Langsung ke isi
Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB Sen–Sab 08–17 WIB COD Jawa & Bali · luar Jawa-Bali transfer diskon 5% 0812-2276-8892
S-Gala
Alat Listrik

Cara Mudah Memasang Ohm Saklar 3 Phase

Topik: Saklar listrik

Daftar isi (4 bagian)
  1. Fungsi Ohm Saklar 3 Phase
  2. Rangkaian Saklar Ohm 3 Phase
  3. Perhatikan beberapa hal berikut saat memasang ohm saklar 3 phase!
  4. Contoh Implementasi pemasangan saklar ohm tipe 3 phase
  5. Cara menghubungkan tiap terminal pada saklar ohm 3 phase
  6. Contoh Implementasi pemasangan Ohm Saklar Untuk mengoperasikan Motor 3 Phasa Dengan Metode Star Delta Manual
  7. Cara menghubungkan tiap terminal pada cam starter dengan metode star delta
  8. Pertanyaan yang sering diajukan
  9. Tanya admin
Ohm Saklar 3 Phase

Salah satu varian saklar yang banyak dipakai adalah ohm Saklar 3 phasa atau yang dikenal juga dengan istilah cam starter. Cam starter adalah suatu saklar yang memiliki body cukup besar bila dibandingkan dengan saklar yang biasa.

Di marketplace tersedia ohm saklar dengan ukuran ampere yang bervariasi, kita dapat memilihnya sesuai dengan yang kita perlukan.

Seperti yang tampak pada gambar di bawah ini, merupakan salah satu bentuk dari ohm saklar 3 phase yang ada di marketplace. Saklar tersebut memiliki tuas yang cukup besar dan tuas tersebut bisa diarahkan ke posisi 0, 1, atau 2.

Cam Starter

Fungsi Ohm Saklar 3 Phase

Cam Starter berfungsi sebagai saklar pindah (changeover) untuk menghubungkan instalasi listrik bangunan ke listrik PLN atau genset, dan juga dipakai untuk menjalankan motor 3 fasa.

Pada saat pemakaiannya, ohm saklar umumnya ditempel di tembok.

Peringatan keselamatan: pemasangan saklar ohm 3 fasa menyangkut tegangan 380–400 V antar-fasa dan sambungan ke jaringan PLN serta genset, jadi harus dikerjakan teknisi listrik yang kompeten. Untuk PLN–genset, pakai saklar yang memutus semua kutub termasuk netral, memiliki posisi 0 di antara posisi 1 dan 2, dan berkapasitas arus minimal sebesar arus beban, agar listrik genset tidak pernah tersambung ke jaringan PLN.

Rangkaian Saklar Ohm 3 Phase

Untuk mengetahui cara memasang saklar ohm 3 phase, kita harus paham dulu mengenai rangkaian dan cara kerjanya.

Jika akan digunakan untuk mendukung instalasi genset 3 phasa maka biasanya terdapat 3 kelompok kabel yang terkoneksi ke box saklarnya. Agar lebih mudah maka kita lihat blok diagram di bawah ini :

cara kerja dan rangkaian cam starter

Kelompok kabel induk 3 phasa tersebut adalah:

  • Kabel instalasi listrik bangunan, dihubungkan ke terminal “com“
  • Kabel PLN, dihubungkan ke terminal “1“
  • Kabel genset, dihubungkan ke terminal “2“

Dengan koneksi seperti di atas, jika saklar ohm digunakan pada posisi:

  • “ 0 “ maka arus listrik tidak akan mengalir ke instalasi listrik bangunan kita
  • “ 1 “ maka arus listrik akan mengalir ke instalasi listrik bangunan kita, sumbernya dari PLN
  • “ 2 “ maka arus listrik akan mengalir ke instalasi listrik bangunan kita, sumbernya dari genset

Perhatikan beberapa hal berikut saat memasang ohm saklar 3 phase!

Yang perlu diperhatikan pada saat kita memasang kabel-kabel di dalam box saklar adalah :

  1. Pastikan semua kabel yang akan kita pasang di ohm saklar semua tidak bertegangan. Matikan aliran listrik di jalur KWH meter PLN dengan cara menurunkan MCB di meteran listrik milik PLN dan menonaktifkan genset.
  2. Selanjutnya kita cek ulang lagi semua kabel dengan testpen,untuk memastikan aliran listrik sudah tidak ada di kabel tersebut.

Karena sangat berbahaya jika kita memasang kabel dengan kondisi listrik masih mengalir. Bisa membahayakan nyawa lho!

