Langsung ke isi
Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB Sen–Sab 08–17 WIB COD Jawa & Bali · luar Jawa-Bali transfer diskon 5% 0812-2276-8892
S-Gala
Lampu LED

Informasi Tentang Rangkaian Lampu Baca LED

Daftar isi (1 bagian)
  1. Rangkaian Lampu Baca LED
  2. Rangkaian seri
  3. Rangkaian parallel
  4. Rangkaian gabungan
  5. Rangkaian lampu baca LED model bohlam di pasaran
  6. Pertanyaan yang sering diajukan
  7. Produk terkait
Cover Rangkaian Lampu Baca LED

Rangkaian lampu belajar LED pada umumnya sama atau mirip dengan rangkaian lampu LED biasanya, yang membedakan hanyalah bentuk casingnya saja yang dibuat dengan tujuan sebagai lampu baca.

Bergantung pada watt atau dayanya, lampu LED yang digunakan pada rangkaian tentunya akan lebih dari satu chip LED.

Chip LED ini dapat dirangkaikan secara seri, parallel, atau gabungan antara seri dan parallel.

LED chip untuk lampu baca

Namun sebelum kita masuk kedalam rangkaian LED, ada baiknya kita mengetahui beberapa hal yang umum tentang chip LED, diantaranya adalah:

  1. Chip LED hanya bekerja pada arus searah atau DC. Sehingga setiap chip LED memiliki polaritas positif dan negatif yang pemasangannya juga harus sesuai dengan polaritasnya.
  2. Setiap chip LED memiliki operasional voltase dan kuat arus tertentu untuk bekerja secara optimal. Voltase dan kuat arus operasional ini bisa berbeda-beda bergantung dari jenis chip LED yang digunakan, warna yang dihasilkan, dan ukuran dari chip LEDnya. Namun untuk memastikan voltase dan kuat arus operasional yang dibutuhkan oleh setiap chip LED, kita harus merujuk pada datasheet yang dikeluarkan oleh manufaktur chip LED tersebut.
  3. Karena setiap chip LED memiliki voltase dan kuat arus operasional masing-masing dan sumber listrik yang tersedia biasanya tidak selalu pas dengan voltase tersebut, biasanya pada rangkaian ditambahkan resistor yang dirangkaikan secara seri dengan chip LED. Resistor ini membatasi arus yang mengalir ke chip LED sekaligus menanggung selisih tegangan antara sumber listrik dan tegangan kerja LED, sehingga chip LED tidak rusak karena arus berlebih.

Rangkaian Lampu Baca LED

Setelah mengetahui beberapa hal umum mengenai chip LED, mari kita bahas mengenai rangkaian LED yang dapat dirangkai:

Rangkaian seri

Rangkaian lampu baca seri
Gambar rangkaian LED seri

Pada rangkaian seri chip LED di rangkaian secara berderet pada jalur yang sama. Kaki positif chip LED dihubungkan pada kaki negatif chip LED dan chip LED bagian ujung dihubungkan dengan sumber listrik DC.

Kelebihan dari rangkaian ini adalah kesederhanaannya dan mudah untuk dirangkaikan.

Kekurangannya adalah jika ada salah satu chip LED yang mati, maka membuat rangkaian listrik menjadi putus dan menyebabkan semua LED juga mati.

Rangkaian parallel

Rangkaian lampu baca paralel
Gambar rangkaian LED parallel

Pada rangkaian LED parallel, setiap chip LED dirangkaikan pada jalur listrik yang berbeda.

Masing-masing kaki positif chip LED dihubungkan dengan sumber listrik positif dan masing-masing kaki negatif chip LED dihubungkan dengan sumber listrik negatif.

Pada rangkaian paralel, sebaiknya setiap chip LED diberi resistor sendiri. Tegangan kerja tiap chip LED tidak persis sama, sehingga bila beberapa LED paralel hanya memakai satu resistor bersama, LED dengan tegangan kerja terendah menarik arus paling besar dan lebih cepat rusak.

Kelebihan dari rangkaian ini adalah jika salah satu chip LED mengalami kerusakan, maka tidak mempengaruhi chip LED yang lain (chip LED yang lain akan tetap dapat menyala).

Kekurangan dari rangkaian ini adalah lebih rumit daripada rangkaian seri karena membutuhkan jalur listrik yang lebih banyak daripada rangkaian seri.

