Bagaimana Sih Kabel Listrik Standar PLN?
Topik: Arti warna kabel
Daftar isi (7 bagian)
- Kabel Listrik Standar PLN
- Arti Kode Huruf Kabel Listrik
- Arti Kode Kabel NYA
- Arti Kode Kabel NYAF
- Arti Kode Kabel NGA
- Arti Kode Kabel NYM
- Arti Kode Kabel NYMHY
- Arti Kode Kabel NYY
- Arti Kode Kabel NYYHY
- Arti Kode Kabel NYRGbY
- Arti Kode Kabel NYFGbY
- Arti Kode Kabel NFA
- Arti Kode Kabel NFA 2X
- Arti Kode Kabel NFA 2 X-T
- Arti Kode Kabel AAAC
- Arti Kode Angka Kabel Listrik
- Bahan Kabel Listrik yang Sesuai Standar PLN
- Kabel Grounding yang Digunakan PLN
- Bahan Kabel Grounding
- Kabel Tiang Listrik Standar PLN
- Biaya Pemindahan Kabel Listrik PLN
- Standar Warna Kabel PLN
- Pertanyaan yang sering diajukan
- Tanya admin
Pada era modern seperti sekarang ini, listrik merupakan salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Tentunya kebutuhan kabel sebagai penghantar listrik juga tidak akan hilang selama kebutuhan listrik masih terus ada.
Nah, tapi tahukah kalian seperti apa kabel listrik standar PLN yang bagus dan aman digunakan di Indonesia?
Kabel seperti apa sih yang menjadi standar PLN agar tidak terjadi konsleting saat digunakan di rumah dan seluruh bangunan di Indonesia?
Yuk, kita bahas!
Kabel Listrik Standar PLN
Berikut ini adalah tabel penamaan kabel listrik standar PLN. Jadi ternyata, penamaan setiap jenis kabel ada aturannya, lho!

Kode kabel listrik ada bermacam-macam. Mulai dari kabel listrik standar PLN jenis NYA, NYM, NYY, dll.
Pada umumnya instalasi listrik di rumah biasanya menggunakan kabel dengan kode huruf NYA atau bisa juga menggunakan kabel dengan kode huruf NYM.
Atau jika kita membutuhkan kabel untuk pemasangan bawah tanah (kabel tanam), maka kabel yang cocok adalah kabel dengan kode huruf NYFGbY.
Yang menjadi pertanyaan adalah apa arti sebenarnya dari kode huruf pada kabel listrik standar PLN tersebut?
Arti Kode Huruf Kabel Listrik
Setiap kode huruf kabel mewakili spesifikasi kabelnya masing-masing, maupun konstruksinya. Jadi setiap jenis kabel mempunyai fungsi yang berbeda.
Pemberian kode huruf ini biasa disebut dengan Nomenklatur Kabel.
Berikut ini adalah beberapa contoh nomenklatur kabel beserta artinya :

Arti Kode Kabel NYA
N = Kabel dengan inti tembaga
Y = Isolasi berbahan PVC
A = Kabel tunggal
Jadi, kabel dengan kode huruf NYA adalah kabel dengan inti tembaga tunggal dan ber-inti satu (tunggal) dengan ber-isolasi PVC satu lapis.
Arti Kode Kabel NYAF
N =Kabel dengan inti tembaga
Y = Isolasi berbahan PVC
A = Kabel tunggal
F = Penghantar kawat halus (serabut)
Jadi, kabel dengan kode huruf NYAF adalah kabel dengan inti tembaga serabut dan ber-inti satu (tunggal) dengan ber-isolasi PVC satu lapis.
Arti Kode Kabel NGA
N =Kabel dengan inti tembaga
G = Isolasi berbahan karet
A = Kabel tunggal
Jadi, kabel dengan kode huruf NGA adalah kabel dengan inti tembaga tunggal dan ber-inti satu (tunggal) dengan isolasi berbahan karet.
Arti Kode Kabel NYM

