Langsung ke isi
Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB Sen–Sab 08–17 WIB COD Jawa & Bali · luar Jawa-Bali transfer diskon 5% 0812-2276-8892
S-Gala
Lampu LED

Manfaat Lampu UV untuk Kolam dan Akuarium

Daftar isi (1 bagian)
  1. Kelebihan dan Kekurangan Lampu UV untuk Kolam dan Akuarium
  2. Kelebihan lampu UV
  3. Kekurangan lampu UV
  4. Produk Lampu UV untuk Kolam dan Akuarium
  5. Cara Penggunaan Lampu UV untuk akuarium dan kolam
  6. Pertanyaan yang sering diajukan
  7. Produk terkait
Lampu UV untuk kolam

Seperti yang kita ketahui, lampu sinar UV memiliki banyak manfaat dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satunya adalah kegunaan untuk sterilisasi barang, udara maupun air.

Lampu sinar UV ini ternyata sangat berguna bagi orang-orang yang memiliki hobi ternak ikan, karena lampu sinar UV ini dapat memberikan efek yang baik bagi kesehatan ikan maupun biota air lainnya yang berada dalam kolam ikan atau akuarium tersebut.

Gambar kolam ikan koi
Gambar kolam koi

Ada beberapa faktor penting yang harus diperhatikan bagi para penggemar ikan pada saat memelihara ikan dalam kolam maupun di dalam akuarium.

Salah satunya adalah air, dimana air yang menjadi media ikan untuk hidup dan berkembang harus bersih sehingga ikan dapat tumbuh dengan baik.

Jika air keruh atau air hijau karena terlalu banyak jamur dan lumut, tentunya kolam ikan tidak enak dilihat dan kotor.

Butuh bantuan beberapa jenis ikan seperti ikan sapu-sapu untuk menghilangkan lumut pada kolam.

Ikan dapat tumbuh sehat dan berkembang biak dengan baik apabila air yang digunakan bebas dari bakteri, virus, jamur dan lain-lain.

Jika di dalam air tersebut banyak mengandung bakteri, virus atau jamur maka dapat dikatakan akan berpengaruh pada kesehatan ikan dan juga masa hidup ikan tersebut akan pendek.

Oleh karena itu diperlukan tindakan sterilisasi pada air kolam ikan maupun pada akuarium.

Pada umumnya tindakan sterilisasi air tersebut dilakukan dengan cara pemasangan filter.

Filter yang umum digunakan ada 3 yaitu filter fisik seperti japmate, busa atau dakron yang biasanya ada di dalam filter box.

Kedua bisa menggunakan filter biologi seperti bioring, bio ball, batu zeolit.‍

Ketiga menggunakan filter kimia seperti karbon aktif yang berasal dari batok kelapa. Klorin bukan media filter: klorin beracun bagi ikan, sehingga air PAM yang mengandung klorin harus diendapkan atau dinetralkan dulu sebelum masuk kolam atau akuarium.

Namun karena lampu sinar UV ini dikenal sebagai desinfektan yang ampuh maka saat ini banyak digunakan untuk mensterilisasi air yang berada dalam kolam ikan atau akuarium.

Gambar Akuarium dengan lampu UV

Berikut merupakan manfaat dan efek pemasangan lampu UV untuk kolam ikan ataupun akuarium adalah :

  • Membunuh bakteri dalam air
  • Membunuh virus yang dapat menyebabkan ikan sakit
  • Membasmi spora jamur yang melayang di air (jamur yang sudah menempel di tubuh ikan tidak terkena sinar UV dan perlu diobati terpisah)
  • Mengatasi dan mencegah algae yang terdapat dalam air akuarium atau kolam yang biasanya menyebabkan air kolam atau akuarium menjadi keruh atau kehijauan
  • Mengurangi jumlah kuman penyakit di air sehingga risiko ikan tertular berkurang; ikan yang sudah sakit tetap perlu diobati

Namun ada beberapa hal yang perlu kalian ketahui, yaitu kelebihan dan kekurangan lampu UV dalam sterilisasi air kolam atau akuarium.

