DIY : Cara Membuat Huruf dan Logo dari Neon Flex
Daftar isi (3 bagian)
- Logo dari Neon Flex – Cara Sederhana/Personal Handling
- Buat Polanya
- Print Pola di Atas Kertas Stiker
- Buat Pola Dasar Menggunakan Akrilik / Plat Alumunium
- Membuat Frame Rangka Belakang
- Tempel Background ke Rangka Besi
- Gambar Pola ke Akrilik Berdasarkan Pola di Kertas Stiker
- Potong Neon Flex
- Melekatkan Lampu Neon Flex ke Media Akrilik
- Saatnya Melakukan Tes
- Finishing
- Huruf Timbul dari LED Flex – Menggunakan Mesin /Professional Handling
- Huruf & Logo dari LED Neon Flex
- Pertanyaan yang sering diajukan
- Produk terkait
Topik kali ini masih tentang si lampu yang serbaguna dan digemari oleh masyarakat di berbagai belahan dunia yaitu neon flex. Secara umum ada 2 jenis lampu neon flex, yaitu:
- Neon Flex Tradisional – terbuat dari gelas kaca
- LED Neon Flex

Salah satu fungsi neon flex ini adalah untuk mempercantik ruangan atau bahkan meningkatkan branding. Mengapa bisa? Neon flex ini memiliki kelebihan dengan sifatnya yang fleksibel dan mudah dibentuk.
Meskipun tampilannya sangat cantik dan menarik, tapi ternyata masih banyak lho yang bingung mengenai bagaimana sih caranya membuat huruf dan logo dari Neon Flex? Susah atau gampang ya?
Jangan berkecil hati, ternyata membuat logo dari neon flex tipe LED tidak sesulit itu kok! Wow! Terdengar sangat menarik ya?
Yuk langsung kita simak jawabannya di artikel ini!
Logo dari Neon Flex – Cara Sederhana/Personal Handling
Buat Polanya
Pertama-tama buat terlebih dahulu pola Module / Logo / hurufnya. Apabila kalian bisa menggambar, dapat dibuat dengan kreasi hasil gambar kalian masing-masing juga, lho!
Kalian juga bisa menggunakan aplikasi software misalnya coreldraw atau bisa juga menggunakan Photoshop. JIka menggunakan software, biasanya hasilnya akan lebih presisi.

Print Pola di Atas Kertas Stiker
Untuk memudahkan proses, kalian bisa mencetak atau print hasil pola tulisan / logo pada software di atas kertas stiker. Apa tujuannya?
Jadi, nanti kalian tinggal melepaskan pola stiker dan menyisakan background belakang stiker untuk dijadikan patokan melekatkan Neon Flex. Terbayang kan?

Buat Pola Dasar Menggunakan Akrilik / Plat Alumunium
Kemudian kalian perlu membuat pola dasar background-nya menggunakan akrilik. Selain akrilik, kalian bisa juga menggunakan plat alumunium.

Membuat Frame Rangka Belakang
Langkah selanjutnya adalah membuat frame rangka belakang background menggunakan alumunium/ besi Hollow Galvanis. Untuk besinya bisa dilas terlebih dahulu ya, dengan alat pelindung las (kedok atau kacamata las dan sarung tangan)!

Tempel Background ke Rangka Besi
Tempel background akrilik ke rangka besi menggunakan double tape/lem besi. Kemudian berikan tekanan pada akrilik pelan-pelan ke rangka besi agar menempel dengan sempurna.

Gambar Pola ke Akrilik Berdasarkan Pola di Kertas Stiker
Selanjutnya, salin pola yang ada pada cutting menggunakan spidol ke akrilik yang telah kita siapakan. Jangan lupa juga, bolongi akrilik menggunakan bor untuk tempat memasukkan sambungan kabel Neon flex ke belakang akrilik.

Potong Neon Flex
Peringatan keselamatan: potong dan sambung neon flex hanya saat tidak tersambung ke adaptor atau listrik. Neon flex 12 V/24 V memakai adaptor yang sisi masukannya 220 V, sedangkan neon flex 220 V langsung ke listrik PLN dan hanya boleh dipotong di tanda potong pabrik, disambung dengan konektor bawaannya, dan ujungnya ditutup end cap.
Setelah pola tulisan / logo tergambar pada media akriliknya, kita bisa mulai memasang neonflex. Potong neon flex sesuai kebutuhan dan pola yang sudah dibuat, hanya di tanda potong yang tercetak pada neon flex; memotong di luar tanda itu membuat sebagian segmen LED tidak menyala.

