Cara Merangkai & Memasang LED Neon Flex
Daftar isi (6 bagian)
- Langkah 1: Merencanakan pekerjaan
- Langkah 2: Memilih adaptor yang tepat
- Langkah 3: Menyiapkan LED neon flex
- Unpack dan unroll
- Memotong LED neon flexsesuai dengan kebutuhan
- Potong kabel yang tertinggal
- Langkah 4: Menempelkan LED neon flex
- Langkah 5: Menempel LED neon flex ke rel
- Langkah 6: Menyambungkan LED neon flex dengan adaptor
- Opsi 1: Menggunakan quick connector untuk penggunaan ringan
- Opsi 2: menggunakan soket power untuk penggunaan indoor atau outdoor berat
- Opsi 3: Menggunakan penutup dari bawaan pabrik untuk penggunaan outdoor ekstrim pada eksterior bangunan atau jembatan
- Pertanyaan yang sering diajukan
- Produk terkait
LED Neon Flex sudah dikenal dengan fleksibilitasnya dan kemudahannya dalam instalasi, hanya dengan memotong dan menempel, LED neon flex sudah dapat dinikmati.
Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merangkai dan memasang LED neon flex ini sehingga menghasilkan hasil yang maksimal dan tahan lama.
Apa saja langkahnya? Yuk kita bahas!
Langkah 1: Merencanakan pekerjaan
Membuat rencana pemasangan akan lebih memudahkan kita dalam memasang LED neon flex dan melacak sumber permasalahan jika terdapat masalah pada saat pemasangan berlangsung.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memasang LED neon flex:
- Tentukan warna-warna yang akan digunakan.
- Tentukan banyak atau panjangnya LED neon flex yang akan digunakan. Hal ini nantinya akan menentukan seberapa besar adaptor yang digunakan.
- Dimana LED neon flex akan dipasang.
- Apakah LED neon flex perlu tahan air atau tidak (indoor atau outdoor).
- Mempersiapkan peralatan dasar untuk memasang led neon flex.

Langkah 2: Memilih adaptor yang tepat
LED neon flex yang dibahas di sini beroperasi di tegangan rendah DC, umumnya 24 V (ada juga 12 V), sedangkan listrik PLN adalah 220–230 V AC, sehingga pemilihan adaptor atau power supply yang tepat akan mempengaruhi keawetan dan keamanan LED neon flex yang dipasang. Ada pula LED neon flex 220 V yang langsung disambung ke listrik PLN lewat konektor bawaannya; jenis ini berbahaya bila dipotong atau disambung saat steker tercolok.
Banyak sekali jenis adaptor yang dijual di pasaran, namun untuk memilih yang tepat adahal dasar yang dapat diikuti yaitu sesuaikan output daya yang dihasilkan oleh adaptor dengan LED neon flex yang dipasang. Keterangan rincinya bisa dilihat di tabel berikut ini:

Rangkaiannya: input adaptor (L, N, dan ground bila ada) ke listrik PLN, output adaptor (+ dan −) ke LED neon flex. Sambung semua kabel dalam keadaan steker tercabut, tutup terminal input adaptor, dan untuk pemasangan outdoor pakai adaptor yang tahan air atau letakkan di kotak terlindung. Sisi input adaptor bertegangan PLN yang berbahaya, jadi bila ragu serahkan pada teknisi listrik.

Mau jual lampu di toko atau warung?
- Harga grosir mulai Rp2.800/biji
- Belanja Rp300 ribu ke atas dapat harga Reseller, Rp1 juta ke atas harga Grosir. Boleh campur merek & watt
- COD Jawa & Bali tanpa biaya · transfer diskon 5%
Langkah 3: Menyiapkan LED neon flex
Unpack dan unroll
Siapkan LED neon flex dengan unpack dan unroll. Di pasaran sendiri LED neon flex ada yang dijual dengan satuan roll dengan panjang 50 meter, 10 meter atau 5 meter.
LED neon flex mungkin terlihat seperti selang air, namun perlu kehati-hatian karena di dalamnya terdapat kabel kecil dan rangkaian elektronik. Neon flex memang bisa dilengkungkan, tetapi jangan dilipat atau ditekuk lebih tajam dari radius minimum yang tertera di spesifikasinya.
LED neonflex ini akan kuat jika dipasang pada jalur aluminium.

