Menentukan Posisi Saklar yang Aman & Tepat
Topik: Saklar listrik
Daftar isi (1 bagian)
Saklar adalah material listrik yang digunakan untuk menghubungkan arus listrik phase / api listrik dari sumber kebeban lampu dan elektronik.
Saklar umum kita gunakan di dalam rumah, gedung, maupun lokasi umum lainnya. Dalam pekerjaan instalasi listrik, lebih tepatnya pemasangan saklar lampu, ada standar tinggi rendahnya ukuran yang wajib diikuti, kenapa?
Selain menyesuaikan fungsi juga akan dapat memperindah ruangan di dalam rumah / gedung.
Banyak orang yang masih belum paham, arti dan ukuran saklar pada umumnya, sering kita lihat ada saklar yang sangat rendah, terlalu tinggi / terlalu jauh dari pintu masuk kamar dan rumah.
Maka bila pada saat malam hari dan ruangan gelap kita akan kesulitan untuk mencari titik saklar.
Coba anda bandingkan, titik saklar standar dengan saklar asal pasang, mana lebih baik, tentu akan lebih bagus mengikuti ukuran standar pemasangan saklar, entah saklar tunggal, seri maupun tukar.
Ketinggian saklar lampu yang umum dipakai adalah sekitar 140–150 cm dari lantai. Jangan terlalu tinggi, karena bisa jadi anak kita akan kesulitan pada saat akan menghidupkan maupun memadamkan lampu ruangan.
Begitu juga sebaliknya jangan terlalu rendah, contoh pemasangan saklar 100cm – 120cm.
Kerugiannya adalah, jika ada anak kecil yang belum faham ini akan jadi mainan / tanpa sengaja akan dapat tersentuh kita dan lampu akan sering hidup mati.
Cara Menentukan Posisi Saklar yang Benar
Berikut adalah beberapa posisi pemasangan saklar dan stop kontak yang ideal. Posisi 1 untuk saklar lampu, sedangkan posisi 2–5 untuk stop kontak (tempat mencolokkan steker):
1. Posisi saklar dengan ketinggian 140-150 cm

Saklar paling ideal dipasang pada ketinggian sekitar 140-150 sentimeter agar mudah dijangkau oleh orang.
Dengan ketinggian tersebut, otomatis Anda bisa menjangkau tegak lurus di depan tangan tanpa harus kesulitan menggapainya.
Posisi memasang dengan sejajar tubuh biasa digunakan untuk saklar menghidupkan lampu-lampu pada ruangan.
Selain lampu, posisi sejajar dengan tubuh biasa dipakai dalam perangkat kipas angin untuk ruangan tamu.
2. Stop Kontak di Bawah Dinding
Posisi kedua adalah stop kontak di bagian bawah dinding untuk perangkat yang stekernya jarang dicabut.
Stop kontak ini biasa dipakai untuk perangkat seperti kulkas, TV, router wifi, hingga telepon.
Mesin cuci dan kompor listrik juga memakai stop kontak bawah, tetapi alat berdaya besar seperti ini sebaiknya punya stop kontak ber-ground dengan jalur kabel sendiri. Untuk mesin cuci di area basah, pilih stop kontak bertutup yang tidak terkena cipratan air.
Untuk stop kontak bawah, ketinggian yang umum dipakai sekitar 30 cm dari lantai agar kabel perangkat tertata rapi. Di rumah dengan balita, pilih stop kontak yang lubangnya bertutup pengaman.
3. Stop Kontak di Tengah Dinding

Posisi ketiga adalah stop kontak di tengah dinding, kira-kira setinggi permukaan meja.
Posisinya lebih rendah dari saklar lampu. Stop kontak ini praktis untuk mengisi baterai HP dan laptop atau menyalakan lampu meja.
Letak pemasangan kami sarankan di samping meja agar mudah dijangkau pengguna.
4. Stop Kontak di Atas untuk AC
Urutan keempat, stop kontak di bagian atas dinding dipakai untuk AC, di dekat unit indoor.
Karena steker AC jarang dicabut, stop kontaknya cukup diletakkan dekat unit agar kabelnya pendek. AC sebaiknya memakai jalur kabel dan MCB sendiri sesuai dayanya.
Stop kontak AC umumnya dipasang sekitar 20 cm di bawah plafon, di samping unit indoor.
Ini membuat kabel listrik AC jadi lebih rapi, karena tidak terlalu ke bawah atau atas.
5. Stop Kontak di Lantai
Terakhir, stop kontak lantai yang tertanam di lantai, biasanya dipakai di kantor, aula, atau resto yang luas.
Karena berada di lantai, pilih stop kontak lantai yang bertutup rapat agar tidak kemasukan air pel atau debu, dan tutup selalu saat tidak dipakai.
Keselamatan: memindah atau menambah saklar dan stop kontak adalah pekerjaan instalasi bertegangan 230 V. Matikan MCB sebelum bekerja, pastikan saklar memutus kabel fasa (bukan netral), dan serahkan pada teknisi listrik bila ragu.
Melihat beberapa cara posisi memasang saklar kini harus dipelajari sesuai karakteristik rumah masing-masing.
Nah, sekarang coba perhatikan posisi saklar yang ada di sekitar Anda.
Apakah posisi saklar Anda sudah ada di posisi yang tepat dan benar?
Untuk kamu yang sedang mencari saklar, stopkontak, dan berbagai alat listrik lainnya; Anda bisa mencari barang tersebut di berbagai platform belanja online dengan sangat mudah.

Kalian juga bisa bertanya ke admin S-Gala soal kebutuhan alat listrik.
Demikian artikel informasi lengkap seputar posisi saklar dan cara memasang saklar & stopkontak yang baik dan benar versi s-gala.com. Semoga bermanfaat!
Jangan lupa untuk mampir ke artikel lainnya di blogpost S-gala.com untuk mendapatkan berbagai informasi berkualitas.
Lampu adalah barang yang selalu dicari, jadi cocok untuk dijual kembali. S-Gala menjual lampu LED grosir dengan modal awal yang kecil: minimal belanja Rp50 ribu, harga reseller mulai total belanja Rp300 ribu, harga grosir mulai Rp1 juta. Untungnya Anda atur sendiri dari harga jual. Cek harga grosir lampu LED atau hubungi admin di 0812-2276-8892.