Melekatkan Lampu Neon Flex ke Media Akrilik
Selanjutnya adalah perekatan Lampu Neon Flex ke Media akriliknya. Untuk perekatan, kebanyakan orang merekomendasikan menggunakan lem setan.
Apa itu?
Lem setan adalah sebutan untuk lem cyanoacrylate yang sangat cepat kering dan kuat untuk banyak jenis plastik. Lem ini cocok untuk neon flex berselubung PVC, tetapi kurang menempel pada selubung silikon; untuk neon flex silikon gunakan lem silikon netral atau klip/profil pemegang. Hati-hati, lem setan bisa merekatkan kulit dengan cepat dan uapnya perih di mata, jadi pakai sarung tangan dan kerjakan di ruang berventilasi.

Saatnya Melakukan Tes
Sebelum finishing, jangan lupa test dulu apakah semua lampu menyala dengan baik atau tidak. Gunakan adaptor yang tegangannya sama dengan neon flex (misalnya 12 V) dan dayanya lebih besar dari total watt neon flex, pastikan polaritas positif-negatif benar, serta kabel tertata rapi dan terisolasi agar tidak terjadi korsleting. Untuk papan di luar ruangan, gunakan adaptor tahan air dan sambungan yang tertutup rapat.
Finishing
Tada! Dan ini adalah salah satu karya menggunakan Neon Flex! Elegant dan eye catching!

Untuk video detailnya, kalian bisa menontonnya di video berikut ini :
Huruf Timbul dari LED Flex – Menggunakan Mesin /Professional Handling
Jika dirasa sulit dan kurang rapi, kalian bisa juga membuatnya menggunakan mesin.
Caranya melalui langkah berikut ini:
- Tentukan bentuk & pola dari akrilik yang akan dipakai / diinginkan sebagai media untuk penempelan Neonflex.
- Buat File Desain baik untuk bentuk akrilik sampai gambar dimana neon flex akan direkatkan. Kalian dapat menggunakan aplikasi corel draw.
- Potong akrilik sesuai dengan desain pola yang telah dibuat (lebih mudah menggunakan mesin laser agar bentuknya rapi dan persis sesuai dengan desain pola yang dibuat).
- Rangkai potongan-potongan akrilik yang telah dipotong tersebut menjadi sebuat rangka dasar gambar yang akan direkatkan dengan neon flex.
- Mulai rekatkan led neonflex ke akrilik yang telah disiapkan. Pastikan sambungan kabel positif dan negatif tidak salah.
Untuk video detailnya bisa kalian lihat di video berikut ini :
Mau jual lampu di toko atau warung?
- Harga grosir mulai Rp2.800/biji
- Belanja Rp300 ribu ke atas dapat harga Reseller, Rp1 juta ke atas harga Grosir. Boleh campur merek & watt
- COD Jawa & Bali tanpa biaya · transfer diskon 5%
Huruf & Logo dari LED Neon Flex
Sejak ditemukan dan selama perjalanan si neon flex tradisional ini, ternyata ditemukan banyak kelemahan, misalnya tabung kacanya mudah pecah dan membutuhkan trafo bertegangan sangat tinggi (ribuan volt). Kalian bisa membacanya secara lengkap di artikel >> “Bahaya Neon Flex bagi Kesehatan” di website s-gala.com.
Maka dari itu, LED Flex diciptakan dan banyak digunakan sebagai pengganti neonflex tradisional.
Masih butuh referensi video tutorial membuat huruf dan logo neon flex yang lainnya? Cek di video berikut ini juga ya.
Ternyata SANGAT MUDAH, kan?
Sekian ulasan kali ini, semoga bermanfaat ya! Selamat mencoba!
Ingin punya penghasilan tambahan dari jualan lampu? Mulainya bisa dengan modal kecil. Di S-Gala, minimal belanja Rp50 ribu, harga reseller mulai total belanja lampu LED Rp300 ribu, dan harga grosir mulai Rp1 juta. Harga jual ke pembeli Anda, Anda sendiri yang menentukan. Baca cara mulai jualan lampu atau chat admin di 0812-2276-8892.





