Tutorial Cara Memperbaiki Senter LED Cas
Daftar isi (3 bagian)
- Senter LED Chargeable
- Penyebab Senter LED Cas Rusak
- Senter tidak dapat menyala sama sekali
- Baterai senter tidak dapat diisi ulang
- Baterai senter cepat habis
- Cara Memperbaiki Senter LED Cas
- Langkah 1. Melepas Reflektor
- Langkah 2. Cek Kabel Apakah Ada yang Putus
- Langkah 3. Keluarkan semua komponen
- Langkah 4. Cek Kondisi Baterai
- Langkah 5. Cek Modul Charger
- Langkah 6. Cek Switch / Saklarnya
- Langkah 7. Cek Kondisi LED
- Pertanyaan yang sering diajukan
- Produk terkait
Apakah kalian sudah membaca artikel sebelumnya mengenai Tutorial Cara Memperbaiki Senter LED? Menarik sekali, bukan?
Kali ini S-gala.com akan memberikan informasi lanjutannya nih!
Kalau kemarin kita membahas tutorial memperbaiki senter LED biasa (non-chargeable); nah yang kali ini kita akan membahas penyebab rusaknya senter dengan baterai cas dan cara memperbaiki senter LED cas alias yang bisa diisi ulang.
Senter LED Chargeable
Sama halnya dengan senter LED biasa, senter LED yang bisa diisi ulang pun banyak sekali modelnya namun secara prinsip cara kerjanya sama atau mirip.
Untuk komponennya sendiri sama dengan senter LED biasa namun terdapat tambahan baterai rechargeable dan modul charger untuk mengisi kembali dayanya.
Sebagai contoh kita coba untuk membongkar salah satu senter LED yang bisa diisi ulang dan kita pelajari bagian-bagiannya serta kita coba diagnosa masalah-masalah apa saja yang dapat terjadi.

Sebagai gambaran senter LED yang kita gunakan kali ini adalah senter LED yang dapat di-charge langsung menggunakan listrik PLN 220VAC, menggunakan switch tipe geser dan menggunakan LED dengan daya 10 Watt (berdasarkan tulisan pada wadahnya).

Penyebab Senter LED Cas Rusak
Beberapa masalah yang dapat terjadi pada senter LED yang dapat diisi ulang antara lain:
Senter tidak dapat menyala sama sekali
Troubleshooting :
- Baterai habis dan tidak dapat diisi ulang (bisa dilakukan dengan cara mengganti baterai rechargeable yang baru)
- Switch atau saklar rusak
- Koneksi antar komponen putus
- Lampu led rusak atau putus
- Modul charger rusak sehingga tidak dapat mengisi baterai
Baterai senter tidak dapat diisi ulang
Troubleshooting :
- Baterai rusak
- Modul charger rusak
- Koneksi antar komponen putus
Baterai senter cepat habis
Troubleshooting :
- Baterai sudah tidak baik kondisinya
Mau jual lampu di toko atau warung?
- Harga grosir mulai Rp2.800/biji
- Belanja Rp300 ribu ke atas dapat harga Reseller, Rp1 juta ke atas harga Grosir. Boleh campur merek & watt
- COD Jawa & Bali tanpa biaya · transfer diskon 5%
Cara Memperbaiki Senter LED Cas
Untuk membongkar dan memperbaiki senter LED Cas alias yang bisa diisi ulang ini kalian dapat melihat langkah-langkahnya sebagai berikut:
Peringatan keselamatan: senter yang dicas langsung dari listrik PLN 220 V memakai rangkaian charger tanpa trafo, sehingga komponennya bertegangan berbahaya selama steker tercolok. Selalu cabut senter dari listrik sebelum dibongkar, jangan mengukur atau menyentuh papan charger saat tercolok, dan kosongkan muatan kapasitor sebelum diukur. Bila ragu, serahkan pada teknisi.
Langkah 1. Melepas Reflektor

Pertama yang biasanya dilakukan adalah melepas reflektor dari bodi senter dengan cara memutar berlawanan arah jarum jam bagian depan dari senter (yang terdapat lensa atau kaca) dan untuk bodinya sendiri biasanya terdapat beberapa baut untuk dapat dibuka.
Langkah 2. Cek Kabel Apakah Ada yang Putus