N =Kabel berinti tembaga
Y = Isolasi berbahan PVC
M = Inti kabel lebih dari satu
Jadi, kabel listrik NYM adalah kabel berinti tembaga ber-isolasi PVC, dan ber-inti lebih dari satu dengan ber-isolasi PVC di bagian luar.
Arti Kode Kabel NYMHY
N =Kabel dengan inti tembaga
Y = Isolasi berbahan PVC
M = Inti kabel lebih dari satu
H = Penghantar kawat halus (serabut)
Y = Isolasi luar berbahan PVC
Jadi, kabel dengan kode huruf NYMHY adalah kabel dengan inti tembaga serabut ber-isolasi PVC, dan ber-inti kabel lebih dari satu dengan isolasi PVC premium tahan panasdi bagian luar.
Arti Kode Kabel NYY
N =Kabel berinti tembaga
Y = Isolasi berbahan PVC
Y = Isolasi luar berbahan PVC
Jadi, kabel dengan kode huruf NYY adalah kabel inti tembaga ber-isolasi PVC, dan ber-inti kabel tunggal atau lebih dari satu dengan isolasi bagian luar PVC.
Arti Kode Kabel NYYHY
N =Kabel berinti tembaga
Y = Isolasi berbahan PVC
Y = Isolasi berbahan PVC
H = Penghantar kawat halus (serabut)
Y = Isolasi luar berbahan PVC
Jadi, kabel dengan kode huruf NYYHY adalah kabel inti tembaga serabut ber-isolasi PVC, dan ber-inti tunggal atau lebih dari satu, dengan isolasi bagian luar PVC.
Arti Kode Kabel NYRGbY

N =Kabel inti tembaga
Y = Isolasi berbahan PVC
R = Pelindung kawat baja bulat
Gb = Dililit plat baja
Y = Isolasi luar bahan kulit PVC premium
Jadi, kabel dengan kode huruf NYRGbY adalah kabel dengan inti tembaga ber-isolasi PVC, dan ber-inti tunggal atau lebih dari satu, pelindung kawat baja bulat dan lilitan pita baja, dengan isolasi bagian luar PVC.
Arti Kode Kabel NYFGbY
N =Kabel inti tembaga
Y = Isolasi berbahan PVC
F = Pelindung kawat baja pipih
Gb = Dililit plat baja
Y = Isolasi luar berbahan PVC
Jadi, kabel NYFGbY adalah kabel dengan inti tembaga ber-isolasi PVC, dan ber-inti lebih dari satu, dilindungi kawat baja pipih dan lilitan pita baja, dengan isolasi bagian luar PVC.
NB : Perlu diperhatikan juga bahwa kode huruf yang sama hurufnya namun berbeda letaknya memiliki arti yang berbeda.
Sebagai contoh : Kode huruf F pada kabel NYAF berada pada posisi huruf keempat (terakhir) memiliki arti penghantar kawat halus (serabut), sedangkan kode huruf F pada NYFGbY berada pada posisi huruf ketiga dan memiliki arti pelindung kawat baja pipih.
Dan berikut ini adalah beberapa kode kabel listrik standar PLN dengan inti kabel berbahan aluminium.
Arti Kode Kabel NFA
Kabel dengan inti aluminium untuk pemasangan jaringan udara
Arti Kode Kabel NFA 2X

