Langsung ke isi
Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB Sen–Sab 08–17 WIB COD Jawa & Bali · luar Jawa-Bali transfer diskon 5% 0812-2276-8892
S-Gala
Edukasi

Fungsi dan Kegunaan Heatsink

Daftar isi (1 bagian)
  1. Dimana Heatsink Dipasang?
  2. Komponen Transistor Pada Amplifier Audio
  3. Komponen Mikroprosessor Pada CPU Komputer
  4. Pentingnya Heatsink Untuk Komponen Elektronika
  5. Pertanyaan yang sering diajukan
  6. Tanya admin
Heatsink

Pada saat peralatan elektronik bekerja, maka suhu di sekitar peralatan tersebut akan naik.

Hal ini karena panas yang terjadi pada komponen elektonik jenis semikonduktor seperti transistor, IC, ataupun mikroprosessor sebagai pendukung peralatan tersebut.

Komponen tersebut harus kita jaga suhunya agar tetap di bawah batas suhu maksimum yang tertera di datasheet-nya, sehingga tidak rusak pada saat digunakan. Pada banyak transistor silikon, batas suhu sambungan (junction) sekitar 125–150 °C. Makin dingin komponen bekerja, umumnya makin panjang umurnya.

Biasanya untuk mengatasi hal ini, kita menggunakan heatsink yang salah satu contoh bentuk fisiknya adalah lempengan aluminium yang memiliki bentuk seperti gambar dibawah ini.

Heat sink

Lempeng aluminium seperti gambar di atas merupakan salah satu model dari heatsink / peredam panas yang ada dimarketplace.

Dimana Heatsink Dipasang?

Dibawah ini adalah beberapa contoh pemakaian heatsink pada komponen elektronika:

Komponen Transistor Pada Amplifier Audio

Komponen elektronika jenis transistor yang mengalami panas pada saat kita gunakan, kita tempelkan pada aluminium tersebut seperti pada gambar di bawah ini.

Peredam panas transistor

Gambar di atas adalah salah satu contoh rangkaian elektronik untuk keperluan amplifier audio, anak panah warna biru menunjukan komponen elektronika jenis transistor yang menempel di heatsink.

Pada banyak transistor daya, bagian logam belakangnya tersambung ke salah satu kakinya sehingga ikut bertegangan. Karena itu, di antara transistor dan heatsink biasanya dipasang isolator (mika atau silikon) beserta ring isolasi baut. Cabut amplifier dari listrik dan pastikan kapasitor catu dayanya sudah kosong sebelum membongkar.

Jika transistor tersebut tidak menempel pada heatsink, maka pada saat digunakan akan mengalami overheat dan komponen tersebut akan rusak sehingga rangkaian elektronik tidak bisa berfungsi lagi.

Komponen Mikroprosessor Pada CPU Komputer

Contoh lain dari pemakaian heatsink adalah pada komponen mikroprosessor yang ada di CPU komputer.

Heatsink tersebut biasanya dilengkapi dengan kipas yang akan membantu mengeluarkan panas pada permukaan aluminium sehingga kinerja heatsink dalam menjaga suhu mikroprosessor agar tetap dingin semakin baik.

Heatsink untuk microprocessor komputer

Pada gambar di atas, anak panah warna kuning menunjukan salah satu model prosessor komputer yangakan ditempeli heatsink agar panas yang terjadi pada komponen tersebut dapat dikendalikan dengan baik.

Berikut ini adalah gambar pemasangan mikroprosessor pada mainboard komputer

cara pasang microprocessor pada mainboard

Proses pemasangan ini juga harus dilakukan dengan hati – hati mengingat banyaknya konektor yang terdapat mikroprosessor yang akan dikoneksikan ke mainboard.

Selanjutnya mikroprosessor yang sudah selesai dipasang di mainboard dan siap dipasang heatsink.

Cara pasang heatsink pada microprocessor

Anak panah warna kuning pada gambar di atas menunjukan mikroprosessor yang selesai dipasang pada mainboard. Dan lubang yang ditunjukan dengan anak panah warna hijau berguna untuk dudukan pengunci heatsink agar menempel di mainboard dengan baik.

Cara pasang peredam panas pada mikroprosesor

Anak panah warna kuning pada gambar di atas menunjukan heatsink yang sudah terpasang dengan dan menempel dengan baik pada mikroprosessor.

pengunci heat sink

Pada gambar diatas, tampak anak panah warna kuning yang merupakan pengunci heatsink dan mainboard. Dengan demikan heatsink sudah terpasang dengan baik dan siap digunakan untuk menjaga suhu mikroprosessor sehingga dapat bekerja dengan baik.

