Mengenal Jenis & Ukuran Baterai Kancing
Topik: Ukuran & jenis baterai
Daftar isi (1 bagian)
Ada banyak jenis baterai yang bisa kita jumpai di pasaran. Kali ini S-gala.com akan mengajak kalian semua untuk mengenal baterai kecil tapi memiliki kekuatan yang besar yaitu baterai kancing.
Baterai Kancing
Baterai kancing atau yang lebih kita kenal dengan baterai jam adalah baterai yang berbentuk silinder tipis. Diameternya umumnya sekitar 5 mm sampai 20-an mm (kode ukuran IEC mencakup hingga 30 mm, lihat Tabel 2), dengan ketebalan beberapa milimeter, umumnya sekitar 1 mm sampai 6 mm.
Karena bentuknya yang relatif kecil, button cell atau baterai kancing ini sering digunakan pada perangkat elektronik yang sifatnya portable (dapat dibawa kemana-mana) seperti jam tangan, kalkulator saku, remote control mobil dan juga alat bantu pendengaran (hearing aids).
Pada umumnya baterai kancing yang ada di pasaran merupakan golongan baterai sekali pakai (baterai primer) atau baterai yang hanya dapat digunakan sekali saja (single use).
Artinya baterai kancing (button cell) ini tidak dapat diisi ulang alias non-rechargeable. Meskipun ada juga jenis baterai kancing yang dapat diisi ulang (rechargeable), misalnya lithium-ion berkode LIR, tetapi jarang dijumpai di pasaran umum dan hanya boleh diisi dengan pengisi daya khusus.
Perhatian: jangan mengisi ulang baterai kancing sekali pakai (misalnya seri CR), karena bisa panas, bocor, atau meledak. Simpan baterai kancing jauh dari jangkauan anak. Baterai kancing yang tertelan bisa melukai saluran cerna dengan cepat; segera bawa ke IGD bila dicurigai tertelan.
Jenis-jenis Baterai Kancing
Berdasarkan bahan dasar pembuatnya, baterai kancing (button cell) dapat dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah :
- Baterai Kancing Silver Oxide
- Baterai Kancing Alkaline
- Baterai Kancing Lithium
- Baterai Kancing Zinc-Air
- Baterai Kancing Mercury
Seiring meningkatnya kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan, baterai berbahan merkuri (mercury) dibatasi ketat, misalnya di Uni Eropa lewat Direktif Baterai 2006/66/EC. Pengecualian untuk baterai kancing yang masih mengandung sedikit merkuri juga dicabut lewat Direktif 2013/56/EU yang berlaku sejak 2015. Karena itu, saat ini sudah sangat jarang ada perusahaan yang memproduksi baterai kancing yang memakai bahan mercury.
Kode Nama untuk Button Cell
Penamaan baterai kancing mengikuti kode huruf dan angka yang ditentukan oleh lembaga internasional IEC (International Electrotechnical Commission) dalam standar IEC 60086, berdasarkan tabel seperti di bawah ini :

| Kode huruf | Nama umum | Elektroda positif | Elektroda negatif | Tegangan nominal |
|---|---|---|---|---|
| L | Alkaline | Manganese dioxide | Zinc | 1,5 V |
| S | Silver oxide | Silver oxide | Zinc | 1,55 V |
| P | Zinc-air | Oksigen | Zinc | 1,4 V |
| C | Lithium | Manganese dioxide | Lithium | 3 V |
| B | Lithium | Carbon monofluoride | Lithium | 3 V |
| G | Lithium | Copper oxide | Lithium | 1,5 V |
| M, N | Mercury | Mercuric oxide | Zinc | 1,35 V / 1,40 V (sudah dilarang) |

| Kode angka (diameter) | Diameter (mm) |
|---|---|
| 4 | 4,8 |
| 5 | 5,8 |
| 6 | 6,8 |
| 7 | 7,9 |
| 9 | 9,5 |
| 10 | 10 |
| 11 | 11,6 |
| 12 | 12,5 |
| 16 | 16 |
| 20 | 20 |
| 23 | 23 |
| 24 | 24,5 |
| 30 | 30 |
Angka sesudah kode diameter menunjukkan tebal dalam persepuluh milimeter, misalnya 25 = 2,5 mm dan 26 = 2,6 mm.
Dari Tabel 1 dan Tabel 2 diatas, maka kita dapat mengetahui jenis dan ukuran baterai kancing (button cell) dari kode huruf dan angka yang diberikan.
Cara Membaca Kode Baterai Koin
Berikut adalah contoh pembacaan kode baterai kancing:
Contoh 1: CR2025

- C = Lithium (3 V)
- R = Round (bulat)
- 20 = Diameter 20 mm
- 25 = Tebal 2,5 mm
- 3V = 3 Volt
Jika di belakang kode masih terdapat huruf lain, huruf tersebut menandakan penggunaan bahan elektrolit selain organik :
- P = Elektrolit Potassium hydroxide
- S = Elektrolit Sodium hydroxide
- Tidak ada huruf = Elektrolit Organik
Sedangkan huruf “W” menandakan baterai kancing / baterai koin tersebut khusus untuk jam tangan.
Contoh 2: SR626SW

Berdasarkan gambar diatas, baterai kancing / baterai koin buatan Sony dengan Kode SR626SW, maka kita dapat menterjemahkan kode tersebut seperti dibawah ini :
- S = Silver
- R = Round (bulat)
- 6 = Diameter 6,8 mm (lihat Tabel 2)
- 26 = Tebal 2,6 mm
- 1,55V = 1,55 Volt
- S = Elektrolit Sodium hydroxide
- W = Watch (Khusus Jam Tangan)
Selain kode huruf dan angka yang ditentukan oleh Lembaga IEC, beberapa produsen menggunakan kode lain untuk baterai kancing buatannya.
Kode tersebut diantaranya :
- AG =Alkaline
- SG = Silver
- 1 mewakili Kode 621
- 2 mewakili Kode 726
- 3 mewakili Kode 736
- 4 mewakili Kode 626
- 5 mewakili Kode 754
- 6 mewakili Kode 920 atau 921
- 7 mewakili Kode 926 atau 927
- 8 mewakili Kode 1120 atau 1121
- 9 mewakili Kode 936
- 10 mewakili Kode 1130 atau 1131
- 11 mewakili Kode 721
- 12 mewakili Kode 1142
- 13 mewakili Kode 1154
Karena beberapa produsen baterai kancing atau batre jam ini tidak mencantumkan tegangannya pada badan baterai, maka tegangan atau voltase baterai akan mengikuti bahan pembuatnya seperti yang tertera pada Tabel 1.
Nah, sekian informasi mengenai baterai kancing kali ini. Semoga bermanfaat ya!
Jangan lewatkan juga berbagai informasi dan artikel menarik hanya di blogpost S-gala.com.
Butuh baterai untuk dijual kembali atau dipakai sendiri? Tanyakan jenis dan ukuran yang tersedia ke admin S-Gala lewat WhatsApp.



