Langsung ke isi
Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB Sen–Sab 08–17 WIB COD Jawa & Bali · luar Jawa-Bali transfer diskon 5% 0812-2276-8892
S-Gala
Edukasi

Mengenal Lampu Fiber Optic

Daftar isi (5 bagian)
  1. Apa itu Lampu Fiber Optic?
  2. Sejarah Serat Optic
  3. Bagaimana Cara Kerja Lampu Serat Optik?
  4. Refraksi Cahaya
  5. Refleksi Internal pada Lampu Fiber Optic
  6. Kelebihan dan Kekurangan Lampu Fiber Optik
  7. Kesimpulan
  8. Produk terkait
lampu serat optik

Apakah kalian pernah mendengar istilah lampu fiber optic?

Lampu yang satu ini memang agak jarang dikenal terutama di masyarakat Indonesia.

Tapi ternyata di luar negeri terutama daerah Inggris, lampu fiber optik sudah menjadi salah satu tekologi lampu yang banyak digunakan lho!

Yuk kita kenalan dengan lampu indah yang satu ini!

Apa itu Lampu Fiber Optic?

lampu optical fiber

Sesuai dengan namanya, lampu fiber optik menggunakan serat optik untuk mentransmisikan cahaya dari sumber cahaya ke tempat lain.

Serat optik sendiri adalah sebuah serat lentur yang terbuat dari kaca atau plastik.

Serat optik ini tersusun dari bagian inti & bagian pelapis yang memungkinkan cahaya dapat merambat dan bertransmisi dalam jarak yang jauh.

Saat ini serat optik sendiri sudah mulai banyak diaplikasikan dan digunakan dalam kehidupan lho! Ternyata mulai dari keperluan transmisi data, komunikasi, dunia medis, mainan anak, sampai produk kecantikan juga sudah mulai pakai teknologi ini tanpa kita sadari!

Sejarah Serat Optic

Sebenarnya sampai saat ini masih ada banyak argumen tentang kapan pertama kali ditemukannya serat optik yang menjadi dasar pembuatan lampu fiberoptic.

Karena pada dasarnya sistem atau cara kerja pada lampu serat optik ini adalah sistem pemantulan cahaya dan juga pembiasan cahaya.

Sedangkan teori ini sebenarnya sudah ada sejak lama sekali.

Namun berdasarkan beberapa sumber, berikut adalah sejarah singkat dari terciptanya serat optik.

Awalnya pada tahun 1854, John Tyndall di Inggris memperkenalkan teori bahwa cahaya dapat merambat melalui arus air. Teori ini diperkenalkan kepada keluarga kerajaan Inggris. Namun masih banyak kekurangan dan ketidakjelasan dalam penemuannya ini.

teori John Tyndall
Penemuan John Tyndall tentang rambatan cahaya di arus air

Lalu tahun 1880, William Wheeler menemukan sebuah sistem tabung kaca yang dilapisi dengan lapisan reflektif dan ternyata cahaya bisa merambat & memantul di dalamnya. Tapi sekali lagi, penemuannya masih mengandung banyak kekurangan & tidak sempurna.

Sebuah penemuan menarik lainnya datang dari tim medis Roth & Reuss di Vienna tahun 1888. Mereka menggunakan sebuah batang kaca yang dibengkokkan sedemikian rupa untuk menunjukkan berbagai anatomi tubuh manusia. Tabung cahaya tersebut digunakan untuk menunjukkan area laring, hidung, dan juga anatomi mata.

Lalu pada tahun 1953, Harold Hopkins dan Narinder Kapani diLondon sukses membuat transmisi gambar menggunakan 10.000 serat optik sepanjang 75cm. Merekalah yang menamakan kesatuan sistem tersebut sebagai serat optik dan mereka juga dipandang sebagai “Bapak dari Serat Optik”.

Setelah itu, berbagai inovasi dilakukan dan teknologi serat optik terus berkembang dan salah satu aplikasi dari teknologi ini adalah lampu serat optik yang sangat indah.

Mau jual lampu di toko atau warung?

  • Harga grosir mulai Rp2.800/biji
  • Belanja Rp300 ribu ke atas dapat harga Reseller, Rp1 juta ke atas harga Grosir. Boleh campur merek & watt
  • COD Jawa & Bali tanpa biaya · transfer diskon 5%
Lihat harga grosir Tanya admin di WhatsApp

Bagaimana Cara Kerja Lampu Serat Optik?

Sebelum berbicara lebih lanjut tentang bagaimana cara kerja lampu Fiber Optik, kita perlu memahami dulu konsep tentang refraksi dan refleksi internal.

Kita tidak akan terlalu dalam membahas rumus dan mengupas ilmu fisikanya disini.