Mau jual lampu di toko atau warung?

  • Harga grosir mulai Rp2.800/biji
  • Belanja Rp300 ribu ke atas dapat harga Reseller, Rp1 juta ke atas harga Grosir. Boleh campur merek & watt
  • COD Jawa & Bali tanpa biaya · transfer diskon 5%
Lihat harga grosir Tanya admin di WhatsApp

Contoh Implementasi pemasangan saklar ohm tipe 3 phase

Gambar di bawah menunjukkan bagian dalam / tempat terminal kabel dari salah satu contoh ohm saklar yang ada di marketplace.

terminal pada cam starter

Tampak pada ohm saklar model 3 phasa terdapat cukup banyak terminal. Terminal tersebut dibagi 3 kelompok yaitu :

  • Terminal “Com“, kodenya 1, 2, 3, dan 4
  • Terminal “1“, kodenya 1a, 2a, 3a, dan 4a
  • Terminal “2“, kodenya 1b, 2b, 3b, dan 4b

Penamaan terminal bisa berbeda antar-merek; selalu cocokkan dengan diagram yang tercetak pada saklar.

Cara menghubungkan tiap terminal pada saklar ohm 3 phase

Terminal “Com”

Untuk kelompok terminal “com“ dihubungkan ke kelompok kabel jalur instalasi listrik yaitu:

  • Terminal No 1 – R
  • Terminal No 2 – S
  • Terminal No 3 – T
  • Terminal No 4 – Netral

Terminal 1

Untuk kelompok terminal “1“ dihubungkan ke kelompok kabel jalur PLN yaitu:

  • Terminal No 1a – R
  • Terminal No 2a – S
  • Terminal No 3a – T
  • Terminal No 4a – Netral

Terminal 2

Untuk kelompok terminal “2“ dihubungkan ke kelompok kabel jalur genset yaitu:

  • Terminal No 1b – R
  • Terminal No 2b – S
  • Terminal No 3b – T
  • Terminal No 4b – Netral

Kabel ground (PE) tidak dilewatkan saklar; ground instalasi tetap tersambung langsung ke elektroda pentanahan.

Contoh Implementasi pemasangan Ohm Saklar Untuk mengoperasikan Motor 3 Phasa Dengan Metode Star Delta Manual

Selain digunakan pada instalasi listrik dan genset, ohm saklar tipe 3 phase juga bisa digunakan untuk menjalankan motor listrik 3 phasa yang banyak digunakan untuk menggerakan mesin-mesin di industri.

Seperti yang tampak pada gambar di bawah ini adalah salah satu contoh motor 3 phasa.

motor 3 phasa di dunia industrial

Motor 3 phasa tersebut bisa dioperasikan dengan menggunakan ohm saklar dengan metode pengoperasian motor star delta secara manual.

Apa itu metode star delta?

Metode star delta adalah metode menjalankan (starting) motor 3 fasa yang banyak digunakan di industri. Bedanya dengan starting langsung (DOL) adalah arus start yang jauh lebih kecil, bukan efisiensi kerja motor.

Penjelasan detail mengenai metode starting star delta akan kita bahas terpisah di lain waktu.

Secara sederhana, metode star delta bertujuan menurunkan arus starting. Saat star, tiap kumparan motor hanya menerima sekitar 1/√3 (±58%) dari tegangan antar-fasa, sehingga arus start dan torsi start turun menjadi sekitar sepertiga dibanding starting langsung.

Syarat penting: star delta hanya boleh dipakai pada motor yang papan namanya mencantumkan hubungan delta (Δ) untuk tegangan antar-fasa jaringan, misalnya 400 V Δ / 690 V Y pada jaringan 380–400 V. Motor berpapan nama 230 V Δ / 400 V Y harus bekerja dalam hubungan star di jaringan 380–400 V; bila dipindah ke delta, kumparannya kelebihan tegangan dan cepat terbakar.

Berikut ini adalah blok diagram dari cara memasang ohm saklar 3 phasa untuk motor star delta secara manual.

rangkaian cam starter dengan metode star delta

Pada diagram di atas tampak bahwa pada ohm saklar mendapat input dari listrik PLN, dan input tersebut juga dihubungkan ke motor 3 phasa.

Selanjutnya penjelasan di bawah ini adalah pengoperasian ohm saklarnya.

