banya dipasang melalui area lalu lintas tanpa menimbulkan bahaya bagi yang melintas.

Berdasarkan penggunaannya, produk kabel duct terbagi jadi 2 jenis :

Tipe Cable Trunking

trunking cable
kabel duct pvc

Kabel duct tipe cable trunking ini merupakan tipe yang paling sederhana dan biasa digunakan di rumah. Fungsinya untuk melindungi kabel dari debu dan air.

Bentuknya biasanya persegi panjang / kotak dengan salah satu sisinya bisa dibuka/tutup. Tapi ada juga bentuk lain seperti trapesium atau setengah lingkaran

Ukuran cable trunking bervariasi mulai dari 15 x 10mm sampai dengan 40 x 25mm.

Tipe Industrial Trunking

trunking industrial

Selanjutnya yaitu tipe industrial trunking. Biasanya kabel duct tipe industrial trunking terbuat dari material baja atau PVC tebal berkualitas tinggi. Bentuk dari industrial trunking ini juga bermacam-macam, mulai dari persegi panjang sampai dengan custom sesuai dengan kebutuhan industri itu sendiri.

Posisi penutup dan bautnya juga dirancang sedemikian rupa untuk mempermudah teknisi untuk membongkar-pasang kabel saat perawatan atau perbaikan.

Ukurannya juga lebih besar daripada cable trunking biasa, mulai dari 50 x 25mm sampai dengan 200 x 100mm. Hal ini dikarenakan penggunaan kabel di dunia industri tentunya lebih banyak dibandingkan keperluan rumahan biasa.

Mau jual lampu di toko atau warung?

  • Harga grosir mulai Rp2.800/biji
  • Belanja Rp300 ribu ke atas dapat harga Reseller, Rp1 juta ke atas harga Grosir. Boleh campur merek & watt
  • COD Jawa & Bali tanpa biaya · transfer diskon 5%
Lihat harga grosir Tanya admin di WhatsApp

Kabel Tray

cable tray

Kabel Tray adalah media untuk meletakkan susunan kabel agar rapi dan mudah ditelusuri. Meskipun fungsinya sama-sama untuk merapikan susunan kabel, tetap ada beberapa perbedaan antara kabel duct dan cable tray.

Perbedaan Kabel Duct & Kabel Tray:

  • Kabel duct memiliki penutup, cable tray tidak atau jarang memiliki penutup
  • Kabel duct menutup kabel sepenuhnya (di permukaan dinding, di panel, atau sebagai saluran bawah tanah), cable tray menopang kabel secara terbuka di plafon, dinding, atau shaft
  • Kabel di dalam kabel duct biasanya tidak diikat, kabel di dalam cable tray diikat menggunakan kabel ties
  • Kabel duct tidak memiliki lubang, cable tray terdiri dari banyak lubang yang berfungsi untuk memungkinkan kabel kecil dilewatkan keluar dari tray untuk disambungkan ke bagian tertentu

Ada beberapa bahan yang digunakan dalam pembuatan cable tray :

  • Baja tahan karat (stainless steel)
  • Baja galvanis (baja berlapis seng agar tidak mudah berkarat)
  • Alumunium
  • Fiberglass yang diperkuat dan PVC (polyvinil chlorida)

Lalu bagaimana cara menentukan bahan yang tepat untuk digunakan? Bahan dipilih berdasarkan tingkat korosi lingkungannya (misalnya area lembap, dekat laut, atau pabrik kimia) dan beban kabel yang harus ditopang di lokasi tersebut.

Ada beberapa jenis kabel tray :

  • Cable tray pejal
  • Cable tray berlubang
  • Cable tray tangga
  • Cable tray pagar

Mari kita bahas satu per satu.

Kabel Tray Pejal (Solid Bottom)

kabel tray pejal

Cable tray jenis ini memberikan perlindungan maksimum pada kabel, tapi membutuhkan pemotongan tray dari mulai kabel dimasukan sampai kabel keluar.

Cable Tray Berlubang (Perforated Tray)

Sesuai dengan namanya, cable tray jenis ini memiliki banyak lubang atau yang sering disebut dengan ventilasi tray. Tujuan dari ventilasi tray ini adalah agar sirkulasi udara baik di sepanjang kabel, selain itu debu dan percikan air dapat berjatuhan lewat lubang tersebut.

Kabel-kabel yang berukuran kecil juga dimungkinkan untuk dilewatkan keluar dari bagian lubang ventilasi yang terbuka.

Cable tray berlubang atau biasa disebut “Perforated Tray” ini adalah bentuk ideal untuk aplikasi dalam instalasi kabel yang menghasilkan panas yang sedang.

Lubang-lubang yang ada pada kabel tray berlubang memberikan ventilasi yang cukup yang berfungsi untuk melepaskan panas yang ditimbulkan oleh kabel listrik dan untuk menghindari terjebaknya panas di dalam rangkaian cable tray.

perforated tray
Cable tray berlubang bertutup, tipe C, & tipe U

Cable Tray Tangga (Cable Ladder Tray)

Kabel tray ladder adalah kabel tray yang dibentuk dari 2 batang besi pinggir yang dihubungkan oleh palang-palang besi sehingga membentuk cable tray yang menyerupai tangga.

Balok melintang yang terdapat pada cable tray ini biasanya memiliki interval reguler di urutan 4 sampai 12 inci (100 sampai 300 mm).

Karena terbuka, ventilasi tray ini sangat baik sehingga panas kabel mudah terbuang, tetapi kabel kurang terlindung dari kejatuhan benda, debu, maupun air. Untuk penggunaan outdoor atau lingkungan yang sangat berdebu, gunakan juga penutup tray ya!

