Langsung ke isi
Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB Sen–Sab 08–17 WIB COD Jawa & Bali · luar Jawa-Bali transfer diskon 5% 0812-2276-8892
S-Gala
Lampu LED

Mengenal Bagian-Bagian Lampu TL LED

Topik: Lampu TL LED

Daftar isi (1 bagian)
  1. Bagian Lampu TL LED dan Fluorescent
  2. Ballast Lampu TL
  3. Bagian Lampu TL LED dan Fluorescent – Box Lampu TL
  4. Fitting Lampu TL
  5. Starter Lampu TL
  6. Trafo (Ballast Konvensional) Lampu TL
  7. Wiring Lampu TL
  8. Kap Lampu TL Outdoor
  9. Pertanyaan yang sering diajukan
  10. Produk terkait
Bagian lampu TL LED

Bagian Lampu TL LED dan Fluorescent

Lampu TL yang pertama kali tercipta merupakan lampu TL fluorescent.

Semakin berkembangnya jaman dan teknologi, maka diciptakan juga lampu TL dengan teknologi LED yang dinilai memiliki banyak keunggulan dibandingkan pendahulunya.

Terdapat beberapa bagian lampu TL LED dan fluorescent yang mendukung operasional lampu TL.

Berikut ini adalah peralatan listrik yang mendukung beroperasinya sebuah lampu TL, baik itu lampu TL fluorescent maupun LED.

BagianTL fluorescentTL LED
Ballast (konvensional atau elektronik)PerluTidak perlu
StarterPerlu bila memakai ballast konvensional; tidak perlu dengan ballast elektronikTidak perlu
Box / rumah lampuAda; pada contoh tebalnya lebih dari 3 cmAda; lebih ramping, pada contoh sekitar 1–1,5 cm
FittingPerluPerlu
WiringMelalui ballast (dan starter)Langsung ke L dan N, sistem single ended atau double ended
Kap outdoorUntuk pemasangan luar ruangUntuk pemasangan luar ruang

Ballast Lampu TL

Ballast adalah bagian rangkaian lampu TL fluorescent yang berfungsi membantu menyalakan lampu dan membatasi arus yang mengalir ke tabung setelah lampu menyala.

Ballast bukan merupakan bagian lampu TL LED.

Gambar di bawah ini menunjukan salah satu bentuk dari ballast elektronik yang biasa digunakan pada lampu TL.

Meskipun ballast lampu TL ini tidak diperlukan pada saat kita menggunakan lampu TL LED, namun saat ini di marketplace masih tersedia cukup banyak ballast lampu TL seperti ini.

Hal ini disebabkan sebagian orang masih memutuskan memakai lampu TL fluorescent daripada menggunakan lampu TL LED.

Gambar contoh ballast lampu TL
Gambar contoh ballast lampu TL

Ballast elektronik merupakan pengembangan dari ballast konvensional (ballast magnetik berupa kumparan, yang di pasaran sering disebut "trafo" TL).

Gambar rangkaian ballast elektronik
Gambar rangkaian ballast elektronik

Pada gambar di atas menunjukan beberapa bagian seperti dari ballast elektronik yaitu kapasitor, DC to AC converter, serta rectifier yang disambungkan atau dirangkai satu dengan yang lainnya sehingga dapat mendukung beroperasinya lampu TL. Ballast elektronik menyearahkan listrik PLN, lalu mengubahnya kembali menjadi listrik AC berfrekuensi tinggi (puluhan kHz) untuk menyalakan tabung.

Bagian Lampu TL LED dan Fluorescent – Box Lampu TL

Penggunaan box lampu TL bertujuan untuk tempat menyimpan atau dudukan bagi peralatan pendukung lampu TL (ballast, starter, fitting) dan rumah bagi lampu TL.

Selain itu box lampu TL juga berfungsi untuk mengarahkan cahaya lampu TL sehingga dapat mengurangi efek silau pada saat kita menggunakan lampu TL tersebut.

Berikut ini beberapa model dari box lampu TL

Gambar box lampu TL
Gambar box lampu TL

Model box lampu TL seperti di atas adalah salah satu model box yang banyak digunakan di rumah atau pun perkantoran.

