Langsung ke isi
Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB Sen–Sab 08–17 WIB COD Jawa & Bali · luar Jawa-Bali transfer diskon 5% 0812-2276-8892
S-Gala
Alat Listrik

Fungsi Saklar Pada Kipas Angin

Topik: Saklar listrik

Daftar isi (1 bagian)
  1. Saklar Pada Kipas Angin
  2. Macam-macam Saklar Pada Kipas Angin
  3. Struktur Badan Kipas Angin
  4. Sistem Kelistrikan Kipas Angin
  5. Pertanyaan yang sering diajukan
  6. Tanya admin
saklar pada kipas angin

Saklar Pada Kipas Angin

Pada artikel kali ini S-gala.com ingin mengajak kalian mengenal lebih lagi mengenai kipas angin.

Seperti yang kita tahu kipas angin merupakan alat elektronik yang berfungsi sebagai penyejuk baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan.

Terutama dengan kondisi cuaca kita yang beriklim tropis ini, kebutuhan alat penyejuk menjadi suatu prioritas.

Dengan design yang portable dan praktis, kipas angin ini banyak diminati dalam masyarakat sekitar.

Karena bila dibandingkan dengan AC (Air Conditioning), penginstalan kipas angin dan daya yang diperlukan untuk menjalankan kipas angin lebih mudah dan murah.

Oleh karena ini kipas angin ini dapat dikatakan lebih hemat dibandingkan dengan AC.

Gambar kipas angin (kiri) dan AC (kanan)
Gambar kipas angin (kiri) dan AC (kanan)

Sistem kerja kipas angin sendiri merupakan perubahan dari energi listrik menjadi energi gerak atau motorik.

Kipas angin sendiri menggunakan arus listrik AC dimana merupakan arus bolak balik.

Motor kipas angin rumahan umumnya adalah motor induksi satu fasa dengan kapasitor. Arus bolak-balik mengalir ke kumparan (lilitan tembaga) pada inti besi stator dan menimbulkan medan magnet yang berputar. Medan magnet inilah yang menginduksi rotor sehingga rotor berputar dan menggerakkan baling-baling kipas. Motor ini tidak memakai magnet permanen.

Kecepatan kipas diatur dengan memilih sadapan (tap) lilitan yang berbeda lewat saklar speed. Saklar speed mengubah bagian lilitan yang dialiri arus, sehingga kekuatan medan magnet dan kecepatan putar kipas ikut berubah.

Secara singkat maka dapat dikatakan bahwa peran saklar di dalam kipas angin sangatlah penting.

Karena saklar selain berfungsi sebagai penghubung dan pemutus arus listrik, saklar kipas angin juga berfungsi untuk mengatur seberapa besar hembusan angin yang ingin kita dapatkan.

Dalam artikel sebelumnya pernah dibahas mengenai berbagai macam saklar.

Saklar yang biasa digunakan dalam kipas angin ada 2 macam, yaitu :

Macam-macam Saklar Pada Kipas Angin

Saklar Tarik

Contoh saklar tarik pada kipas angin
Contoh saklar tarik pada kipas angin

Merupakan saklar yang menggunakan tali sebagai tombol ON dan OFF dan digerakan dengan cara ditarik untuk menyambung atau memutuskan aliran listrik.

Selain digunakan pada kipas angin biasanya sering digunakan untuk lampu kamar tidur maupun lampu pada kamar mandi.

Push Button Switch

Contoh saklar speed kipas angin menggunakan push button switch
Contoh saklar speed kipas angin menggunakan push button switch

Saklar speed ini merupakan saklar yang sangat familiar kita temukan pada kipas angin.

Dimana saklar ini memiliki 4 macam tombol dengan fungsi yang berbeda-beda.

Selanjutnya akan kita bahas bagaimana mekanisme pemasangan kabel pada saklar ini.

Sebelum membahas lebih dalam mengenai rangkaian listrik yang ada di dalam kipas angin, S-gala.com mau mengajak kalian untuk mengenal struktur body kipas angin terlebih dahulu, biar nantinya kalian mengerti alur dari listrik tersebut.

Struktur Badan Kipas Angin

Gambar struktur badan kipas angin
Gambar struktur badan kipas angin

Bila kita perhatikan gambar di atas, maka badan dari kipas angin itu terdiri dari beberapa bagian, yaitu :

Bagian Sangkar

Bagian sangkar kipas angin merupakan tempat dari baling-baling dan dimana angin dihasilkan dari kipas angin.

Baling-baling tersebut dilindungi dengan yang namanya sangkar tujuannya untuk menghindari adanya gesekan berbahaya dari baling-baling saat kipas angin sedang menyala.

Bagian Wadah Mesin

‍Bagian ini merupakan bagian yang paling penting, paling mahal dan juga bisa disebut sebagai jantung dari kipas angin.

Ini adalah tempat dimana dinamo kipas angin berada dan merupakan tempat gear box yang berfungsi menggerakkan kepala kipas menengok ke kiri dan kanan.

Bagian Leher

Bagian leher ini memiliki 3 fungsi utama yaitu:

  • Sebagai penyokong kipas angin agar dapat berdiri tegak dan kokoh menempel pada body
  • Membuat kipas angin dapat berputar atau menengok sehingga pembagian udara lebih merata
  • Mengatur arah kipas angin secara horizontal, keatas dan kebawah

Bagian Kelistrikan

Bagian ini merupakan bagian dimana rangkaian listrik berada, mulai dari tombol saklar, saklar tarik, saklar tekan, kabel dan lain-lainnya.

Papan Panel

Papan panel ini merupakan bagian paling berat karena bagian ini merupakan tumpuan agar kipas angin dapat berdiri dengan tegak.