Kita akan membahas konsep dasarnya saja agar kalian memahami implementasi dan cara kerja sederhana dari lampu serat optic.

Refraksi Cahaya

Refraksi cahaya terjadi saat cahaya merambat dari satu medium ke jenis medium lainnya.

Karena cahaya melewati massa jenis yang berbeda, maka cahaya akan tampak bengkok alias bias.

Kalau dulu zaman SMP, kalian melakukan praktikum fisika dengan memasukkan pensil ke dalam gelas yang berisi setengah air. Kalian akan melihat pensil tampak bengkok.

Ini juga yang terjadi pada cahaya, cahaya akan jadi bias atau bengkok saat memasuki medium yang berbeda.

Pembiasan cahaya
Contoh refraksi cahaya, ikan tampak di posisi yang berbeda dengan posisi sebenarnya

Refleksi Internal pada Lampu Fiber Optic

Apakah kalian pernah melihat permukaan air akuarium dari arah bawah? Kalian akan melihat ada bayangan ikan berenang seperti ada cermin di permukaan air. Padahal tentu saja tidak ada kan?

Nah inilah yang disebut dengan refraksi internal, dimana cahaya akan memantul secara sempurna seperti air adalah batas antara medium air dan udara.

Jadi cahaya bukan melewatinya tapi justru akan memantul di dalam akuarium.

Total Internal Reflection

Jika kalian melihat gambar di atas, sebuah laser ditembakkan ke bejana yang berisi wadah air yang dilubangi.

Tidak seperti saat ditembakan di udara dimana cahaya laser akan menyebar, ternyata cahaya laser seperti terperangkap mengikuti kemana arah air mengalir!

Itu adalah sistem refleksi internal sempurna.

Mengenal Lampu Fiber Optic

Secara sederhana, cahaya dapat memantul-mantul di dalam sebuah media yang memiliki indeks pembiasan cahaya tertentu, seperti air ataupun serat optic.

Kelebihan dan Kekurangan Lampu Fiber Optik

Ada banyak kelebihan dari penggunaan lampu serat optic ini, seperti :

  1. Bentuknya estetis, bisa dibentuk sedemikian rupa mengikuti ruang & kebutuhan
  2. Memiliki penampakan yang futuristik, simpel, tapi mewah dan modern di saat yang bersamaan
  3. Irit! Ini dikarenakan lampu fiber optik hanya membutuhkan 1 sumber cahaya (biasanya lampu LED) dan cahayanya bisa ditransmisikan ke berbagai arah
implementasi lampus fiber optic
Contoh aplikasi lampu serat optic

Meskipun begitu, lampu serat optic juga memiliki kekurangan, yaitu sebagai berikut :

  1. Sulit disambung jika putus atau kurang panjang
  2. Cahaya yang dihasilkan tidak bisa terlalu terang karena ada cahaya yang tersebar sepanjang rambatannya
  3. Ada batas optimal tertentu seberapa panjang cahaya bisa merambat, tergantung kualitas serat optik dan tingginya lumen dari sumber cahaya yang digunakan

Kesimpulan

Jadi bisa dibilang lampu fiber optik adalah salah satu terobosan penting dalam teknologi pencahayaan di dunia pada abad ini.

Sudah mulai banyak penggunaan lampu serat optik yang diaplikasikan ke kehidupan manusia, mulai dari untuk pencahayaan ruangan, pencahayaan medis, bahkan sampai ke dunia fashion & beauty.

Untuk harga dari lampu serat optik ini sendiri bermacam-macam. Mulai dari lampu hias yang murah sampai lampu penerangan & medis yang mahal.

Ada yang mulai dari harga 20 ribuan sampai dengan ratusan juta rupiah!

Semua tergantung model, ukuran, dan juga kualitas serat optik serta lampu yang digunakan.

Nah, kalau kalian suka ngga nih dengan lampu serat optic ini?

Tuliskan di kolom komentar ya!

Kalau kalian berminat untuk membeli lampu fiber optic atau bahkan menjadi reseller lampu dan berbagai alat listrik lainnya, jangan ragu untuk segera menghubungi CS kami!

S-Gala adalah supplier grosir lampu LED dari Bandung. Anda bisa mulai jualan dengan modal kecil, mencampur watt dan merek dalam satu belanja, dan bayar COD untuk alamat di Jawa & Bali. Harga reseller berlaku mulai total belanja Rp300 ribu dan harga grosir mulai Rp1 juta. Info lengkapnya di cara mulai jualan lampu, atau langsung tanya admin di 0812-2276-8892.

Produk terkait

Lihat semua Lampu LED

Baca juga