Gambar model box lampu TL
Gambar model box lampu TL

Model box lampu seperti pada gambar di atas menunjukan model box lampu TL yang biasa nya digunakan pada lapangan olahraga atau di lokasi industri.

Model box lampu TL yang lain adalah model bambu, box lampu tersebut sering digunakan pada café atau untuk keperluan variasi cahaya yang lain.

Box lampu tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah.

Gambar box lampu TL berbentuk bambu
Gambar box lampu TL berbentuk bambu

Model box lampu TL yang lain lagi adalah model bulat seperti yang ada di bawah ini.

Box lampu bulat untuk lampu TL bulat
Box lampu bulat untuk lampu TL bulat

Lampu TL tersebut biasanya dipasang menempel di plafon rumah yang bertujuan untuk memberikan variasi cahaya.

Box lampu TL selanjutnya adalah lampu TL jenis LED.

Apabila kita menggunakan lampu TL dengan jenis LED maka box lampu akan lebih ramping.

Karena tidak diperlukan peralatan pendukung seperti ballast dan starter, sistemnya lebih simpel dan praktis.

Gambar berikut ini menunjukan salah satu model box lampu TL LED yang ada di marketplace.

Gambar lampu TL LED
Gambar bagian lampu TL LED – box lampu TL LED

Dari gambar di atas tampak box untuk lampu TL LED; pada contoh ini ketebalan box-nya hanya sekitar 1 cm sampai dengan 1,5 cm.

Berbeda dengan box lampu TL biasa yang biasanya memiliki tebal lebih dari 3 Cm.

Bagian lampu TL LED box lampu ini cenderung memiliki tampilan yang lebih praktis dan sederhana.

Hal ini karena isi dari box lampu TL LED hanya kabel yang menyalurkan listrik dari sumber listrik ke fitting lalu akhirnya energi listrik sampai ke terminal lampu TL.

Fitting Lampu TL

Fitting lampu TL LED adalah alat untuk menghubungkan lampu dengan kabel jaringan listrik yang ada di box lampu TL agar aman.

Fitting lampu ini merupakan bagian lampu TL LED dan fluorescent.

Biasanya fitting lampu terbuat dari plastik PVC yang tahan panas dan di dalamnya terdapat lempeng kontak logam (umumnya tembaga atau kuningan) untuk menyalurkan listrik ke pin lampu TL yang terpasang.

Di bawah ini adalah salah satu contoh bentuk fitting lampu TL yang ada di marketplace.

Gambar fitting lampu TL
Gambar fitting lampu TL

Contoh model fitting lampu TL yang lain lagi adalah seperti yang tampak di bawah ini.

Gambar fitting lampu TL (2)
Gambar fitting lampu TL (2)

Fitting dengan 4 lubang seperti di atas umumnya dipakai untuk lampu TL model ring (melingkar), yang memiliki konektor 4 pin.

Sedangkan dudukan dengan 2 lubang adalah soket untuk starter.

Contoh fitting lampu TL yang lain adalah seperti yang ada di gambar di bawah ini.

Gambar fitting lampu TL (3)
Gambar fitting lampu TL (3)

Fitting lampu model seperti gambar diatas biasa digunakan pada model lampu TL yang dalam 1 box terdapat 2 buah lampu TL.

Sehingga dengan menggunakan fitting lampu model seperti ini lebih mudah dan praktis dalam pemasangannya.

Starter Lampu TL

Starter (glow starter) berperan membantu menyalakan lampu TL fluorescent saat pertama kali dinyalakan. Di dalamnya terdapat saklar bimetal dalam tabung kecil berisi gas, serta kapasitor kecil yang dipasang paralel untuk meredam gangguan (interferensi) radio. Saat lampu dinyalakan, saklar bimetal menutup sesaat untuk memanaskan filamen tabung, lalu membuka; saat membuka inilah ballast konvensional menghasilkan tegangan kejut yang menyalakan tabung.

Apabila kita menggunakan ballast elektronik, maka tidak di perlukan lagi starter, sehingga sistem lebih praktis.