Cable tray ladder berbentuk tangga tersedia Tipe U (Slu), Tipe W (Slw) Dan Tipe Heavy Duty (Slhd).

cable ladder tray
Kabel tray ladder tipe U, W, heavy duty

Kabel Tray Pagar (Wiremesh Tray)

Cable tray pagar atau jaring ini biasanya digunakan untuk saluran instalasi kabel berukuran kecil, dimana kabel kecil yang digunakan jumlahnya sangat banyak. Contohnya untuk telepon atau kabel jaringan komputer.

wiremesh tray

Klem Kabel

Cable clamp

Klem kabel yang sering disebut penjepit kabel adalah pengikat untuk menahan kabel pada dinding, plafon, atau permukaan lain. Umumnya terbuat dari plastik dengan paku, atau dari logam untuk kabel yang lebih besar. Ada beberapa kelebihan dari produk klem kabel ini, yaitu :

  • Klem kabel mencegah bagian kabel yang terbuka yang terpapar secara langsung agar tidak mudah mengalami kerusakan
  • Klem kabel membuat rapi susunan kabel
  • Klem kabel membuat instalasi lebih kuat dan aman
bentuk klem kabel
Gambar macam-macam bentuk klem kabel
ukuran klem kabel
Gambar berbagai ukuran klem kabel

Umumnya, harga klem kabel cukup murah dan bervariasi tergantung ukuran dan merek. Sangat terjangkau bukan?

Sama halnya dengan ikat kabel, klem kabel juga dengan mudah ditemukan di mini market dan toko online. Biasanya, klem kabel dijual per pak. Dalam satu pak terdiri dari beberapa puluh klem kabel yang bisa digunakan berulang-ulang.

Tapi ingat, klem kabel punya ukuran masing-masing sesuai dengan besar kabelnya. Jadi, pastikan ukuran klem yang kamu beli sudah sesuai dengan ukuran kabel di rumah.

Isolasi listrik sebagai pelindung kabel sederhana

electrical tape

Isolasi listrik adalah pita (umumnya PVC hitam) untuk membungkus dan menyekat bagian konduktor kabel, misalnya antara kabel fasa dan kabel netral. Listrik AC di rumah tidak punya kabel positif dan negatif. Isolasi mencegah sengatan listrik dan hubung singkat (korsleting) yang dapat memicu kebakaran.

Isolasi listrik berbeda dengan isolasi plastik biasa, dimana isolasi listrik mempunyai ketahanan terhadap tegangan listrik hingga 600V dan mempunyai daya rekat dan elastisitas lebih tinggi, sehingga mampu bertahan di segala cuaca dengan umur pakai yang cukup lama.

kabel bisa pakai isolasi listrik

Jadi jika di rumah ada kabel yang lapisan luarnya sedikit terkelupas dan belum sempat diganti, matikan dulu MCB atau cabut stekernya, lalu tutup kerusakan itu dengan isolasi listrik sebagai perbaikan sementara. Bila inti tembaganya sudah terlihat, kabel terasa panas, atau ada bekas gosong, kabel harus segera diganti, bukan hanya diisolasi.

Informasi lengkap mengenai isolasi listrik dapat kalian baca di artikel mengenai Isolasi listrik di blog S-gala.com ya!

Kesimpulan

Jadi dari ketiga sekawan diatas,bila dilihat dari beberapa sudut pandang yaitu :

Umur pakai

Dari umur pakai,kabel tray menjadi yang terbaik diantara ketiganya. Dengan bahan baja dan diameter yang cukup besar menjadikan kabel tray lebih awet.

Kemudahan instalasi

Untuk kemudahan, yang memiliki poin plus dalam hal ini adalah Klem kabel. Klem kabel sangat mudah untuk dipasang dan dibuka.

Estetika

Secara estetika, kabel duct menjadi pemenangnya karena tampilannya yang lebih rapi dan elegan.

Safety

Untuk safety, kabel tray menjadi pemenangnya walaupun tetap memiliki resiko untuk dimasuki binatang kecil juga.

Harga Beli

Jelas klem kabel. Harganya sangat ramah dikantong kita!

Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat!

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda kabel duct dan kabel tray?
Kabel duct menutup kabel sepenuhnya dalam saluran bertutup, sedangkan kabel tray menopang kabel secara terbuka dan umumnya berlubang. Kabel di tray biasanya diikat dengan cable ties, sedangkan di duct cukup diletakkan.
Apa saja jenis kabel tray?
Ada empat jenis yang umum: tray pejal (solid bottom), tray berlubang (perforated), tray tangga (ladder), dan tray pagar atau jaring (wiremesh) untuk kabel kecil seperti kabel telepon dan jaringan komputer.
Apa fungsi klem kabel?
Klem kabel menahan kabel agar menempel rapi pada dinding atau plafon, sehingga kabel tidak menggantung, tidak mudah tertarik, dan instalasi lebih aman. Ukurannya harus sesuai dengan diameter kabel.
Bolehkah kabel yang terkelupas hanya ditutup isolasi?
Hanya sebagai perbaikan sementara untuk lapisan luar yang sedikit terkelupas, dan lakukan setelah MCB dimatikan. Bila inti tembaga terlihat, kabel terasa panas, atau ada bekas gosong, kabel harus diganti.
Berapa ukuran kabel duct untuk rumah?
Cable trunking untuk rumah umumnya berukuran sekitar 15 × 10 mm sampai 40 × 25 mm, sedangkan trunking industri mulai sekitar 50 × 25 mm sampai 200 × 100 mm.

Tanya admin di WhatsApp

Mau tanya soal kabel atau isi artikel ini? Admin S-Gala bantu jawab lewat WhatsApp.

Tanya admin di WhatsApp

Baca juga