Troubleshooting Masalah pada MCB Listrik yang Sering Terjadi
Topik: MCB
Daftar isi (2 bagian)
- Masalah pada MCB Listrik
- Masalah 1 : MCB Posisi ON tapi listrik tetap mati
- Masalah 2 : MCB sering nge-trip / turun / jeglek
- Masalah 3 : MCB tidak bisa atau sulit di-ON
- Masalah pada MCB ke-4 yang sering terjadi : MCB Bunyi
- Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Terjadi Masalah terhadap MCB Listrik
- Pertanyaan yang sering diajukan
- Tanya admin
Sama halnya dengan peralatan listrik lainnya, MCB (Miniature Circuit Breaker) juga memiliki umur pakai dan tidak terlepas juga dari beberapa masalah yang dapat terjadi jika MCB sudah tidak berfungsi dengan baik.
MCB yang sudah tidak berfungsi dengan baik tentunya dapat berbahaya jika tetap digunakan karena tidak dapat mencegah jika terjadi kelebihan beban atau hubungan arus pendek listrik.
Maka jika MCB sudah memunculkan tanda-tanda kerusakan sebaiknya segera diganti dengan yang baru.
Peringatan keselamatan: sebelum memeriksa atau mengencangkan sambungan di MCB dan panel, matikan MCB utama dan pastikan tidak ada tegangan dengan tespen. MCB di kWh meter adalah milik PLN dan bersegel; jangan membukanya sendiri, laporkan ke PLN. Pekerjaan di dalam panel sebaiknya diserahkan pada teknisi listrik.
Masalah pada MCB Listrik

Beberapa tanda atau masalah pada MCB yang dapat terjadi dan bagaimana mengatasinya diantaranya adalah:
Masalah 1 : MCB Posisi ON tapi listrik tetap mati
Kemungkinan penyebab terjadinya kondisi MCB Listrik pada posisi ON tapi listrik tetap mati adalah :
- Sambungan kabel dari sumber listrik terlepas atau putus
- Listrik PLN atau sumber listrik memang sedang mati (black out/mati listrik)
- MCB mengalami kerusakan
Oleh karena itu, solusi yang dapat dilakukan adalah :
- Cek sambungan kabel pada terminal MCB dalam keadaan listrik dimatikan
- Mengkonfirmasikan dengan PLN untuk listrik yang mati
- Mengganti MCB (MCB di kWh meter PLN diganti oleh petugas PLN)
Masalah 2 : MCB sering nge-trip / turun / jeglek

Kemungkinan penyebab MCB turun / sering trip / jeglek adalah sbb :
- Penggunaan listrik terlalu besar dari kapasitas daya langganan sehingga membuat MCB kelebihan beban
- Sambungan kabel di terminal MCB longgar sehingga terminal panas
- Tegangan turun (drop) sehingga arus beban bermotor seperti pompa air, kulkas, atau AC ikut naik
- MCB mengalami kerusakan
Solusi yang dapat kalian lakukan adalah :
- Mematikan sebagian alat listrik atau menggunakannya secara bergantian atau menaikkan kapasitas daya listrik (menambah daya listrik)
- Mengencangkan sambungan yang longgar (listrik dimatikan dulu); bila tegangan sering drop, laporkan ke PLN
- Mengganti MCB
Perlu diingat, MCB bekerja berdasarkan arus, bukan tegangan: bimetal di dalamnya memutus saat arus berlebih berlangsung cukup lama, dan bagian magnetnya memutus seketika saat terjadi korsleting.
Masalah 3 : MCB tidak bisa atau sulit di-ON
Kemungkinan penyebab terjadinya MCB listrik tidak bisa/sulit dinyalakan adalah :
- Terdapat hubungan arus pendek arus listrik pada jaringan
- Penggunaan listrik masih melebihi kapasitas daya dari MCB sehingga MCB langsung ke posisi OFF kembali
- MCB mengalami keausan atau kerusakan pada mekaniknya
Maka solusi yang dapat dilakukan adalah :
- Mencari penyebab terjadinya arus pendek pada jaringan dengan cara melepas terlebih dahulu alat listrik yang terhubung; bila MCB tetap langsung turun walau semua alat sudah dicabut, kemungkinan ada korsleting di instalasi, jangan dipaksa dan hubungi teknisi listrik
- Mematikan sebagian alat listrik atau menggunakannya secara bergantian atau menaikkan kapasitas daya listrik
- Mengganti MCB
Masalah pada MCB ke-4 yang sering terjadi : MCB Bunyi
Biasanya, MCB Listrik bunyi jika :
- Terdapat koneksi kabel atau terminal yang longgar sehingga terjadi spark atau percikan listrik yang bunyinya seperti dengungan atau seperti saat sedang mengelas
Maka solusi yang dapat dilakukan adalah :
- Matikan listrik terlebih dahulu, lalu cek setiap sambungan kabel dan terminal; jika longgar, kencangkan. Jika bunyi sudah terjadi cukup lama, cek juga fisik kabel atau terminal karena percikan yang terjadi dapat menimbulkan panas dan membuat terminal meleleh sehingga harus diganti
- Jika bunyi terjadi pada KWH meter PLN, segera hubungi Petugas PLN untuk dicek dan diperbaiki
- Terdapat kerusakan atau keausan pada bagian dalam MCB dan harus diganti
Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Saat Terjadi Masalah terhadap MCB Listrik

Yang perlu diingat dalam mencari solusi dan memperbaiki jaringan listrik yang dikarenakan oleh MCB yang rusak adalah tidak membuka atau memperbaiki sendiri MCB yang sudah rusak karena selain memang tidak didesain untuk tidak dapat mudah dibuka dan tidak untuk diperbaiki, komponen MCB telah didesain sedemikian rupa untuk dapat bekerja dengan baik sebagaimana mestinya.
Jadi, MCB rusak tidak ada jalan lain selain diganti dengan yang baru.
Memaksakan MCB rusak untuk bekerja (seperti mengganjal saklar di posisi ON) akan membuat proteksi listrik tidak akan bekerja dan dapat mengakibatkan kebakaran.
Harga MCB tidak seberapa jika dibandingkan dengan kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran.

Gambar MCB yang meleleh karena koneksi yang buruk atau dipaksa bekerja walaupun sudah terdapat indikasi kerusakan
Nah, sekian artikel tentang troubleshooting masalah-masalah yang sering terjadi pada MCB Listrik.
Semoga bermanfaat ya!
Jangan lupa untuk beli MCB dan berbagai alat listrik serta kebutuhan rumah tangga lainnya hanya di S-gala.com!
Bagi yang ingin mulai usaha lampu, S-Gala menyediakan lampu LED dengan harga bertingkat: ecer mulai 1 biji, lalu harga reseller dan grosir sesuai total belanja. Tidak perlu daftar, dan watt serta merek boleh dicampur. Cek harga grosir lampu LED atau hubungi admin S-Gala lewat WhatsApp.