Memotong LED neon flexsesuai dengan kebutuhan
Untuk memotong LED neon flex tidaklah sembarangan, potong di tempat yang sudah disediakan. Biasanya pada LED neon flex terdapat tanda tempat untuk memotong.
Jika pemotongan dilakukan tidak pada tempatnya dapat berakibat LED neon flex tidak akan menyala. Gunakan gunting atau cutter tajam untuk memotong LED neon flex ini. Potong secara lurus dan bersih.
Kalian bisa mempelajari langkah detailnya di artikel >> “Cara Memotong &Menyambung LED neon Flex” di website s-gala.com.
Potong kabel yang tertinggal
Setelah memotong LED neon flex, terkadang terdapat sisa kabel yang tertinggal pada potongan tersebut. Sisa kabel ini dapat dipotong dengan tang potong atau gunting.

Langkah 4: Menempelkan LED neon flex
LED neonflex dapat ditempelkan pada berbagai permukaan seperti kayu, plastik, besi ataupun tembok beton. Untuk kerapian dan ketahanan, kalian dapat menempelkan LED neon flex ke rel aluminium yang dibuat khusus untuk menempelkan LED neonflex.
Namun untuk beberapa permukaan kalian dapat juga menempelkan langsung dengan double tape karena LED neon flex ini memiliki permukaan yang rata.
Jika kalian menggunakan rel aluminium, pastikan juga tidak ada permukaan yang tajam atau menonjol pada rel tersebut seperti baut atau sambungan rel. Karena permukaan yang tajam atau menonjol dapat membuat LED neon flex rusak pada saat ditempel ke rel.

Langkah 5: Menempel LED neon flex ke rel
Yang perlu diperhatikan pada saat memasang atau menempelkan LED neon flex ke rel adalah:
- Tempelkan atau pasang LED neon flex dari ujung dan perlahan dengan menekan LED neon flex dengan menggunakan tangan sampai masuk seluruhnya ke dalam rel.
- Jangan menggunakan palu untuk memasukkan LED neon flex ke dalam rel.
- Jangan memasukkan LED neon flex dari dua ujung secara berbarengan karena dapat membuat LED neon flex melengkung.

Langkah 6: Menyambungkan LED neon flex dengan adaptor
Ada 3 opsi untuk menyambungkan LED neon flex dengan adaptor sesuai dengan peruntukkannya.
Opsi 1: Menggunakan quick connector untuk penggunaan ringan
Yang diperlukan adalah LED neon flex quick connector, end cap, dan heat shrink.
Langkahnya cukup sederhana yaitu sebagai berikut.





Opsi 2: menggunakan soket power untuk penggunaan indoor atau outdoor berat
Yang diperlukan adalah soket power LED neon flex dan pin konektor (yang bergerigi). Langkahnya adalah sebagai berikut.





Opsi 3: Menggunakan penutup dari bawaan pabrik untuk penggunaan outdoor ekstrim pada eksterior bangunan atau jembatan

Sebagai alternatif untuk kondisi outdoor ekstrim kalian dapat menggunakan lampu LED neon flex yang sudah dipasangkan konektor yang dibuat oleh pabrikan yang terdiri dari endcap, silicon, dan heat shrink.
Catatan teknis:
Perhatikan pada saat menghubungkan LED neon flex ke adaptor, ada polaritas + dan -, polaritas ini harus dihubungkan secara benar untuk LED neon flex dapat menyala. Kutub + pada LED neon flex harus disambungkan ke kutub + output pada adaptor begitu juga dengan kutub – pada LED neon flex harus disambungakan ke kutub – output pada adaptor.
Perhatikan pula dua batas panjang. Pertama, total daya LED neon flex tidak boleh melebihi kapasitas adaptor; adaptor yang kelebihan beban akan panas, memutus sendiri, atau cepat rusak. Kedua, tegangan turun (voltage drop) di sepanjang neon flex, sehingga bagian yang jauh dari titik sambungan daya tampak lebih redup atau tidak menyala. Ikuti batas panjang dari pabrikan (sebagai patokan umum, jangan lebih dari 15 meter untuk 1 adaptor atau 1 titik sambungan). Untuk instalasi yang lebih panjang, bagi menjadi beberapa jalur yang masing-masing diberi daya sendiri.


Kode warna secara umum, untuk kabel yang berwarna sama, kalian harus mencari tulisan atau strip pada kabel yang menandakan mana yang kutub + dan –.
Nah, ternyata tidak sulit kan untuk merangkai & memasang LED Neon Flex!
Tertarik menjadikan lampu LED sebagai peluang usaha? Mulailah dari belanja kecil di S-Gala, supplier grosir lampu LED dengan gudang di Bandung. Belanja mulai Rp50 ribu, harga reseller mulai Rp300 ribu, harga grosir mulai Rp1 juta. Toko yang sudah jalan bahkan bisa bikin merek lampu sendiri. Lihat cara mulai jualan lampu atau chat admin di 0812-2276-8892.





