Apa Perbedaan Saklar dan Stop Kontak Inbow dan Outbow?
Daftar isi (1 bagian)
Siapa sih yang tidak pernah melihat atau menggunakan stop kontak dan saklar sepanjang hidupnya?
Rasanya hampir semua orang di dunia tahu apa itu stop kontak dan saklar ya.
Stop kontak dan saklar merupakan salah satu perangkat listrik yang sangat umum digunakan di bangunan-bangunan seperti rumah, kantor, pabrik, hotel, dan lainnya.

Saklar ini adalah sebuah alat listrik yang berguna untuk memutuskan jaringan listrik dan untuk menghubungkannya.
Saklar ini banyak digunakan untuk alat listrik dengan arus kuat dan lemah sekalipun.
Secara umum, saklar terdiri dari 2 buah logam yang menempel pada satu rangkaian listrik.
Rangkaian ini dapat terhubung dan terputus sesuai dengan keadaan sambung (on) maupun keadaan putus (off) pada rangkaian tersebut.
Dapat disimpulkan bahwa peran utama saklar ini untuk menyambungkan listrik dan terminal dengan perangkat elektronik dan sebaliknya, agar kita dapat dengan mudah menyalakan dan mematikan perangkat tersebut.
Biasanya saklar digunakan untuk menyalakan dan mematikan lampu.

Secara umum, penggunaan saklar dapat dibagi 2 yaitu dengan cara ditekan (saklar tekan) dan dengan cara digeser (saklar geser).
Saklar tekan cara penggunaannya adalah dengan menekan saklar.
Jika saklar ditekan, maka komponen di dalamnya akan bergerak naik dan turun yang menyebabkan arus listrik dari arah sebrang dapat mengalir ke arah lainnya.
Saklar tekan dapat kalian temukan pada saklar lampu dirumah.
Untuk saklar geser, cara penggunaannya tentunya sesuai dengan namanya, digeser.
Jika saklar digeser, komponen pada saklar akan bergerak ke kanan dan ke kiri yang menyebabkan arus listrik dari arah satu dapat mengalir ke arah lainnya.
Untuk saklar geser sendiri banyak ditemukan pada perangkat elektronik kecil seperti pada senter.
Sedangkan stop kontak (bahasa inggrisnya stop kontak adalah socket outlet) merupakan perangkat listrik yang berfungsi sebagai tempat menghubungkan aliran listrik ke berbagai alat elektronik yang kita miliki.

Cara menghidupkan alat elektroniknya adalah dengan menyambungkan steker pada alat elektronik ke stop kontak.
Seiring perkembangan teknologi, kita dapat menemukan banyak sekali varian stop kontak dan saklar.
Yang paling sering didengar tentang saklar lampu dan stop kontak ini salah satunya adalah outbow dan inbow.
Lalu apa sih yang dimaksud dengan saklar lampu dan stop kontak inbow dan outbow?
Saklar dan Stop Kontak Inbow dan Outbow
Jenis stop kontak dan saklar yang dibedakan berdasarkan tempat pemasangannya dapat dikategorikan sebagai outbow dan inbow.
Istilah ini berasal dari bahasa Belanda: inbow dari inbouw (dipasang tertanam) dan outbow dari opbouw (dipasang di permukaan). Bisa dikatakan, outbow dan inbow merupakan teknik instalasi stop kontak dan saklar atau teknik pemasangannya.
Outbow dan inbow ini sama-sama teknik untuk memasangkan perangkat listrik pada dinding bangunan.
Perbedaan Inbow dan Outbow
Apa yang membedakan outbow dan inbow ini?
Untuk teknik inbow, cara memasang perangkat listrik seperti kabel listrik, stop kontak dan saklarnya adalah dengan cara ditanamkan ke dalam dinding sehingga kabel tidak terlihat dari luar (berada di dalam dinding).

Untuk teknik outbow, cara memasang perangkat listriknya tidak di tanam ke dalam dinding melainkan diletakkan di permukaan dinding (terlihat dari luar).
Untuk teknik outbow ini memang tidak terlalu indah di pandang apalagi jika hampir seluruh kabel di rumah terlihat dari luar.
Namun bicara mengenai kepraktisannya, teknik outbow banyak digunakan jika kita ingin menambahkan instalasi listrik seperti stop kontak dan saklar di rumah kita.
Mengapa lebih praktis? Karena kita tidak perlu merusak dinding untuk menanamkan kabel dan perangkat listrik lainnya.
Walau tidak ditanam, kabel pada pemasangan outbow tetap harus terlindungi: gunakan kabel berselubung ganda (misalnya NYM) yang diklem rapi atau masukkan kabel ke dalam pipa/konduit. Jangan memakai kabel serabut tipis yang hanya ditempel di dinding.
Teknik pemasangan saklar inbow ini cenderung tetap atau permanen karena pemasangannya harus ditanamkan di dalam dinding.
Teknik inbow harus mengikuti jalur kabel (di dalam pipa) yang tertanam di dinding. Umumnya kabel datang dari plafon, sehingga masuk dari bagian atas perangkat.
Pemasangan ini membuat cara instalasi kabel listrik lebih teratur dan pasti.

Untuk teknik outbow, posisi kabel listrik dapat diinstalasi melalui bagian bawah, atas ataupun keduanya (atas-bawah).
Walau begitu, instalasi menggunakan teknik outbow bisa dikatakan lebih mudah dan murah.
Apa pun tekniknya, saklar dipasang memutus kabel fasa, stop kontak sebaiknya bertipe arde dengan kabel ground (hijau-kuning), dan pemasangan dikerjakan saat MCB dimatikan.
Sekian artikel mengenai saklar dan stop kontak outbow dan inbow, semoga membantu menambah wawasan kalian ya!
Jangan lupa untuk membaca artikel mengenai Cara Memasang Saklar & Stopkontak hanya di S-gala.com!
Atau segera hubungi CS kami untuk penjelasan lebih lanjut.