Starter lampu bukan merupakan bagian lampu TL LED, karena lampu TL LED tidak memerlukannya.

Gambar di bawah ini menunjukan salah satu bentuk dari starter lampu TL yang ada di marketplace.

Gambar starter lampu TL
Gambar starter lampu TL

Trafo (Ballast Konvensional) Lampu TL

"Trafo" TL yang dijual di pasaran sebenarnya adalah ballast konvensional (ballast magnetik), yaitu kumparan kawat pada inti besi yang bekerja sebagai induktor pembatas arus, bukan trafo penaik tegangan. Saat starter membuka, ballast menghasilkan tegangan kejut sesaat yang cukup tinggi (bisa mencapai ratusan volt) untuk menyalakan tabung; setelah lampu menyala, ballast membatasi arus yang mengalir ke tabung.

Di marketplace banyak tersedia trafo lampu TL seperti gambar di bawah ini.

Gambar trafo lampu TL
Gambar trafo lampu TL

Wiring Lampu TL

Wiring lampu atau sistem perkabelan merupakan bagian lampu TL LED dan fluorescent.

Gambar di bawah ini adalah contoh wiring lampu TL dengan menggunakan ballast elektronik.

Gambar perkabelan lampu TL dengan ballast eletronik
Gambar perkabelan lampu TL dengan ballast elektronik

Dari gambar di atas tampak wiringnya cukup praktis, karena lampu TL tersambung dengan ballast melewati fitting lampu.

Selanjutnya gambar di bawah ini menunjukan 1 buah ballast elektronik yang bisa di hubungkan ke 2 buah lampu TL.

Gambar sistem wiring dengan 2 lampu TL
Gambar sistem wiring dengan 2 lampu TL

Kedua gambar wiring di atas merupakan contoh rangkaian lampu TL dengan ballast elektronik, yang tidak memerlukan starter.

Hal ini disebabkan pada ballast elektronik sudah terdapat starter berbentuk rangkaian komponen elektronika sehingga dapat menyalakan lampu TL.

Sumber listrik PLN dihubungkan ke jalur L (fasa) dan N (netral) dari instalasi listrik. Bila lampu dikendalikan saklar dinding, saklar dipasang di jalur fasa (L). Bila box lampu berbodi logam, sambungkan juga terminal ground box ke kabel arde (hijau-kuning).

Peringatan keselamatan: matikan MCB dan pastikan dengan test pen bahwa kabel tidak bertegangan sebelum mengerjakan wiring lampu. Bila ragu, minta bantuan teknisi listrik.

Selanjutnya gambar di bawah ini menunjukan wiring pemasangan lampu TL menggunakan ballast konvensional (bukan elektronik) sehingga memerlukan starter agar lampu TL dapat berfungsi dengan baik.

Gambar sistem wiring dengan starter
Gambar sistem wiring dengan starter

Dari gambar wiring di atas tampak bahwa ballast, fitting, starter dan lampu TL dihubungkan sedemikan rupa sehingga lampu TL dapat berfungsi dengan baik.

Sama dengan wiring yang sebelumnya, terminal N dan L nantinya dihubungkan ke instalasi listrik, dengan saklar di jalur L (fasa).

Gambar di bawah ini menunjukan wiring pemasangan lampu TL jenis LED.

Wiring pemasangannya paling praktis dibandingkan dengan wiring yang lainnya.

Ada dua macam sistem wiringnya yaitu sistem pemasangan double dan single ended.

Gambar sistem wiring double ended
Gambar sistem wiring double ended – bagian lampu TL LED

Pada gambar di atas merupakan wiring pemasangan lampu TL LED dengan sistem double ended.

Dari gambar tersebut tampak bahwa kedua sisi lampu TL LED dihubungkan ke sumber listrik: umumnya L ke pin di satu ujung tabung dan N ke pin di ujung lainnya. Ikuti petunjuk sambungan pada label lampu.

Wiring lampu TL yang lain yaitu sistem single ended, wiring lampu TL tersebut tampak pada gambar di bawah ini.