Sistem Kelistrikan Kipas Angin

Setelah mengenal struktur body luar kipas angin, kita akan fokus membahas bagian kelistrikan pada kipas angin.

Yang akan dibahas di sini adalah bagaimana rangkaian listrik yang menyebabkan kipas angin dapat berfungsi.

Untuk rangkaian listrik yang berada di dalam kipas angin gantung maupun yang berdiri dapat dikatakan sama hanya saja bentuk dari saklar yang dibedakan.

Mari kita perhatikan gambar di bawah ini :

Sistem kelistrikan pada kipas angin
Gambar rangkaian listrik kipas angin

Dapat kita lihat, ada beberapa bagian penting yang harus diperhatikan pada saat kita ingin memasangkan kabel ke dalam rangkaian kipas angin ini, yaitu :

Sumber listrik dari stop kontak

Ini adalah sumber listrik utama, kabel ini yang akan menghubungkan antara kipas angin dengan sumber listrik, misalnya PLN atau genset.

Saklar speed

Saklar speed atau biasa disebut dengan selektor speed atau saklar kecepatan adalah tempat dimana kita dapat mengatur kecepatan dari kipas angin dan juga tombol menghentikan atau menyalakan kipas angin tersebut.

Umumnya kipas angin memiliki 4 tombol saklar dengan fungsinya yang berbeda-beda yaitu :

  • 0 untuk menghentikan atau tombol OFF kipas angin
  • 1 menyalakan kipas angin dengan kecepatan yang cukup
  • 2 menyalakan kipas angin dengan kecepatan yang cukup kencang
  • 3 menyalakan kipas angin dengan kecepatan yang cepat

Umumnya warna dari keempat kabel tersebut berbeda beda agar memudahkan kita dalam mengatur dan juga memasangkan kabel ke dalam saklar.

Peringatan keselamatan: sebelum membongkar atau menyambung kabel kipas angin, cabut steker dari stop kontak. Kapasitor bisa masih menyimpan muatan, jadi kosongkan dulu sebelum disentuh. Sambungan yang kendur atau salah bisa menimbulkan korsleting dan kebakaran.

Kapasitor 1.5 micro farad

Kapasitor disambung ke lilitan bantu motor. Fungsinya menggeser fasa arus pada lilitan bantu sehingga terbentuk medan magnet berputar, yang membuat motor bisa mulai berputar dan berjalan stabil. Kapasitor yang lemah atau rusak membuat kipas berputar pelan, harus didorong dulu baru jalan, atau hanya berdengung.

Ukuran kapasitor ini bermacam-macam tergantung motor dan merk kipas anginnya (pada contoh ini 1,5 µF). Bila mengganti, pakai kapasitas (µF) yang sama dan tegangan kerja yang sama atau lebih tinggi, sesuai tulisan pada kapasitor lama.

Motor listrik (dinamo)

Gambar dinamo pada kipas angin
Gambar dinamo pada kipas angin

Motor listrik atau dinamo merupakan komponen utama untuk menggerakan kipas angin.

Semua kabel yang terhubung dari saklar, kapasitor dan stop kontak akan berkumpul semua disini.

Umumnya dinamo pada kipas angin ada yang mengeluarkan 6 keluaran kabel, ada juga yang 5 dan 3 tergantung dari jenis dan fungsi dari kipas angin tersebut.

Tetapi yang paling umum digunakan adalah dinamo yang memiliki 6 keluaran kabel.

Tiga di antaranya untuk kontrol kecepatan (disambung ke saklar speed), 1 kabel bersama (common) yang langsung dihubungkan ke sumber listrik, dan 2 lagi untuk disambungkan ke kapasitor.

Bila kalian masih bingung, kalian bisa perhatikan gambar di atas.

Dan untuk memudahkan kalian menentukan kabel mana yang harus terhubung, ingat untuk membaca buku petunjuknya.

Karena di situ akan tertera secara jelas kabel mana yang harus dihubungkan dan fungsi kabel nya untuk apa. Semoga membantu.

Sekian artikel mengenai saklar atau switch pada kipas angin. Semoga bermanfaat ya!

Jangan lupa untuk membaca artikel bermanfaat lainnya di S-gala.com!

Ada pertanyaan seputar alat listrik? Tanyakan ke admin S-Gala lewat WhatsApp.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa fungsi saklar pada kipas angin?
Saklar kipas angin menghubungkan dan memutus arus listrik ke motor, sekaligus mengatur kecepatan hembusan angin dengan memilih lilitan motor yang dialiri arus.
Apa arti angka 0, 1, 2, 3 pada saklar kipas angin?
Tombol 0 untuk mematikan kipas, 1 untuk kecepatan pelan, 2 untuk kecepatan sedang, dan 3 untuk kecepatan paling kencang.
Apa fungsi kapasitor pada kipas angin?
Kapasitor menggeser fasa arus pada lilitan bantu motor sehingga terbentuk medan magnet berputar. Tanpa kapasitor yang baik, motor sulit mulai berputar dan putarannya lemah.
Berapa jumlah kabel pada dinamo kipas angin?
Yang paling umum 6 kabel: 3 untuk kecepatan (ke saklar speed), 1 kabel bersama ke sumber listrik, dan 2 ke kapasitor. Ada juga dinamo dengan 5 atau 3 kabel; cek buku petunjuknya.
Kenapa kipas angin berputar pelan atau harus didorong dulu?
Penyebab yang paling sering adalah kapasitor yang lemah atau rusak. Ganti dengan kapasitor berkapasitas (µF) sama dan tegangan kerja sama atau lebih tinggi, setelah steker dicabut dan kapasitor lama dikosongkan.

Tanya admin di WhatsApp

Mau tanya soal alat listrik atau isi artikel ini? Admin S-Gala bantu jawab lewat WhatsApp.

Tanya admin di WhatsApp

Baca juga