Mengenal Komponen Dari Saklar Listrik
Topik: Saklar listrik
Daftar isi (1 bagian)
Kali ini S-gala.com mau mengajak kalian untuk mengenal lebih jauh tentang saklar.
Kalian pasti tau dong seperti apa saklar itu, tapi kalian tahu tidak bahwa saklar itu sebenarnya apa dan fungsinya apa?

Mari kita bahas lebih dalam lagi mengenai saklar.
Saklar merupakan salah satu komponen elektronika yang banyak diketahui orang awam.
Saklar merupakan sebuah komponen listrik yang fungsinya untuk menghubungkan dan memutuskan aliran atau arus listrik yang digunakan pada rangkaian elektronika.
Aliran listrik akan mengalir apabila suatu kontak dihubungkan dengan kontak lainnya.
Saklar dalam bahasa inggris biasanya lebih dikenal dengan nama Switch atau saklar listrik.
Dan hampir semua alat elektronik yang kita gunakan pasti ada tombol Switch tersebut.
Jadi bisa dikatakan bahwa saklar merupakan komponen penting dalam pelistrikan, karena setiap alat listrik atau peralatan elektronika yang kita gunakan dalam kurun waktu tertentu harus dimatikan.
Saklar juga memudahkan kita memutus aliran listrik ke alat saat terjadi gangguan, misalnya alat terlalu panas atau berbau hangus.
Satu hal yang harus diingat bahwa saklar dan stop kontak merupakan 2 hal yang berbeda.
Untuk beberapa orang yang awam mengenai dunia pelistrikan, banyak yang keliru antara saklar dan juga stop kontak.
Saklar merupakan komponen untuk memutus dan menghubungkan aliran listrik sedangkan stop kontak adalah tempat mencolokkan steker alat listrik untuk mengambil aliran listrik.

Saklar tidak hanya berfungsi untuk memutus dan menyambungkan aliran listrik, di bawah ini merupakan beberapa fungsi lain dari saklar, yaitu :
- Saklar berfungsi untuk meringankan beban pekerjaan manusia dalam hal nya memutus dan menyambungkan aliran listrik
- Saklar dapat mengurangi resiko sengatan listrik.
- Saklar berfungsi untuk mengurangi resiko korseling listrik. Penggunaan saklar dalam Instalasi listrik lebih dianjurkan dengan fungsi untuk memutus dan menghubungkan arus dibandingkan dengan menggunakan stop kontak karena dapat mengurangi resiko korseling listrik atau konslet.
Komponen Dari Saklar Listrik

Bila dilihat dari gambar-gambar saklar di atas, ternyata saklar memiliki bentuk yang berbeda-beda.
Namun secara umum dapat dilihat bahwa komponen atau bagian yang selalu ada dalam saklar adalah :
- Tombol on/ off
- Rumah saklar / pelindung saklar
- Baut pengikat kabel yang nantinya memberi aliran listrik tersebut ke dalam saklar
Secara umum dapat dilihat bahwa bahan yang digunakan untuk membuat sebuah saklar adalah menggunakan plastik atau besi.
Namun lebih banyak dan juga lebih aman untuk menggunakan saklar yang terbuat dari bahan plastik tujuannya untuk menghindari adanya resiko sengatan listrik.
Karena bahan plastik tidak menghantarkan listrik sebaliknya jika saklar dengan bahan besi dapat menghantarkan listrik.
Sekarang pertanyaan nya adalah, apa saja yang ada di dalam rumah saklar tersebut?
Macam-macam Komponen Dari Saklar Listrik
Komponen apa saja yang ada di dalam rumah saklar sehingga dapat memutus dan menghubungkan aliran listrik? mari kita perhatikan gambar di bawah ini.

Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa di dalam rumah saklar tersebut terdapat komponen dari saklar berupa plat pengubung, titik hubung, lubang dan juga baut pengait kabel.
Mari kita bahas bagaimana sistem kerja dari saklar tersebut.
Pada saat saklar dalam posisi off, maka plat penghubung berada pada posisi yang terlepas dari titik penghubung, seperti pada gambar di atas.
Sedangkan pada posisi on, plat penghubung tersebut bersentuhan dengan titik penghubung dan kemudian aliran listrik tersebut akan berjalan.
Pada gambar tersebut juga disebutkan kabel fasa.
Apa itu kabel fasa? Kabel fasa adalah kabel yang bertegangan terhadap tanah, sering disebut kabel api. Sebutan kabel positif keliru, karena listrik AC di rumah tidak punya kutub positif dan negatif.
Menurut PUIL 2011, kabel fasa pada instalasi satu fasa berwarna coklat; pada instalasi tiga fasa memakai coklat, hitam, dan abu-abu. Netral berwarna biru dan ground hijau-kuning. Instalasi lama kadang masih memakai warna lain, jadi pastikan dengan test pen.
Saklar harus dipasang di kabel fasa, bukan di netral, supaya saat saklar OFF lampu atau alat benar-benar tidak bertegangan. Matikan MCB sebelum membuka atau mengganti saklar.
Selain daripada bentuk saklar seperti gambar-gambar diatas, ada pula jenis yang lain yaitu fitting lampu saklar.
Dimana dudukan lampu dan saklar menjadi 1 bagian seperti pada gambar di bawah ini dan juga ada yang menggunakan kabel.
Banyak sekali varian saklar yang dapat kita temukan saat ini sehingga sangat memudahkan pekerjaan manusia.

Di atas merupakan dasar pengenalan saklar, mulai dari bagian” dan juga cara kerja saklar.
Berikut dengan perkembangan teknologi, ada yang disebut dengan saklar otomatis.
Dimana saklar tersebut dapat secara otomasi menyala atau mati dengan menggunakan sensor.
Yang biasanya ada di dalam rangkaian lampu taman.
Saklar otomatis lampu taman umumnya memakai sensor cahaya (photocell) berupa LDR (light dependent resistor) atau fotodioda. Hambatan LDR turun saat terkena cahaya dan naik saat gelap.
Perubahan inilah yang dibaca rangkaian untuk menyalakan lampu ketika hari gelap dan mematikannya saat terang, baik oleh cahaya matahari maupun cahaya lain.
Saklar juga terdapat pada alarm lampu otomatis yang akan menyala jika terjadi kebakaran atau failure system di suatu tempat.
Komponen lain yang sering ditemukan di rangkaian listrik adalah kapasitor, tetapi kapasitor bukan sensor cahaya. Beberapa fungsinya:
- Menyimpan muatan listrik untuk sementara waktu. Karena itu kapasitor di adaptor atau power supply bisa masih bertegangan walau steker sudah dicabut; kosongkan dulu sebelum dipegang atau diukur.
- Sebagai sebuah filter atau penyaring di dalam suatu rangkaian listrik seperti adaptor ataupun power supply.
- Apabila dipasang pada saklar, kapasitor dapat berfungsi untuk menghilangkan bouncing atau percikan api.
- Sebagai sebuah kopling diantara rangkaian listrik.
- Memperbaiki faktor daya (cos φ) pada rangkaian lampu neon yang memakai ballast, sehingga arus yang ditarik dari jaringan lebih kecil. Tagihan listrik rumah tangga yang dihitung dari kWh tidak banyak berubah karenanya.
- Menahan arus DC (searah) setelah kapasitor terisi penuh.
- Meloloskan sinyal atau arus AC (bolak-balik).
- Untuk meratakan suatu gelombang pada arus DC dalam sebuah rangkaian adaptor.
- Kapasitor juga dapat dijadikan sebagai sebuah oscillator atau yang biasa disebut dengan pembangkit gelombang AC dan lain-lain sebagainya.

Sekian artikel mengenai berbagai komponen dari saklar, semoga membantu menambah wawasan kalian ya!
Jangan lupa untuk membaca artikel bermanfaat lainnya di S-gala.com!
Atau segera hubungi CS kami untuk penjelasan lebih lanjut.



