Langsung ke isi
Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB Sen–Sab 08–17 WIB COD Jawa & Bali · luar Jawa-Bali transfer diskon 5% 0812-2276-8892
S-Gala
Alat Listrik

Perbedaan MCB, MCCB, & ACB

Topik: MCB

Daftar isi (1 bagian)
  1. Perbedaan MCB, MCCB, & ACB
  2. MCB (Miniature Circuit Breaker)
  3. MCCB
  4. ACB
  5. Kesimpulan Perbedaan MCB, MCCB, & ACB
  6. Pertanyaan yang sering diajukan
  7. Tanya admin
Cover perbedaan MCB, MCCB, ACB

Dalam dunia listrik, hal yang paling penting dan menjadi perhatian utama adalah mencegah terjadinya konsleting yang bisa menyebabkan kebakaran.

Salah satu alat yang sering digunakan untuk keperluan sistem kelistrikan industri & rumah tangga adalah circuit breaker atau pemutus listrik.

Berbicara mengenai Circuit Breaker, terdapat 3 jenis circuit breaker yang biasanya digunakan yaitu:

  1. MCB
  2. MCCB
  3. ACB

Sangat penting untuk memilih Circuit Breaker yang sesuai dengan kebutuhan, terutama untuk keamanan kita.

Perbedaan MCB, MCCB, & ACB

MCB (Miniature Circuit Breaker)

Mini Circuit Breaker

Dari namanya, MCB (Miniature Circuit Breaker) bisa kita artikan suatu alat pemutus rangkaian listrik yang memiliki ukuran atau bentuk yang kecil (Mini).

Fungsi MCB sendiri adalah sebagai pemutus dan penghubung arus dalam suatu rangkaian kelistrikan, selain itu MCB juga telah dilengkapi dengan sistem pengaman otomatis yang akan memutuskan rangkaian listrik secara otomatis apabila terjadi beban lebih (Overload), karena adanya kelebihan pemakaian beban listrik, atau bisa juga karena adanya hubungan singkat (Short Circuit) pada rangkaian listrik.

MCB umumnya tersedia dengan arus pengenal hingga 63 A; beberapa seri dari merek tertentu tersedia sampai sekitar 100–125 A. Untuk kebutuhan arus yang lebih besar, gunakan MCCB atau ACB.

Untuk batasan arus listrik yang bisa dibebankan pada MCB bisa kita ketahui dari spesifikasinya yang bertuliskan 2A, 4A, 6A, hingga 63A.

MCB dipakai pada instalasi tegangan rendah, yaitu 230 V (1 fasa) hingga 400 V (3 fasa) menurut tegangan nominal SNI; listrik rumah 1 fasa sehari-hari disebut 220 V.

Selain itu, MCB juga memiliki berbagai pilihan jumlah kutub (Pole), misalnya MCB 1-P, MCB 2-P,MCB 3-P, MCB 4-P.

MCB umumnya sering digunakan atau dipakai untuk pengaman instalasi listrik di rumah, yaitu sebagai pengaman rangkaian listrik, pengaman lampu-lampu atau beban listrik lainnya, pengaman rangkaian kendali pada panel MCC, dan sebagai pengaman pada panel listrik.

Contoh Produk & Merk MCB

a. MCB Schneider 1 Phase 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A

Saklar pemutus Schneider
Contoh MCB 1 fasa merek Schneider

b. MCB Broco 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A, 40A

Mini circuit breaker merk broco
Contoh MCB merek Broco

c. MCB CHINT 1 PHASE 2A, 4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A,40A, 50A, 63A

Mini circuit breaker merk chint
Contoh MCB 1 fasa merek CHINT

MCCB

Moulded Case Circuit breaker

MCCB (Moulded Case Circuit Breaker) ialah suatu alat pemutus rangkaian listrik yang berbentuk kotak/persegi.

Seperti MCB, MCCB berfungsi sebagai pemutus dan penghubung arus dalam rangkaian listrik serta memutus arus secara otomatis saat terjadi beban lebih atau hubungan singkat. Bedanya, MCCB dirancang untuk arus pengenal dan kemampuan memutus arus hubung singkat (breaking capacity) yang lebih besar, dan banyak tipe MCCB yang batas trip-nya bisa diatur.

MCCB memiliki kemampuan menghantar arus listrik yang jauh lebih besar dibandingkan dengan MCB; umumnya tersedia dari belasan ampere hingga sekitar 1.600 A, bergantung merek dan seri.

MCCB punya fitur tambahan lainnya, yakni adanya selektor pilihan batas arus maksimal MCCB. Dengan selektor ini kita dapat mengatur persentase batasan arus maksimal MCCB saat terputus. MCCB termasuk perangkat tegangan rendah (LV, low voltage), bukan untuk tegangan menengah (MV); pada jaringan tegangan menengah dipakai pemutus jenis lain, misalnya VCB (vacuum circuit breaker).