Kabel dengan inti aluminium untuk pemasangan jaringan udara dengan isolasi XLPE.
Arti Kode Kabel NFA 2 X-T
Kabel dengan inti aluminium untuk pemasangan jaringan udara, dengan isolasi XLPE dengan kawat gantung.
Arti Kode Kabel AAAC
Kabel AAAC atau All Aluminium Alloy Conductor adalah kabel dengan inti aluminium yang dipilin, memiliki daya tarik yang kuat, serta tahan karat.
Mau jual lampu di toko atau warung?
- Harga grosir mulai Rp2.800/biji
- Belanja Rp300 ribu ke atas dapat harga Reseller, Rp1 juta ke atas harga Grosir. Boleh campur merek & watt
- COD Jawa & Bali tanpa biaya · transfer diskon 5%
Arti Kode Angka Kabel Listrik
Kode angka sebagai kode jumlah dan ukuran kabel. Selain kode huruf, kita juga dapat menemukan kode angka pada kabel listrik, kode angka ini juga sengaja dibuat untuk menunjukkan jenis ukuran kabel serta jumlahnya.
Contoh deskripsi kode kabel jenis NYHGbY 4 x 100 mm² 0,6/1 kV. Artinya kabel tersebut memiliki ketentuan sebagai berikut :
- N : Kabel jenis standar dengan penghantar tembaga
- Y : Mempunyai isolasi PVC
- H : Kabel Untuk Alat Bergerak
- Gb : Kawat Pita baja (perisai)
- 4 x : mempunyai 4 inti. Pada kabel sesuai PUIL 2011/SNI warnanya coklat, hitam, abu-abu (fasa) dan biru (netral); kabel lama memakai merah, kuning, hitam, dan biru
- 100 mm² : tiap inti berpenampang 100 mm²
- 0,6/1 kV : tegangan pengenal kabel, yaitu 0,6 kV (600 V) antara inti dan tanah/selubung, dan 1 kV (1.000 V) antar-inti.
Bahan Kabel Listrik yang Sesuai Standar PLN

Jikalau ditanya bahan kualitas kabel listrik yang menjadi standar SNI itu seperti apa?
Jawabannya tentunya bermacam-macam sesuai dengan fungsinya masing-masing.
Misalnya, material kabel dengan inti tembaga merupakan bahan terbaik untuk kabel listrik standar PLN rumahan. Material aluminium kurang cocok untuk kabel listrik rumahan atau peralatan rumah tangga.
Aluminium banyak dipakai untuk jaringan udara PLN (kabel di tiang listrik) karena jauh lebih ringan dan murah untuk bentangan panjang. Daya hantar tembaga sebenarnya lebih baik, tetapi untuk jaringan sepanjang itu bobot dan biayanya terlalu besar.
Namun memang bahan penghantar yang paling sering digunakan adalah tembaga dan aluminium.
Kabel Grounding yang Digunakan PLN
Kabel grounding (PE) adalah penghantar yang menghubungkan bodi logam peralatan dan terminal ground stop kontak ke elektroda yang ditanam di tanah. Sistem grounding merupakan sistem pengamanan terhadap sengatan listrik akibat arus bocor, dan juga bagian dari perlindungan petir. Kebanyakan, masyarakat Indonesia menyebut grounding ini dengan istilah arde.

Secara umum, manfaat utama dari grounding cable ini adalah untuk menghantarkan arus listrik ke bumi/tanah. Beberapa contoh penerapannya adalah sbb :
- Saat isolasi alat rusak dan bodi logamnya tersentuh fasa, arus bocor mengalir lewat kabel ground sehingga MCB atau ELCB/RCCB memutus listrik dan kita tidak kesetrum
- Digunakan dalam instalasi penangkal petir
- Mencegah kerusakan alat elektronik ketika terjadi listrik bocor atau tegangan bocor
Jika kalian ingin memasang grounding di rumah (elektroda atau grounding rod dan kabelnya), ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:
- Tanam elektroda (batang tembaga atau baja berlapis tembaga) tegak di tanah yang lembap, sedalam panjang batangnya
- Bila satu elektroda belum cukup, tambah elektroda lain dengan jarak yang cukup antar-elektroda, lalu sambungkan semuanya
- Pastikan sambungan kabel ke elektroda kuat dan tidak berkarat, gunakan klem khusus
- Hindari tanah berbatu atau berpasir kering karena tahanan pentanahannya tinggi
- Ukur tahanan pentanahan dengan earth tester; nilainya harus memenuhi PUIL
- Usahakan jalur kabel grounding pendek dan lurus, tidak berbelok-belok

