Langsung ke isi
Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB Sen–Sab 08–17 WIB COD Jawa & Bali · luar Jawa-Bali transfer diskon 5% 0812-2276-8892
S-Gala
Kabel

DIY Tutorial Memasang Terminal Listrik 2 Kabel & 3 Kabel

Daftar isi (1 bagian)
  1. Cara Membuat / Memasang Terminal Listrik
  2. Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan
  3. Siapkan peralatan / tools untuk merakit terminal listrik
  4. Merakit Terminal Listrik 2 Kabel dan 3 Kabel
  5. Pertanyaan yang sering diajukan
  6. Tanya admin
DIY cara memasang terminal listrik 2 Kabel & 3 Kabel

Saat kita membutuhkan listrik yang jauh dari posisi stop kontak maka kita tak akan lepas dari benda yang satu ini, yaitu terminal listrik (cable extension).

Di pasaran sendiri banyak yang sudah menjual terminal listrik ini dalam keadaan sudah jadi dan tinggal pakai, namun pastinya terbatas pada panjang kabel dan jumlah terminal yang tersedia, sehingga untuk kebutuhan khusus mau tidak mau kita harus membuat atau memasang terminal listrik sendiri.

Dengan membuat colokan listrik atau terminal listrik sendiri, kita dapat menyesuaikan jumlah colokan yang diperlukan dan panjang kabel yang sesuai kebutuhan.

Cara pasang colokan listrik atau terminal listrik ini juga terbilang cukup mudah. Simak artikelnya sampai selesai ya!

Peringatan keselamatan: rakit terminal dalam keadaan steker tidak tercolok ke listrik. Jangan membongkar terminal atau steker yang masih tercolok, walaupun saklarnya OFF. Sesudah selesai, periksa sambungan dengan multimeter/tester sebelum dicolokkan. Bila ragu, minta bantuan teknisi listrik.

Cara Membuat / Memasang Terminal Listrik

Untuk membuat atau memasang terminal listrik ini tidak terbilang sulit, mari kita bahas langkah-langkahnya:

Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan

Langkah pertama untuk memasang terminal listrik sendiri adalah menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan:

  1. Terminal listrik
  2. Kabel listrik
  3. Steker (AC power plug)
  4. Skun kabel listrik (opsional)
memasang terminal listrik
Gambar kabel listrik isi 2 dan isi 3

Untuk kabel listrik, gunakan kabel yang memang diperuntukkan untuk menangani listrik AC dan pilihlah yang memiliki bahan insulator yang cukup tebal dan berinti serabut sehingga lebih fleksibel. Pilih juga penampang kabel yang cukup untuk total beban yang akan dicolokkan; jangan memakai kabel kecil untuk alat berdaya besar seperti setrika atau pemanas.

Dalam pembuatan terminal listrik ini, kami menggunakan kabel bertipe NYYHY karena memiliki spesifikasi kabel seperti yang disebutkan sebelumnya.

Di sini kami akan menggunakan dua pilihan kabel yaitu memasang terminal listrik yang berisi 2 dan berisi 3.

Perbedaan dari kabel berisi 2 dan 3 adalah terdapat kabel grounding (PE). Menurut standar warna kabel PUIL 2011 (mengacu IEC), kabel ground berwarna hijau-kuning, fasa berwarna coklat, dan netral berwarna biru.

Pada sebagian kabel lama atau kabel yang tidak mengikuti standar, kabel ground bisa berwarna lain (misalnya kuning polos). Bila warnanya tidak standar, pastikan dulu fungsi tiap kabel sebelum disambung.

Untuk terminal yang lubangnya punya kontak ground (jepitan logam di sisi lubang), gunakan kabel isi 3 dan sambungkan ground-nya. Alat berbodi logam atau yang stekernya punya kontak ground (misalnya kulkas, mesin cuci, setrika, dispenser) wajib memakai terminal yang ground-nya tersambung. Kabel isi 2 hanya untuk terminal tanpa kontak ground yang dipakai alat-alat kecil berisolasi ganda (steker pipih tanpa kontak ground).