Contoh Produk & Merk MCCB

a. MCCB EZC100F 100A,80A,75A,60A 3P SCHNEIDER

Schneider mccb
Contoh MCCB 3 kutub merek Schneider

b. NFB MCCB Breaker NF63CV 25A / 32A / 40A / 50A / 63A Mitsubishi Ori

Mitsubishi Ori MCCB
Contoh MCCB merek Mitsubishi

ACB

Air Circuit Breaker

ACB (Air Circuit Breaker) adalah suatu alat yang berfungsi sebagai pemutus arus pada rangkaian dengan memanfaatkan udara sebagai media pemadam busur api yang timbul saat kontak ACB membuka untuk memutus arus.

Seperti halnya MCB dan MCCB, ACB juga memiliki fungsi sebagai pemutus dan penghubung arus rangkaian listrik, selain itu ACB juga memiliki kemampuan memutus arus yang akan bekerja secara otomatis apabila dibebani dengan arus yang melebihi kapasitas maksimal ACB tersebut.

ACB juga memiliki beberapa fitur lainnya seperti UVT (Under Voltage Trip) yang membuat ACB trip (terbuka) otomatis saat tegangan turun di bawah batas atau hilang.

Selama tegangan belum normal, ACB tidak dapat ditutup kembali. Selain itu ada juga CC (Closing Coil), yaitu kumparan penutup untuk menutup (menyalakan) ACB secara elektrik dari jarak jauh, misalnya dari panel kontrol atau sistem otomatis.

ACB memiliki kemampuan menghantar arus listrik yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan MCB dan MCCB, ACB tersedia untuk arus ribuan ampere, umumnya hingga sekitar 6.300 A bergantung merek.

Seperti halnya MCCB yang memiliki fitur selektor pilihan batas arus maksimal, ACB juga dilengkapi dengan selektor pilihan batas arus maksimal tersebut, dengan selektor ini kita dapat mengatur persentase batasan arus maksimal ACB untuk terputus (Trip).

Contoh Produk & Merk ACB

a. SCHNEIDER ACB NW 3P 1600A FIXED TYPE 65kA NW16H13F2EH

Schneider air circuit breaker
Contoh ACB 1.600 A merek Schneider

b. ACB ABB 3phase 2500 Ampere komplit

Air Circuit Breaker merk ABB
Contoh ACB 2.500 A merek ABB

Kesimpulan Perbedaan MCB, MCCB, & ACB

Dapat disimpulkan bahwa perbedaan dari MCB, MCCB, & ACB yang terutama terletak pada kapasitas hantaran arus listriknya. MCB paling kecil, MCCB menengah, & ACB terbesar. Ketiganya sama-sama perangkat tegangan rendah yang memutus otomatis saat beban lebih atau hubungan singkat.

JenisRentang arus umumTeganganPengaturan tripContoh pemakaian
MCB±2–63 A (sebagian seri hingga ±125 A)Tegangan rendah, 230/400 VUmumnya tetapInstalasi rumah, ruko, sirkuit cabang dan kendali
MCCBBelasan A hingga ±1.600 ATegangan rendahBanyak tipe bisa diaturPanel distribusi gedung dan industri
ACBRatusan A hingga ±6.300 ATegangan rendahBisa diatur, plus fitur seperti UVT dan closing coilPanel utama gedung besar dan industri

Sekian artikel kali ini. Ada pertanyaan seputar MCB, MCCB, atau ACB? Hubungi admin S-Gala lewat WhatsApp.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu MCB dan apa fungsinya?
MCB (Miniature Circuit Breaker) adalah pemutus sirkuit berukuran kecil yang memutus listrik otomatis saat beban lebih (overload) atau hubungan singkat. Umumnya tersedia 2 A hingga 63 A dan dalam pilihan 1 sampai 4 kutub.
Apa kelebihan MCCB dibanding MCB?
Keduanya memutus otomatis saat beban lebih atau hubung singkat. Kelebihan MCCB (Moulded Case Circuit Breaker) adalah arus pengenal dan kemampuan memutus arus hubung singkat yang jauh lebih besar, serta banyak tipe yang batas trip-nya bisa diatur.
Apa itu ACB dan fitur UVT?
ACB (Air Circuit Breaker) adalah pemutus untuk arus ribuan ampere yang memakai udara untuk memadamkan busur api saat kontak membuka. UVT (Under Voltage Trip) membuat ACB trip saat tegangan turun atau hilang, sedangkan closing coil menutup ACB secara elektrik dari jarak jauh.
Kapan harus memakai MCCB atau ACB, bukan MCB?
Jika kebutuhan arus melebihi rating MCB yang tersedia (umumnya di atas 63 A), gunakan MCCB. Untuk panel utama gedung atau industri dengan arus ribuan ampere, gunakan ACB.
Apakah MCCB bisa dipakai untuk tegangan menengah?
Tidak. MCB, MCCB, dan ACB adalah perangkat tegangan rendah. Jaringan tegangan menengah memakai pemutus jenis lain, misalnya VCB (vacuum circuit breaker).

Tanya admin di WhatsApp

Mau tanya soal alat listrik atau isi artikel ini? Admin S-Gala bantu jawab lewat WhatsApp.

Tanya admin di WhatsApp

Baca juga