Setelah bodi senter dibuka dapat terlihat komponen-komponen yang digunakan seperti baterai (2 buah), switch, pcb charger, dan LED. Pada tahap ini kalian dapat mengecek kabel-kabelnya apakah ada yang putus atau tidak.
Langkah 3. Keluarkan semua komponen

Setelah itu kalian dapat mengeluarkan semua komponen dari bodi senter untuk memudahkan pengecekan yang lebih detail.
Langkah 4. Cek Kondisi Baterai

Hal pertama yang perlu dicek adalah baterainya, apakah voltase baterai masih dalam keadaan bagus atau tidak.
Untuk senter ini, baterai yang digunakan adalah tipe lead acid (aki kering) 4 V. Dalam keadaan terisi penuh dan sudah didiamkan sebentar, tegangan tiap baterai sekitar 4,2 V. Jika setelah dicas penuh tegangannya tetap di bawah 4 V, kemungkinan besar baterai sudah lemah dan perlu diganti.
Ganti dengan baterai yang tipe dan tegangannya sama. Jangan mengganti baterai lead acid dengan baterai Li-ion tanpa mengganti charger-nya: Li-ion (nominal 3,6–3,7 V, penuh sekitar 4,2 V) wajib diisi lewat modul charger Li-ion yang berproteksi.
Kalian dapat mencari referensi voltase untuk tipe baterai lainnya di mesin pencari karena setiap tipe baterai memiliki karakternya masing-masing.
Langkah 5. Cek Modul Charger

Selanjutnya adalah mengecek modul charger, karena baterai yang digunakan adalah tipe lead acid, maka sistem pengisian untuk baterai ini sangat sederhana.
Pengisiannya cukup dengan arus kecil yang dibatasi, disesuaikan dengan baterainya.
Jika dilihat komponen yang digunakan hanya :
- Diode bridge untuk membuat arus searah
- Beberapa resistor untuk membagi arus dan voltase
- LED untuk indikator pengecasan
- Kapasitor di sisi masukan; pada banyak senter cas yang dicas langsung ke PLN, kapasitor ini berfungsi sebagai penurun tegangan (pembatas arus) dari listrik PLN, bukan sekadar filter
Kalian dapat mengecek satu per satu komponen tersebut dengan multimeter dalam keadaan senter tercabut dari listrik dan kapasitor sudah dikosongkan, atau secara fisik jika ada komponen yang terbakar.
Langkah 6. Cek Switch / Saklarnya

Setelah itu kalian cek switch atau saklarnya dengan menggunakan multimeter apakah pada saat on, koneksi yang dihasilkan oleh switch baik atau tidak.
Jika dilihat pada gambar, switch ini menggunakan switch tipe geser dengan 3 posisi, yaitu mati, on (redup), on (terang).
Untuk membuat LED lebih redup nilai resistor yang digunakan akan lebih besar.
Langkah 7. Cek Kondisi LED

Terakhir adalah mengecek lampu LED-nya, bisa dengan multimeter pada mode uji dioda, atau dengan sumber listrik DC sekitar 3 V yang arusnya dibatasi (misalnya lewat resistor seri). Jangan menyambung LED langsung ke sumber listrik tanpa pembatas arus karena LED bisa rusak.
Setelah semua langkah dilakukan dan perbaikan sudah dilakukan, kalian tinggal merakit kembali senternya dan mengetes semua fungsi telah berjalan dengan baik.
Nah, semakin seru bukan pembahasan mengenai senter ini?
Jangan lupa untuk mampir ke artikel lainnya di blogpost www.s-gala.com ya! Cek juga Tutorial Cara Memperbaiki Senter LED Biasa (Non-chargeable) supaya makin banyak tahu!
Ingin stok lampu LED untuk dijual lagi? Di S-Gala, Anda bisa belanja mulai 1 biji dengan harga ecer; harga reseller dan grosir berlaku sesuai total belanja. Kirim ke seluruh Indonesia, COD untuk Jawa & Bali. Cek harga grosir lampu LED atau tanya admin S-Gala lewat WhatsApp.