Ground bukan bagian yang boleh dilewati. Bila stop kontak di rumah belum punya ground, yang perlu diperbaiki adalah instalasi rumahnya (minta teknisi listrik memasang sistem pembumian), bukan ground-nya ditiadakan. Keberadaan ground bisa dicek oleh teknisi dengan tester atau multimeter. Jangan memakai rasa "nyetrum" atau kesemutan saat memegang bodi alat sebagai cara mengecek; itu tanda bahaya arus bocor. Bila terjadi, hentikan pemakaian alat dan periksakan instalasinya.

diy terminal listrik
Gambar terminal listrik (atas) dan power plug (bawah)

Untuk terminal listrik dan power plug, kita gunakan yang memiliki switch on off dan yang tidak menggunakan switch sehingga nantinya kalian dapat mempraktekkan sesuai dengan kebutuhan.

skun kabel listrik macam-macam bentuk
Gambar skun ferrule (kiri) dan skun Y (tengah) dan skun O (kanan)

Sebagai opsi, kalian dapat menggunakan skun untuk menyambungkan kabel ke terminal listrik dan power plug sehingga sambungan akan lebih kuat dan terlihat rapi serta aman.

Siapkan peralatan / tools untuk merakit terminal listrik

Kedua, alat– alat yang dibutuhkan untuk memasang terminal listrik adalah :

  1. Cutter atau pemotong kabel atau wire stripper
  2. Obeng
  3. Crimping tool jika kalian menggunakan skun
alat untuk membuat terminal listrik
Gambar alat-alat yang dibutuhkan dari kiri ke kanan: cutter, wire cutter/stripper,crimping tool, obeng.

Merakit Terminal Listrik 2 Kabel dan 3 Kabel

Kini saatnya memasang terminal listrik. Berikut adalah langkah-langkahnya.

Potong kabel

Potong kabel sesuai dengan kebutuhan dan kupas kedua ujung dari kabel dengan cutter atau wire stripper sehingga bagian kawat tembaga terekspos. Kalian dapat juga menggunakan skun untuk membuat sambungan lebih rapi dan kuat.

memasang skun kabel
Gambar penggunaan skun dapat membuat sambungan lebih kuat dan rapi

Buka penutup terminal listrik

Buka baut pada rumah penutup terminal listrik dengan menggunakan obeng. Untuk posisi baut pada terminal listrik yang kita gunakan kali ini dapat dilihat pada gambar.

cara membuka baut terminal listrik
Gambar baut pada terminal listrik yang harus dibuka pada saat merakit (kiri terminal dengan switch – kanan terminal tanpa switch)

Sambungkan kabel

Sambungkan kabel yang telah dikupas sebelumnya ke soket yang telah disediakan (biasanya berupa lubang yang dikencangkan dengan baut atau hanya plat dengan baut).

Gunakan skun yang cocok untuk menyambungkan kabel ke soket yang ada dengan memperhatikan bentuk soket pada terminal sehingga skun yang digunakan cocok dan dapat tersambung dengan baik.

Contoh pemasangan kabel isi 3 ke terminal listrik tanpa switch

Kabel isi 3 standar memiliki warna coklat, biru, dan hijau-kuning. Coklat untuk fasa (live/L), biru untuk netral (N), dan hijau-kuning untuk grounding (PE). Pada contoh di gambar, kabel ground yang dipakai berwarna kuning.

Pada terminal listrik,kabel warna biru dan coklat ke soket terluar kiri dan kanan (bisa dilihat pada gambar lingkaran warna biru dan coklat).

Jangan lupa untuk mengendorkan baut pemegang kabelnya terlebih dahulu.

Setelah itu tinggal pasangkan kabel yang sudah dikupas atau diberi skun ke lubang dan kencangkan kembali bautnya. Sedangkan kabel ground (hijau-kuning) sambungkan ke soket tengah (pada gambar lingkaran berwarna kuning).

Warna kabel (standar)FungsiPosisi pada terminal di contoh
CoklatFasa (L)Soket terluar, kiri atau kanan (lingkaran coklat)
BiruNetral (N)Soket terluar sisi lainnya (lingkaran biru)
Hijau-kuningGround (PE)Soket tengah (lingkaran kuning)

Bila terminal atau steker diberi tanda L, N, dan simbol ground, ikuti tanda tersebut.

Selain soket tadi, ada juga pengunci plastik untuk mengunci kabel yang dibaut dengan 2 buah baut (lingkaran berwarna merah pada gambar).