Rangkaian gabungan

Rangkaian lampu baca LED gabungan seri paralel
Gambar rangkaian gabungan seri dan parallel LED

‍

Pada rangkaian ini, chip LED di rangkaian seri dan menjadi satu segmen, dan setiap segmen dihubungkan secara parallel, hal ini membuat jika salah satu chip LED mati, hanya akan membuat mati satu segmen saja, sedangkan segmen yang lain akan tetap dapat menyala.

Rangkaian ini biasanya terdapat pada LED strip.

Rangkaian ini juga memungkinkan kalian untuk memotong LED strip pada setiap segmennya.

Rangkaian lampu baca LED model bohlam di pasaran

Rangkaian lampu baca LED model bohlam
Gambar rangkaian listrik pada lampu LED model bohlam

Jika kalian membongkar lampu LED model bohlam atau model lainnya yang ada di pasaran, rangkaian listriknya agak sedikit berbeda.

Pertama karena dihubungkan langsung dengan listrik PLN 220VAC, maka diperlukan bridge rectifier (rangkaian/ic penyearah) untuk membuat arus listrik menjadi DC.

Selain rangkaian penyearah terdapat juga filter untuk mengurangi noise listrik. Filter ini berupa kapasitor dan resistor.

Keluaran dari bridge rectifier ini berupa tegangan DC tinggi, sekitar 300 V (puncak dari tegangan 220–230 V AC adalah sekitar 311–325 V). Untuk menyederhanakan rangkaian, pabrikan lampu menggunakan IC LED driver untuk mengatur arus yang diperlukan untuk menyalakan chip LED.

Peringatan keselamatan: jangan membongkar atau menyentuh papan lampu LED model bohlam selagi terpasang di fitting yang bertegangan. Papan dan kapasitornya bertegangan tinggi (sekitar 300 V DC) dan kapasitor bisa masih menyimpan muatan sesaat setelah lampu dicabut. Cabut lampu dari fitting, tunggu beberapa menit, dan kosongkan kapasitor sebelum menyentuh atau mengukur komponennya.

Chip LED dirangkaikan secara seri yang jumlahnya bergantung pada watt lampunya.

Tentunya sama dengan sifat rangkaian seri, jika salah satu chip LED rusak, maka membuat keseluruhan chip LED menjadi mati.

Lampu baca LED portable

Lalu bagaimana dengan lampu baca LED? Tentunya rangkaian yang digunakan memakai prinsip yang sama.

Chip LED akan dirangkaian secara seri atau parallel, bergantung kebutuhan dan desainnya. Untuk sumber listriknya pun ada yang menggunakan adaptor dengan keluaran arus DC, atau ada juga yang menggunakan bohlam LED yang terdapat dipasaran sehingga dapat dihubungkan langsung dengan sumber listrik PLN.

Sekian penjelasan tentang rangkaian lampu belajar LED kali ini. Semoga bermanfaat & jangan lupa share artikel ini ya!

Ingin punya penghasilan tambahan dari jualan lampu? Mulainya bisa dengan modal kecil. Di S-Gala, minimal belanja Rp50 ribu, harga reseller mulai total belanja lampu LED Rp300 ribu, dan harga grosir mulai Rp1 juta. Harga jual ke pembeli Anda, Anda sendiri yang menentukan. Baca cara mulai jualan lampu atau chat admin di 0812-2276-8892.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda rangkaian LED seri dan paralel?
Pada rangkaian seri, chip LED berderet dalam satu jalur: sederhana, tetapi bila satu chip mati semuanya padam. Pada rangkaian paralel, tiap chip punya jalur sendiri sehingga chip lain tetap menyala bila satu rusak, tetapi butuh jalur lebih banyak dan sebaiknya resistor untuk tiap LED.
Kenapa rangkaian LED perlu resistor?
Chip LED butuh tegangan dan arus kerja tertentu sesuai datasheet-nya. Resistor yang dipasang seri membatasi arus dan menanggung selisih tegangan bila tegangan sumber lebih tinggi dari tegangan kerja LED.
Bagaimana lampu LED bohlam bisa menyala dari listrik PLN?
Bridge rectifier menyearahkan listrik AC 220 V menjadi DC sekitar 300 V, filter kapasitor meredam noise, lalu IC LED driver mengatur arus ke chip LED yang dirangkai seri. Karena tegangannya tinggi, papan lampu tidak boleh disentuh saat terpasang.
Kenapa LED strip bisa dipotong per segmen?
LED strip memakai rangkaian gabungan: beberapa chip LED diseri menjadi satu segmen, lalu segmen-segmen itu diparalel. Memotong tepat di batas segmen tidak memutus segmen lain, sehingga sisanya tetap menyala.

Produk terkait

Lihat semua Lampu LED

Baca juga