Langsung ke isi
Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB Sen–Sab 08–17 WIB COD Jawa & Bali · luar Jawa-Bali transfer diskon 5% 0812-2276-8892
S-Gala
Panduan Usaha

Peluang Bisnis Offline di Era Digital

Daftar isi (1 bagian)
  1. Potensi & Peluang Bisnis Offline di Era Digital
  2. Menggabungkan Marketing Offline & Online
  3. Peluang Bisnis Offline di Era Digital yang Menguntungkan & Modal Kecil
  4. Tanya admin
Cover Peluang Bisnis di Era Digital

Sudah bukan rahasia lagi kalau saat ini era digital berkembang begitu pesat.

Mau tidak mau, semua bisnis pun harus beradaptasi dengan dunia digital ini agar mampu bertahan serta bersaing.

Website, sosial media, SEO, dunia blogging, dan banyak hal lain kini berkembang pesat di dunia digital.

Begitu banyak pendekatan marketing digital yang bisa kalian aplikasikan ke bisnis kalian.

Apalagi dengan adanya tools marketing yang bisa dikemas dalam bentuk konten-konten grafis yang sangat menarik. Hal ini menjadikan bisnis digital berkembang sangat pesat & sangat diminati oleh banyak kalangan.

Tapi tentu saja masih banyak lho strategi bisnis tradisional yang perlu kalian tetap terapkan.

Karena mau bagaimanapun, dunia nyata bisnis berada di bisnis offline itu sendiri!

Lalu, bagaimana sih peluang bisnis offline di era digital sekarang ini?

Bagaimana cara menjalankan bisnis offline agar tetap sukses dan bisa bersaing?

Yuk kita simak artikel berikut ini sampai habis!

Potensi & Peluang Bisnis Offline di Era Digital

Peluang bisnis offline

Pada kenyataannya, dunia perdagangan tetap ada dan dilakukan secara offline.

Pengiriman barang, penjualan, manajemen pabrik, semua tetap dilakukan secara offline.

Apalagi di dunia perdagangan produk, semua tetap dilakukan secara nyata dan offline.

Yang membedakan antara bisnis offline & online adalah dari segi marketing-nya saja.

Jika pada bisnis online, semua proses penjualan & marketing dilakukan via gawai & internet.

Sedangkan pada bisnis offline, semua proses penawaran barang, penjualan, marketing dilakukan langsung ke hadapan konsumen.

Lalu bagaimana yang ideal? Mana yang lebih baik antara marketing online & offline?

Jawabannya adalah : menggabungkan keduanya!

Menggabungkan Marketing Offline & Online

Promosi offline vs online

Menerapkan berbagai metode marketing ternyata bisa memberikan efek yang luar biasa bagus pada bisnismu lho!

Berikut ini adalah beberapa trik & tips yang bisa kalian terapkan dalam menggabungkan penerapan marketing offline & online :

1. Promosi Offline & Online

pemasaran digital dan tradisional

Kalian bisa mempromosikan barang/produk lewat sosial media, website, dan tools digital.

Selain itu, di toko tetap pasang logo-logo dan penawaran promosi langsung di barangnya.

Dengan menggunakan sosial media & website sebagai ajang promosi, kalian bisa menarik konsumen untuk datang. Misalnya : Dapatkan diskon tambahan dengan datang ke toko.

Begitu konsumen datang ke toko, kalian bisa menawarkan tidak hanya 1 promo. Selain itu konsumen lebih tertarik untuk membeli jika sudah melihat langsung barangnya lho!

2. Evaluasi Marketing Offline dengan Tools Online

Cara cek evaluasi teknik pemasaran

Salah satu kelemahan dalam marketing offline adalah sulitnya mendapatkan data sebagai bahan evaluasi.

Kita seringkali tidak tahu apakah strategi marketing offline berjalan baik/tidak.

Dengan adanya teknologi, kini kalian bisa menaruh URL / link sosial media pada promosi offline kalian.

Misalnya, pada brosur yang dibagikan kalian bisa membubuhkan QR code / URL website.

Dari situ kita bisa menelusuri darimanakah konsumen tersebut datang & bagaimana efektivitas marketing offline yang dilakukan.

3. Kumpulkan Alamat Email Konsumen yang Datang

Email

Kalau kalian punya toko offline fisik, jangan lupa untuk mengumpulkan data alamat email konsumen.

Dengan alamat email konsumen, kalian bisa mengirimkan berbagai promosi yang bisa mengundang kembali pelanggan datang ke toko.

4. Buat Acara Offline & Bagikan Secara Online

Event bisnis untuk menarik konsumen

Acara-acara offline seperti Big Sale, bakti sosial, cuci Gudang, konser, dll ternyata bisa mengundang konsumen untuk datang lho!

Bagikan juga pengumuman acara kalian secara online. Dengan begitu marketing yang dilakukan akan maksimal.

Peluang Bisnis Offline di Era Digital yang Menguntungkan & Modal Kecil

Dari penjelasan diatas kita tahu bahwa marketing digital memang perlu dilakukan karena hampir semua orang kini tidak bisa jauh dari gawai.

Tapi di Indonesia sendiri tidak bisa dipungkiri bahwa masih banyak daerah / area yang masih jauh dari internet serta teknologi.

Hal ini tetap menjadikan marketing offline & sistem bisnis tradisional masih sangat dibutuhkan.

Untuk kalian yang berminat membuat bisnis baru atau mengembangkan bisnis offline, lampu LED bisa jadi pilihan barang jualan.

Ingin stok lampu LED untuk dijual lagi? Di S-Gala, Anda bisa belanja mulai 1 biji dengan harga ecer, lalu mendapat harga reseller begitu total belanja lampu LED mencapai Rp300 ribu dan harga grosir mulai Rp1 juta. Kirim ke seluruh Indonesia, COD untuk Jawa & Bali. Cek harga grosir lampu LED atau tanya admin di 0812-2276-8892.

Tanya admin di WhatsApp

Mau tanya soal panduan usaha atau isi artikel ini? Admin S-Gala bantu jawab lewat WhatsApp.

Tanya admin di WhatsApp

Baca juga