Buka terlebih dahulu kedua baut tersebut, setelah kalian memasang ketiga kabel tadi ke soket maka kalian dapat mengunci kabel yang telah terpasang sehingga kabel tidak mudah lepas pada saat tertarik secara tidak sengaja.

posisi soket pada terminal listrik 3 kabel
Gambar posisi soket untuk jalur live, netral dan grounding pada terminal listrik.

Contoh pemasangan kabel isi 2 ke terminal listrik dengan switch

Pada dasarnya pemasangan kabel isi 2 ke terminal listrik dengan switch mirip dengan pemasangan kabel isi 3 ke terminal listrik tanpa switch.

Pada pemasangan kabel isi 2 (biasanya berwarna biru dan coklat atau hitam), kabel disambungkan hanya ke jalur live dan netral (pada gambar lingkaran berwarna biru dan coklat), sedangkan jalur grounding (lingkaran warna kuning) tidak tersambung. Karena itu terminal ini hanya untuk alat tanpa kontak ground; jangan dipakai untuk alat berbodi logam. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar.

memasang kabel pada terminal 2 kabel
Gambar pemasangan kabel isi 2 pada terminal dengan switch (yang dipasang hanya jalur live dan netral)

Hal terpenting dalam menyambung jalur listrik adalah jangan sampai setiap jalur tersambung ke jalur listrik yang lain karena hal ini dapat menyebabkan terjadinya arus pendek (konsleting).

Tetap ikuti warna untuk jalur live dan netral: coklat ke fasa (L), biru ke netral (N), dan pasang dengan urutan yang sama di terminal maupun di steker. Perlu diingat, steker model Indonesia bisa dicolok bolak-balik, sehingga posisi fasa dan netral di terminal tidak selalu sama. Karena itu, jangan pernah menganggap lubang terminal aman hanya karena saklarnya OFF: cabut steker dulu sebelum membongkar atau memperbaiki terminal.

Setelah semua kabel tersambung dengan baik, maka kalian dapat menutup kembali rumah penutup terminal yang sebelumnya dibuka.

Sambungkan AC power plug

Sambungkan ujung kabel lainnya ke plug AC power. Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuka rumah dari power plug dengan menggunakan obeng, untuk posisi baut kalian dapat melihatnya pada gambar (lingkaran berwarna merah)

membongkar AC power plug
Gambar posisi baut untuk membuka rumah dari AC power plug.

Contoh pemasangan kabel isi 3 ke plug AC power dengan switch.

Seperti penyambungan pada terminal listrik, kabel coklat dan biru disambungkan ke jalur live dan netral (lingkaran warna coklat dan biru pada gambar) dan kabel ground (hijau-kuning; kuning pada contoh) disambung ke jalur grounding (lingkaran warna kuning).

Pada plug AC power ini juga terdapat pengunci kabel sehingga sesudah seluruh kabel disambungkan jangan lupa untuk mengunci kabel sehingga aman jika tertarik.

cara memasang kabel power plug
Gambar baut pemasangan jalur listrik. Biru dan coklat – live dan netral, kuning –grounding, merah baut pengunci kabel.

Tips untuk pemasangan kabel tanpa skun Y pada model soket seperti ini adalah dengan membagi dua kabel dan menyimpulkannya dengan baut sehingga pada saat dibaut pada terminal, kabel akan terpasang dengan kencang (bisa dilihat pada gambar).

DIY memasang kabel ke terminal tanpa skun
Gambar cara memasang kabel 3 warna ke colokan atau steker tanpa skun

Setelah semua jalur terpasang dengan baik, maka jangan lupa juga untuk memasang rumah dari plug AC power dan kencangkan dengan baut.

memasang kabel ke power plug
Gambar hasil pemasangan kabel ke AC power plug

Contoh pemasangan kabel isi 2 ke AC power plug tanpa switch.

Pertama-tama yang harus dilakukan pada AC power plug tipe ini adalah memasukkan rumah AC power plug ke kabel terlebih dahulu.

Lalu jalur yang dipasang hanya jalur Live dan netral saja (lingkaran warna biru dan coklat) karena kabel isi 2 memang tidak punya kabel ground. Ingat, rakitan kabel isi 2 ini hanya untuk alat tanpa kontak ground.