Kelebihan dan Kekurangan Lampu UV untuk Kolam dan Akuarium

Kelebihan lampu UV

Kelebihan lampu UV jika digunakan pada kolam dan akuarium adalah sebagai berikut ini :

  • Efektif membunuh sebagian besar mikroorganisme di air yang melewati lampu, asalkan air cukup jernih, alirannya tidak terlalu deras, dan daya lampunya sesuai. Mikroorganisme yang menempel di dinding, dasar, atau media filter tidak terkena sinar UV.
  • Lampu UV lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan klorin dan mencegah adanya peristiwa overdosis yang dapat mempengaruhi ikan.
  • Sterlisasi menggunakan lampu UV tidak menyebabkan perubahan molekul ataupun warna pada air, tidak seperti klorinasi.
  • Lebih ekonomis dan terjangkau, karena tidak memakan daya yang besar.
  • Perawatannya sederhana karena 1 lampu UV dapat bekerja efektif selama kurang lebih 1 tahun. Setelah itu lampu perlu diganti walaupun masih menyala, karena pancaran UV-nya melemah. Selongsong kacanya juga perlu dibersihkan rutin.

Kekurangan lampu UV

Walaupun memiliki banyak kelebihan, penggunaan lampu UV untuk akuarium dan kolam juga ternyata memiliki dampak negatif, yaitu :

  • Air yang digunakan harus dijernihkan terlebih dahulu karena jika tidak akan mengganggu efektivitas kinerja dari lampu UV tersebut.
  • Karena lampu UV memerlukan daya, maka sistem tidak akan bekerja apabila terjadi konslet atau mati lampu.
  • Sinar UV-C berbahaya bagi mata dan kulit, dan perangkatnya bertegangan listrik di dekat air, sehingga pemasangannya harus benar.

Memasang lampu UV pada kolam ataupun akuarium harus diperhatikan.

Kita tidak bisa hanya langsung install lampu UV begitu saja, ada perhitungan dan tata caranya.

Sebagai patokan kasar, daya lampu UV sekitar 4 watt untuk setiap 1 ton (1.000 liter) air. Patokan tiap pabrikan bisa berbeda, jadi cek juga tabel kapasitas pada kemasan.

Bila kalian mempunyai kolam dengan kapasitas air 7 ton, maka kalian membutuhkan minimal 28 watt.

Namun disarankan untuk memilih daya lampu UV yang lebih besar dari kebutuhkan kolam atau akuarium dibandingkan lebih sedikit dari kebutuhan.

Agar proses sterilisasi dapat berjalan secara maksimal.

Lampu UV untuk kolam atau akuarium sendiri mempunyai 2 tipe yang pertama yaitu submersible UV lamp atau biasa disebut dengan lampu UV yang dicelupkan di chamber.

Lampu UV submersible atau lampu UV celup
Lampu UV submersible atau lampu UV celup

Yang kedua berbentuk tabung dimana aliran air dimasukkan ke dalam tabung tersebut dan didalam tabung tersebut sudah terpasang lampu UV untuk sterilisasi sehingga ada 2 aliran in dan out untuk airnya.

Lampu submersible atau lampu UV celup lebih sering digunakan karena instalasi dan perawatannya lebih mudah dibandingkan dengan yang berbentuk tabung.

Lampu UV berbentuk tabung yang didalamnya sudah ada lampu UV dan memiliki 2 aliran air in-out dari tabung
Lampu UV berbentuk tabung yang didalamnya sudah ada lampu UV dan memiliki 2 aliran air in-out dari tabung

Produk Lampu UV untuk Kolam dan Akuarium

Berikut beberapa produk lampu UV yang bisa kalian gunakan untuk mensterilisasi kolam dan akuarium kalian.

Lampu UV merk takari 5 , 7, 9, 11 watt

Gambar UV lampu untuk kolam merk TAKARI
Gambar UV lampu untuk kolam merk TAKARI

Spesifikasi lampu UV merk TAKARI :

  • Bentuk : tabung celup
  • Berat : 300 gr
  • Daya 5, 7, 9 dan 11 watt
  • Kinerja lampu mencapai 10.000 jam
  • Panjang kabel 110 cm
  • UKURAN XS = 5 watt = P17,5cm + D 1,8cm (200 liter – 700 liter air)
    UKURAN S =7 watt = p 19.5cm + D 1.8cm (350 liter – 950 liter air)
    UKURAN M =9 watt = P 23.5cm + D 1.8cm (400 liter – 1250 liter air)
    UKURAN L =11 watt = P 27cm + D 1.8cm (500 liter – 1450 liter air)

Lampu UV merk Yang 5, 9, 11,15, 25, 45 watt

Gambar lampu UV merk YANG 25 watt
Gambar lampu UV merk YANG 25 watt

Spesifikasi lampu UV merk YANG ini adalah sebagai berikut :

