Cara Praktis dan Termudah Membuat Lampu Sorot Jarak Jauh
Daftar isi (2 bagian)
Lampu Sorot LED
Lampu sorot atau lampu tembak merupakan lampu yang sudah umum digunakan dan dikenal masyarakat.
Kegunaan dari lampu sorot sendiri beragam, ada yang untuk keperluan panggung seperti pada konser musik, ada yang untuk keperluan keamanan seperti pada lampu sorot untuk pesawat terbang dan kapal laut, untuk keperluan memperindah ruangan seperti pada lampu sorot taman, dan sebagainya.
Produk lampu sorot yang ditawarkan juga beragam, mulai dari yang paling murah dan yang paling mahal, yang memiliki daya rendah sampai yang memiliki daya tinggi.
Kemampuan bertahannya pun bermacam-macam, tergantung pada lampu yang dipakainya.
Biasanya lampu yang memiliki daya tahan paling lama adalah lampu dengan jenis LED.

Lampu jenis Led ini memiliki banyak keunggulan antara lain :
- Ramah lingkungan
- Memiliki usia pemakaian yang panjang
- Cahaya yang dihasilkan terang
- Konsumsi daya yang rendah
- Hemat energi listrik
Meskipun memiliki banyak keunggulan, namun lampu sorot LED juga memiliki kekurangan, yaitu cahaya chip LED memancar lebar sehingga perlu lensa atau reflektor agar terfokus, serta perlu pendingin (heatsink) yang baik.
Namun dibandingkan kelemahannya, lampu LED ini memiliki lebih banyak keunggulan yang membuatnya banyak diminati oleh masyarakat Indonesia.
Jenis lampu sorot juga beragam. Ada lampu sorot khusus indoor dan lampu sorot khusus outdoor.
Lampu sorot outdoor biasanya memiliki rating IP65, artinya kedap debu dan tahan semburan air dari segala arah, termasuk hujan. Rating IP tidak mengukur ketahanan terhadap panas; untuk itu lihat suhu kerja yang tertera di spesifikasi lampu.
Membuat Lampu Sorot Sendiri
Jika ingin memiliki lampu sorot dengan spesifikasi tertentu yang sulit ditemukan di pasaran, maka dapat kalian coba untuk buat lampu sorot jarak jauh sendiri.
Dengan merakit lampu sorot sendiri, lampu dan bahan tentunya dapat kalian pilih dan atur sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan lampu yang sesuai dengan keinginan.
Caranya pun ternyata tidak sulit loh teman-teman!
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyediakan alat dan bahan yang dibutuhkan.
Jika tidak memilikinya, tenang saja. Alat dan bahan ini dijual di toko elektronik loh, atau dapat juga dibeli di toko online (market place).
Alat dan bahan untuk membuat lampu sorot
Bahan yang dibutuhkan
Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam membuat lampu tembak atau lampu sorot adalah :

- Lampu SMD LED 10 watt dengan tegangan 12 Volt. Di sini yang dipakai adalah 2 lampu SMD LED. Satu LED 10 W 12 V menarik arus sekitar 0,8–0,9 A, jadi dua LED butuh sekitar 1,7–1,8 A.
- Alumunium pendingin atau yang biasa disebut dengan heatsink. Belilah yang cukup tebal dan bersirip lebar, karena heatsink bertugas membuang panas dari chip LED; LED 10 W tidak boleh dinyalakan lama tanpa heatsink. Oleskan pasta pendingin (thermal paste) di antara LED dan heatsink. Tujuannya adalah agar lampu sorot menjadi lebih awet dan usia pemakaiannya lebih panjang.
- 4 baut untuk mengencangkan lampu
- 2 buah resistor 2,2 Ohm (2 watt) sebagai pembatas arus. Nilai yang tepat bergantung pada tegangan adaptor dan arus LED: R = (V adaptor − V LED) ÷ arus LED, dan daya resistor = arus² x R. Resistor yang lebih kecil membuat arus dan panas LED naik, sedangkan resistor lebih besar (misal 3 ohm) membuat cahaya sedikit lebih redup tetapi LED lebih awet. Pilih rating watt resistor sekitar dua kali daya hasil hitungan.
- Kabel tunggal kecil berukuran pendek.
- Adaptor 12 V DC ber-SNI dengan kemampuan arus di atas total arus LED (untuk dua LED 10 W, minimal sekitar 2 A)
Alat yang dibutuhkan
Untuk alat yang dibutuhkan untuk membuat lampu tembak atau lampu sorot adalah:
- Gunting
- Obeng
- Solder dan timah
Cara Membuat Lampu Tembak / lampu sorot
Setelah semua bahan dan alat sudah siap, saatnya kita merakit lampu sorot sendiri.
Pertama-tama, satukan kedua resistor dengan solder dan timah. Lilit sedikit salah satu kaki resistor dengan kaki resistor lainnya, lalu solder dengan timah.
Selanjutnya adalah memasang Led chip pada heat sink menggunakan obeng.
Posisikan lampu yang sebelah kiri minus dan sebelah kanan plus. Kedua lampu harus sesuai posisinya.


Setelah itu satukan kaki resistor dengan lampu Led dengan kutub min atau negatif (menyambungkan kedua Led dari kutub min atau negatif ke kutub negatif lampu led lainnya).
Dapat juga dipasang pada kutub positif. Yang penting polaritasnya jangan sampai terbalik: positif adaptor ke positif LED dan negatif ke negatif, karena bila terbalik lampu tidak menyala atau rusak. Bila dua LED dipasang paralel, sebaiknya masing-masing LED mendapat resistor sendiri agar arusnya terbagi rata.

Jangan lupa saat memasangnya sekalian dirapihkan ya! Agar lampu terlihat lebih rapih.
Gunting kabel tunggal kecil seukuran heat sink. Sambungkan kabel pada kutub positif masing-masing lampu dengan timah dan solder.

Sambungkan adaptor pada rakitan lampu seperti pada gambar dibawah ini.

Jika adaptor sudah dialiri listrik maka lampu akan menyala. Jangan menatap langsung LED 10 W yang menyala dari dekat, dan periksa suhu heatsink setelah beberapa menit: bila terlalu panas untuk dipegang, heatsink-nya kurang besar.
Jika ingin cahaya dapat difokuskan, kalian dapat menambahkan lensa cembung atau reflektor dan menempatkan LED di titik fokusnya agar cahayanya terarah.
Sekian informasi mengenai cara membuat lampu sorot atau lampu tembak sendiri, semoga bermanfaat ya!
Atau segera hubungi CS kami untuk penjelasan lebih rinci.