  • Jika ohm saklar posisi “0“ maka motor tidak beroperasi
  • Apabila ohm saklar posisi “I“ maka motor akan beroperasi pada mode star, pada mode ini arus dan torsi start kecil sehingga motor berakselerasi lebih pelan. Setelah putaran motor mendekati kecepatan penuh (biasanya beberapa detik, tergantung beban), pindahkan ke mode delta. Jangan menahan motor terlalu lama di posisi star saat berbeban berat karena torsinya kecil dan motor bisa kepanasan.
  • Selanjutnya jika posisi ohm saklar “ II “ maka motor akan beroperasi pada mode delta, pada mode ini motor akan berputar dengan torsi normal dan kecepatan penuh.

Manfaat utama star delta adalah lonjakan arus saat start lebih kecil, sehingga tegangan jaringan tidak drop terlalu dalam dan pengaman tidak trip saat motor dinyalakan.

Karena torsi start ikut kecil, star delta cocok untuk motor yang start dengan beban ringan, misalnya kipas atau pompa sentrifugal, bukan beban berat sejak awal putaran.

Gambar di bawah ini adalah salah satu bentuk terminal motor 3 phasa yang biasa digunakan di area industrial.

terminal pada motor 3 phase

Pada gambar di atas tampak ada 6 terminal, terminal tersebut dibagi dalam 2 kelompok yaitu :

  • U1 V1 W1 dihubungkan ke listrik PLN dengan urutan: U1 – R, V1 – S, dan W1 – T
  • U2 V2 W2 dihubungkan ke ohm saklar, yang menyatukannya (hubungan star) atau menyambungkannya ke fasa lain (hubungan delta)

Cara menghubungkan tiap terminal pada cam starter dengan metode star delta

Pada cam starter, terminal kabel yang ada dihubungkan ke terminal motor dan listrik PLN sbb:

Terminal “Com”

Untuk kelompok terminal “com“ dihubungkan ke terminal motor kelompok U2 V2 W2

  • Terminal No 1 – U2
  • Terminal No 2 – V2
  • Terminal No 3 – W2

Terminal 1

Untuk kelompok terminal “1“ dihubungkan secara langsung ke setiap terminalnya, sehingga U2, V2, dan W2 tersambung menjadi titik bintang (star), yaitu:

  • Terminal No 1a – Terminal No 2a dan selanjutnya
  • Terminal No 2a – Terminal No 3a

Terminal 2

Untuk kelompok terminal “2“ dihubungkan ke kelompok kabel jalur listrik sehingga terbentuk hubungan delta, yaitu:

  • Terminal No 1b – T
  • Terminal No 2b – R
  • Terminal No 3b – S

Nah, semoga artikel kali ini bisa membantu kalian lebih paham tentang cara memasang saklar ohm 3 phase ya!

Jangan lupa intip artikel menarik lainnya di S-gala.com ya!

Kalau ingin menjadikan lampu LED sebagai usaha sampingan, Anda bisa mulai dari belanja kecil di S-Gala. Harga ecer berlaku mulai 1 biji, lalu harga reseller dan grosir sesuai total belanja, boleh campur watt dan merek. Untungnya Anda tentukan sendiri dari harga jual. Lihat harga grosir lampu LED atau chat admin S-Gala lewat WhatsApp.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa fungsi ohm saklar 3 phase?
Untuk memindahkan sumber listrik bangunan antara PLN dan genset (posisi 0 mati, 1 PLN, 2 genset), atau untuk menjalankan motor 3 fasa dengan metode star delta manual.
Bagaimana cara menyambung ohm saklar untuk PLN dan genset?
Terminal Com ke instalasi bangunan (R, S, T, N), terminal 1 ke kabel PLN, dan terminal 2 ke kabel genset. Matikan MCB PLN dan genset serta cek dengan tespen sebelum memasang.
Apa tujuan starting star delta?
Menurunkan lonjakan arus saat motor mulai berputar. Saat star, arus dan torsi start turun menjadi sekitar sepertiga dibanding starting langsung, lalu motor dipindah ke delta untuk kerja normal.
Motor apa yang boleh dijalankan star delta?
Hanya motor yang papan namanya mencantumkan hubungan delta untuk tegangan antar-fasa jaringan, misalnya 400 V Δ / 690 V Y. Motor 230 V Δ / 400 V Y harus tetap star di jaringan 380–400 V.
Kapan motor dipindah dari star ke delta?
Setelah putaran motor mendekati kecepatan penuh, biasanya beberapa detik tergantung beban. Jangan menahan motor terlalu lama di posisi star saat berbeban berat.

Tanya admin di WhatsApp

Mau tanya soal alat listrik atau isi artikel ini? Admin S-Gala bantu jawab lewat WhatsApp.

Tanya admin di WhatsApp

Baca juga