  • Bentuk : tabung celup
  • Hemat listrik, eco 6%
  • Daya 5 watt , berat 640 gr, panjang 18 cm ; voltage 220v 50Hz
  • Daya 9 watt, berat 750 gr, panjang 23 cm ; voltage 220v 50Hz
  • Daya 11 watt, berat 850 gr, panjang 28 cm ; voltage 220v 50Hz
  • Daya 15 watt, berat 950gr, panjang 30 cm ; voltage 220v 50Hz
  • Daya 25 watt, berat 1.2 kg, panjang 34 cm ; voltage 220v 50Hz
  • Daya 45 watt, berat 1.3 kg, panjang 43 cm ; voltage 220v 50Hz

Cara Penggunaan Lampu UV untuk akuarium dan kolam

Untuk penggunaan dan pemasangan lampu UV ini memerlukan teknik khusus.

Meskipun lampu UV ini sangat baik untuk perkembangan ikan namun kita tidak bisa langsung menyinari lampu UV tersebut secara langsung mengenai ikan, karena sinar UV-C dapat merusak ikan dan mata. Jangan pernah menatap lampu UV yang menyala, termasuk saat mengecek apakah lampu masih hidup; lihat dari lampu indikator atau jendela pengintip yang disediakan.

Oleh karena itu berikut cara memasang lampu UV pada kolam atau akuarium.

  1. Tempatkan lampu uv pada wadah yang terpisah ataupun bisa menggunakan wadah khusus.
  2. Penempatan lampu ini bisa disesuaikan. Bisa ditaruh pada awal filter ataupun akhir filter.
  3. Pastikan lampu UV terendam air 1,5 – 2 cm agar proses sterilisasi air dapat berjalan maksimal.
  4. Usahakan cahaya dari lampu UV ini tidak mengenai media biologis secara langsung, karena dikawatirkan akan membunuh bakteri pengurai.
  5. Gunakan penutup pada wadah lampu ultraviolet, fungsinya untuk menghindari kontak mata secara langsung dengan sinar dari lampu UV ini.
  6. Cabut steker sebelum memasang, membersihkan, atau mengangkat lampu UV dari air. Colokkan ke stop kontak yang terlindung dari cipratan, dan bila memungkinkan pasang pengaman arus bocor (ELCB/RCBO) untuk peralatan listrik kolam.
  7. Lampu UV Sterilizer tidak perlu dinyalakan selama 24 jam berturut-turut karena tidak efisien dalam hal biaya listrik. Lampu UV sebaiknya digunakan selama 2 jam sehari, dan dapat ditingkatkan intensitas waktunya apabila kualitas air memburuk.

Sekian artikel mengenai penjelasan manfaat, kegunaan, dan juga bagaimana cara pemasangan lampu UV yang baik dan benar.

Semoga bermanfaat ya!

Jangan lupa untuk membaca artikel bermanfaat lainnya di S-gala.com!

Atau segera hubungi CS kami untuk penjelasan lebih lanjut.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa manfaat lampu UV untuk kolam ikan?
Lampu UV (sterilizer) membunuh atau melemahkan bakteri, virus, spora jamur, dan alga yang melayang di air yang melewatinya, sehingga air hijau berkurang dan risiko ikan tertular penyakit menurun.
Berapa watt lampu UV untuk kolam?
Patokan kasarnya sekitar 4 watt per 1.000 liter air, misalnya kolam 7 ton butuh minimal sekitar 28 watt. Lebih baik sedikit di atas kebutuhan, dan cek juga tabel kapasitas dari pabrikan lampu.
Apakah lampu UV bisa menyembuhkan ikan yang sakit?
Tidak secara langsung. Sinar UV hanya bekerja pada air yang melewati lampu, jadi jamur atau penyakit yang sudah menempel di tubuh ikan tetap perlu diobati.
Apakah sinar lampu UV berbahaya?
Ya. Sinar UV-C bisa merusak mata, kulit, dan ikan, jadi lampu harus tertutup di wadah atau tabung khusus dan tidak boleh ditatap. Cabut steker sebelum membersihkan atau mengangkat lampu dari air.
Kapan lampu UV kolam perlu diganti?
Umumnya setelah sekitar setahun pemakaian. Setelah itu pancaran UV-nya melemah walaupun lampu masih tampak menyala.

Produk terkait

Lihat semua Lampu LED

Baca juga