Pada AC power plug tipe ini terdapat juga pengunci kabel, jadi setelah semua jalur terpasang dengan baik pasangkan juga pengunci kabelnya.

memasang kabel ke power plug tanpa switch
Gambar jalur pemasangan kabel listrik ke AC power plug tanpa switch (biru dan coklat – Live dan netral, merah – pengunci kabel)

Setelah semua jalur terpasang dengan baik, kalian tinggal memasangkan kembali rumah AC power plugnya dan kencangkan dengan baut.

DIY power plug tanpa switch
Gambar AC power plug tanpa switch yang sudah terpasang

Untuk cara memasang kabel 3 warna ke colokan atau steker tanpa switch dapat dilihat di gambar dibawah ini.

Gambar cara memasang kabel 3 warna ke colokan
Gambar cara memasang kabel 3 warna ke colokan

Tes Terminal Listrik Buatanmu

Setelah menginstalasi kabel listrik pada terminal dan AC power plug, periksa dulu rakitan sebelum dicolokkan: dengan multimeter mode ohm/continuity, pastikan tidak ada sambungan antara kaki fasa, netral, dan ground di steker (tidak short), dan pastikan tiap kaki steker tersambung ke lubang terminal yang sesuai. Bila semua benar, langkah selanjutnya adalah mengetes terminal listrik yang sudah dibuat dengan mencolokkannya pada sumber listrik.

Jika switch di on kan maka lampu akan menyala atau jika kalian menggunakan terminal tanpa switch dapat dicoba dengan cara mencolokkan peralatan listrik ke terminal listrik yang sudah kalian buat. Bila MCB turun, ada bau hangus, atau steker terasa panas, cabut segera dan periksa ulang sambungannya.

DIY terminal listrik
Gambar terminal listrik yang sudah dirakit
tes DIY terminal listrik
Gambar pengetesan terminal listrik yang sudah dirakit

Yang harus diperhatikan pada saat merangkaikan terminal listrik ataupun memasangkan stop kontak, matikan terlebih dahulu sumber listrik (cabut steker, atau turunkan MCB bila mengerjakan stop kontak di tembok, lalu pastikan dengan test pen) dan semua jalur kabel tidak boleh terjadi short. Dengan hal ini pekerjaan menjadi lebih aman dan mencegah terjadinya kesetrum atau konsleting. Bila ragu, serahkan pada teknisi listrik.

Nah, cukup mudah bukan cara pasang colokan listrik atau terminal listrik ini? Semoga artikel ini bermanfaat ya!

Butuh bahan untuk merakit terminal, seperti kabel, steker, atau stop kontak? Tanyakan ketersediaannya ke admin S-Gala lewat WhatsApp.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda kabel isi 2 dan isi 3 untuk terminal listrik?
Kabel isi 3 punya kabel ground (hijau-kuning) selain fasa (coklat) dan netral (biru). Terminal isi 3 wajib untuk alat berbodi logam atau yang stekernya punya kontak ground. Kabel isi 2 hanya untuk terminal tanpa kontak ground yang dipakai alat kecil berisolasi ganda.
Kabel apa yang cocok untuk membuat terminal listrik sendiri?
Pakai kabel yang memang untuk listrik AC, isolasinya cukup tebal, dan intinya serabut agar lentur, dengan penampang yang cukup untuk total beban. Contoh di artikel memakai kabel NYYHY.
Bolehkah kabel fasa dan netral tertukar di terminal?
Ikuti warna: coklat ke fasa (L), biru ke netral (N), hijau-kuning ke ground. Karena steker Indonesia bisa dicolok bolak-balik, jangan anggap lubang terminal aman saat saklar OFF; cabut steker sebelum membongkar terminal.
Alat apa saja untuk merakit terminal listrik?
Cutter atau wire stripper untuk mengupas kabel, obeng untuk membuka rumah terminal dan steker, crimping tool bila memakai skun, serta multimeter untuk mengecek sambungan sebelum dicolokkan.
Bagaimana cara mengetes terminal listrik buatan sendiri?
Sebelum dicolokkan, cek dengan multimeter bahwa kaki steker tidak saling short dan tersambung ke lubang yang benar. Setelah itu colokkan steker: pada terminal bersaklar lampu indikator menyala saat saklar ON; pada terminal tanpa saklar coba colokkan alat listrik. Bila MCB turun atau steker panas, cabut segera.

Tanya admin di WhatsApp

Mau tanya soal kabel atau isi artikel ini? Admin S-Gala bantu jawab lewat WhatsApp.

Tanya admin di WhatsApp

Baca juga