Jika heatsink ini tidak terpasang dengan baik, maka suhu pada mikroprosessor tidak dapat dikendalikan dan mikroprosessor menjadi overheat.

Hal ini membuat komputer akan “ nge-heng “, apabila kondisi ini dibiarkan terus menerus maka mikroprosessor akan rusak dan komputer tidak bisa digunakan kembali.

Pentingnya Heatsink Untuk Komponen Elektronika

Pemakaian heatsink untuk mengatasi panas yang terjadi pada saat komponen elektronika bekerja tidak dapat dihindari.

Karena dengan menggunakan heatsink, panas yang ada pada komponen akan segera diserap oleh ke heatsink sehingga panas tidak menumpuk pada komponen yang bisa menimbulkan overheat pada komponen tersebut.

Pada komponen yangmenghasilkan panas yang cukup tinggi, maka diperlukan pula heatsink yang baik pula.

Pada kebutuhan khusus, heatsink dan kipas kadang dipadukan dengan peltier (modul termoelektrik atau TEC) yang bisa mendinginkan satu sisinya hingga di bawah suhu ruang. Salah satu bentuk dari peltier yang ada di marketplace adalah seperti gambar di bawah ini.

peltier 4x4

Pada gambar di atas, peltier memiliki ukuran fisik 4 Cm X 4 Cm tebalnya kira kira 3 mm, biasanya peltier yang akan digunakan untuk sistem pendingin dipasang pada heatsink dan disusun seperti gambar di bawah ini.

Cara pasang peltier

Pada gambar di atas tampak sebuah peltier yang sudah disusun dengan heatsink aluminium dan kipas. Sisi dinginnya bisa jauh di bawah suhu ruang bila beban panasnya kecil, tetapi suhunya naik ketika harus menyerap panas komponen. Peltier sendiri boros listrik, dan panas dari sisi panasnya harus dibuang lewat heatsink yang lebih besar.

Perlu hati-hati: permukaan yang lebih dingin dari udara sekitar bisa berembun, dan embun air pada rangkaian elektronik dapat menyebabkan korsleting. Karena itu, peltier jarang dipakai untuk pendingin komponen sehari-hari; heatsink dan kipas biasa sudah cukup untuk sebagian besar peralatan.

Nah, jangan lupa juga memberi bahan penghantar panas di antara komponen dan heatsink, misalnya pasta termal (thermal paste) untuk prosesor, atau thermal pad/thermal tape untuk komponen yang panasnya lebih kecil. Bahan ini mengisi celah udara mikro sehingga panas mengalir lebih lancar ke heatsink.

Dengan demikian, maka temperatur komponen tersebut akan menjadi lebih dingin sehingga dapat bekerja dengan baik dan tahan lama.

Mau tahu informasi menarik lainnya? Jangan lewatkan artikel harian terkait alat-alat listrik hanya di blogpost s-gala.com ya!

Intip juga peluang bisnis menarik untuk menjadi reseller s-gala.com hanya melalui kontak customer service kami.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa fungsi heatsink?
Heatsink menyerap panas dari komponen elektronik lalu melepaskannya ke udara lewat permukaan sirip yang luas. Dengan begitu suhu komponen tetap di bawah batas maksimumnya dan komponen lebih awet.
Heatsink terbuat dari bahan apa?
Heatsink umumnya terbuat dari aluminium karena ringan dan menghantarkan panas dengan baik. Untuk kebutuhan panas tinggi juga dipakai tembaga yang daya hantar panasnya lebih besar.
Apa yang terjadi jika prosesor tanpa heatsink?
Suhu prosesor naik dengan cepat, komputer melambat atau mati sendiri untuk melindungi diri, dan dalam jangka panjang komponen bisa rusak.
Apakah heatsink perlu pasta termal?
Perlu, terutama untuk prosesor. Pasta termal mengisi celah udara mikro antara komponen dan heatsink sehingga panas mengalir lebih lancar.
Apakah peltier lebih baik dari heatsink biasa?
Tidak untuk pemakaian sehari-hari. Peltier boros listrik, sisi panasnya tetap butuh heatsink besar, dan sisi dinginnya bisa berembun sehingga berisiko korsleting.

Tanya admin di WhatsApp

Mau tanya soal edukasi atau isi artikel ini? Admin S-Gala bantu jawab lewat WhatsApp.

Tanya admin di WhatsApp

Baca juga