Langsung ke isi
Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB Sen–Sab 08–17 WIB COD Jawa & Bali · luar Jawa-Bali transfer diskon 5% 0812-2276-8892
S-Gala
Lampu Emergency

Haruskah Mematikan Alat Elektronik Saat Hujan?

Daftar isi (2 bagian)
  1. Mematikan Alat Elektronik Saat Hujan Petir
  2. 1. Sekring tidak bisa menyelamatkan alat elektronik dari lonjakan listrik akibat petir.
  3. 2. Adanya lonjakan listrik ketika petir menyambar di dekat tiang listrik.
  4. 3. Hindari menggunakan perangkat elektronik ini karena berpotensi menimbulkan bahaya.
  5. Kesimpulan
  6. Produk terkait
Cover Mematikan Alat Listrik Saat Hujan

Saat sedang turun hujan besar terutama yang disertai petir, apakah kalian mematikan dan mencabut alat elektronik di rumah?

Atau tidak peduli dan tetap menggunakannya seperti biasa saat tidak hujan?

Katanya, kalau Anda tetap menyalakan alat elektronik seperti televisi, bisa-bisa tersambar petir dan alhasil merusak alat elektronik itu sendiri.

Nah, sebenarnya penting nggak sih untuk mencabut semua alat elektronik dari stop kontak saat terjadi hujan petir?

Mitos atau fakta sih?

Nah, kali ini S-gala.com akan mengajak kalian untuk mengupas fenomena ini.

Simak informasinya sampai selesai ya!

Mematikan Alat Elektronik Saat Hujan Petir

Berikut penjelasan secara ilmiah apakah mematikan televisi dan perangkat elektronik lain ada hubungannya dengan turunnya hujan dan petir.

1. Sekring tidak bisa menyelamatkan alat elektronik dari lonjakan listrik akibat petir.

Pelindung lonjakan arus (sekring) dibuat untuk melindungi dari lonjakan kecil di jaringan listrik.

Sesungguhnya, alat ini mampu mengurangi lonjakan listrik sebelum mencapai perangkat, tetapi tidak dirancang untuk melindungi barang-barang dari lonjakan listrik besar akibat sambaran petir.

Hal yang bisa melindungi perangkat saat badai petir adalah pelindung atau penekan lonjakan arus di seluruh rumah (whole-house surge protectors), namun harganya lebih mahal.

2. Adanya lonjakan listrik ketika petir menyambar di dekat tiang listrik.

Sambaran petir ke alat elektronik

Sambaran petir di dekat tiang listrik setempat bisa menyebabkan lonjakan listrik melalui saluran listrik, sehingga kita harus mencabut perangkat elektronik.

Walaupun lonjakan listrik jarang terjadi, namun sebaiknya perangkat elektronik tetap dicabut, seperti TV atau konsol game.

Untuk kulkas tidak perlu kamu matikan, agar bahan makanan tidak mengalami pembusukan.

Sambaran petir yang menyerang alat elektronik ini bisa menyebabkan konsleting listrik lho!

3. Hindari menggunakan perangkat elektronik ini karena berpotensi menimbulkan bahaya.

Hindari menggunakan atau menyentuh perangkat elektronik yang berkabel, seperti pemanggang roti, blender, atau mixer.

Ini berlaku juga untuk komputer, televisi, serta telepon rumah.

Perangkat elektronik yang dicolokkan ke dinding atau terkoneksi ke pipa (seperti mesin pencuci piring) berpotensi berbahaya, karena petir bisa menyambar hingga jarak 10 mil (atau 16 km).

Kesimpulan

Dari penjelasan singkat di atas, dapat kitatarik kesimpulan bahwa BENAR kalau alat elektronik ada hubungannya dengan hujan dan petir.

Memang lonjakan listrik jarang terjadi,tapi potensi itu tetap ada.

Apalagi kalau rumahmu tidak dilengkapi dengan tiang penangkal petir, jadi sebaiknya cabut berbagai alat listrik dan alat elektronik yang kalian punya saat terjadi hujan petir, ya!

Selain itu hindari penggunaan perangkat elektronik, seperti komputer, laptop, mesin cuci, mesin pengering, telepon berkabel, dan lainnya yang terhubung dengan stop kontak listrik.

Lengkapi rumah dengan pelindung lonjakan arus seluruh rumah dan jangan gunakan telepon seluler selama hujan petir.

Hindari diri dari jendela, pintu, beranda, dan beton, karena berbaring di lantai beton atau bersandar di dinding beton berpotensi berbahaya.

Tips tidak tersambar petir

Sediakan juga spare part berbagai alat listrik seperti saklar, stop kontak, lampu, dan kabel listrik di rumah. Supaya kalian bisa segera mengganti barang-barang tersebut ketika sudah mulai tidak berfungsi dengan baik atau rusak.

Jangan sekali-sekali membiarkan dan terus menggunakan alat listrik yang sudah tidak layak pakai ya, karena bahaya!

Kalian bisa mendapatkan berbagai produk lampu dan alat listrik dengan harga murah tapi kualitas tinggi hanya di S-gala.com.

Barang S-Gala berasal dari pabrik mitra, jadi cocok juga untuk dijual kembali kalau kalian mau mulai berbisnis.

Untuk Anda yang ingin menjual lampu, S-Gala menyediakan harga ecer, reseller, dan grosir. Harga reseller berlaku mulai total belanja lampu LED Rp300 ribu, grosir mulai Rp1 juta, dan watt maupun merek boleh dicampur. Pembayaran COD tersedia untuk Jawa & Bali. Selengkapnya di cara mulai jualan lampu atau lewat WhatsApp admin 0812-2276-8892.

Produk terkait

Lihat semua Lampu emergency

Baca juga