Bahan Kabel Grounding
Untuk elektroda yang ditanam, bahan yang paling umum dan awet adalah batang tembaga atau baja berlapis tembaga, karena penghantarnya baik dan tidak mudah berkarat. Kabel penghubungnya memakai kabel tembaga berisolasi hijau-kuning.
Sementara, besi biasa tanpa pelapis sebaiknya dihindari karena cepat berkarat sehingga tahanan pentanahannya naik.
Istilah grounding juga dipakai di kendaraan, tetapi artinya berbeda: sambungan massa ke bodi dan kutub negatif aki, bukan ke tanah. Sambungan massa yang kotor atau longgar bisa menimbulkan gangguan kelistrikan, jadi periksakan ke bengkel bila ada keluhan.
Kabel Tiang Listrik Standar PLN
Tiang listrik ada yang terbuat dari besi baja berbentuk bulat panjang, ada juga tiang beton yang terbuat dari campuran semen, pasir, dan kerikil dengan tulangan besi.
Untuk jaringan tegangan rendah ke rumah-rumah, PLN kini banyak memakai kabel pilin berisolasi (twisted cable, seperti NFA2X-T) yang lebih aman daripada kawat telanjang.
Untuk jaringan tegangan menengah dan tinggi, yang banyak dipakai adalah penghantar telanjang seperti ACSR (aluminium berpenguat baja) dan AAAC.

Biaya Pemindahan Kabel Listrik PLN
Biaya pemindahan kabel atau meteran PLN mengikuti ketentuan PLN yang berlaku dan terdiri dari biaya jasa serta material. Karena besarnya bisa berubah, cek biaya terbaru di aplikasi PLN Mobile atau kantor PLN setempat.
Pengajuan pemasangan atau perubahan sambungan listrik bisa dilakukan dengan 3 cara: datang ke kantor PLN, lewat telepon contact center PLN, atau secara online lewat PLN Mobile.
Untuk pasang sambungan baru PLN, menurut peraturan yang berlaku, ada beberapa jenis biaya yang harus dibayarkan untuk memasang sambungan baru PLN yaitu :
- Biaya Guna Penyambungan (BP)
- Uang Jaminan Langganan (UJL)
- Biaya Materai
- Token listrik perdana (untuk pelanggan prabayar)
Besarnya biaya penyambungan tergantung daya yang dipilih dan ketentuan PLN yang berlaku, sehingga cek biaya terbaru di PLN Mobile sebelum mengajukan.

Standar Warna Kabel PLN
Kabel listrik memiliki banyak varian warna dan tentunya masing-masing warna memiliki fungsinya sendiri-sendiri.
Lalu seperti apa standar warna kabel PLN yang baik?
Menurut PUIL 2011 (mengacu standar IEC), warna kabel instalasi adalah sebagai berikut:
| Fungsi | Warna standar (PUIL 2011) | Warna pada instalasi lama |
|---|---|---|
| Fasa (satu fasa / L1) | Coklat | Merah |
| Fasa L2 (tiga fasa) | Hitam | Kuning |
| Fasa L3 (tiga fasa) | Abu-abu | Hitam |
| Netral (N) | Biru | Biru |
| Ground / arde (PE) | Hijau-kuning | Hijau-kuning |
Kabel fasa selalu bertegangan dari PLN, jadi kerjakan instalasi dalam keadaan MCB dimatikan dan pastikan dengan tespen. Karena instalasi lama bisa memakai warna berbeda, jangan mengandalkan warna saja.
Nah, sangat bermanfaat bukan informasi kali ini? Jangan lupa untuk mampir ke artikel s-gala.com yang lainnya ya!