Gambar sistem wiring single ended
Gambar bagian lampu TL LED – sistem wiring single ended

Pada gambar wiring di atas tampak hanya satu sisi lampu TL yang di hubungkan ke sumber listrik.

Agar lampu dapat berfungsi dengan baik, masing-masing terminal pada satu sisi lampu dihubungkan ke L dan N instalasi listrik, sedangkan ujung lainnya tidak disambung ke listrik (hanya sebagai dudukan).

Saat mengganti TL fluorescent dengan TL LED pada box lama, ballast dan starter umumnya harus dilepas atau dilewati (bypass) sesuai jenis TL LED dan petunjuk pabriknya, kecuali TL LED tipe yang memang dirancang untuk dipasang dengan ballast. Salah sambung bisa membuat lampu rusak atau terjadi hubung singkat.

Kap Lampu TL Outdoor

Kap lampu TL outdoor adalah perangkat yang melindungi lampu TL agar tetap dapat digunakan dengan baik walau berada di area luar bangunan.

Dengan menggunakan kap lampu outdoor, lampu tetap terlindung dari cuaca, debu, benturan, maupun pencurian.

Di bawah ini ada beberapa contoh dari kap lampu TL outdoor.

Anti Air / Waterproof

Box lampu seperti gambar di bawah ini sering digunakan pada area outdoor.

Jadi dengan menggunakan box lampu ini area lampu akan terlindungi dari resiko konsleting yang di sebabkan dari air hujan.

Gambar kap lampu anti air
Gambar kap lampu anti air

Anti Pencurian

Pada gambar di bawah ini, tampak salah satu model kap lampu yang tersedia di marketplace dengan design sedemikian rupa dan juga dilengkapi dengan ram kawat.

Dengan demikian maka lampu akan lebih aman dan terhindar dari pencurian.

Gambar kap lampu anti maling
Gambar kap lampu anti maling

Kap lampu model seperti ini biasa digunakan di tempat-tempat umum sebagai penerangan sekaligus memiliki perlindungan terhadap lampu, dari benturan atau pencurian.

Kap lampu tersebut, boxnya terbuat dari plat besi dan ramnya dari kawat baja.

Sangat cocok untuk pemakaian di pabrik, gedung pemerintahan, gedung dan perkantoran, lantai basement atau area parkiran kendaraan, dll

Sekarang kamu jadi tahu bagian lampu TL LED dan fluorescent bukan?

Sekian informasi mengenai bagian lampu TL LED, semoga bermanfaat ya!

Jangan lupa untuk membaca artikel bermanfaat lainnya di S-gala.com!

Ingin bertanya seputar lampu TL LED? Hubungi admin S-Gala lewat WhatsApp.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah lampu TL LED perlu ballast dan starter?
Tidak. Ballast dan starter hanya dibutuhkan TL fluorescent, sehingga box lampu TL LED lebih ramping. Saat memasang TL LED di box lama, ballast dan starter umumnya dilepas atau di-bypass sesuai petunjuk pabrik TL LED-nya.
Apa beda TL LED single ended dan double ended?
Pada double ended, listrik masuk dari kedua ujung tabung: umumnya L di satu ujung dan N di ujung lainnya. Pada single ended, kedua terminal di satu sisi disambung ke L dan N, sedangkan ujung lainnya tidak disambung ke listrik.
Apa fungsi starter pada lampu TL?
Starter (glow starter) berisi saklar bimetal yang menutup sesaat untuk memanaskan filamen lalu membuka, sehingga ballast konvensional menghasilkan tegangan kejut untuk menyalakan tabung. Dengan ballast elektronik, starter tidak diperlukan.
Apakah trafo lampu TL menaikkan tegangan menjadi 500–800 V?
Tidak. "Trafo" TL sebenarnya ballast konvensional, yaitu induktor pembatas arus. Tegangan tinggi hanya muncul sesaat saat starter membuka untuk menyalakan tabung; setelah menyala, ballast membatasi arus.
Apa fungsi box lampu TL?
Box menjadi dudukan ballast, starter, dan fitting sekaligus rumah lampu, serta mengarahkan cahaya agar silau berkurang.

Produk terkait

Lihat semua Lampu LED

Baca juga