Langsung ke isi
Senin–Sabtu, 08.00–17.00 WIB Sen–Sab 08–17 WIB COD Jawa & Bali · luar Jawa-Bali transfer diskon 5% 0812-2276-8892
S-Gala
Edukasi

Apa Itu Regulator Gas Otomatis?

Daftar isi (1 bagian)
  1. Regulator Gas Otomatis
  2. Cara Kerja Regulator Gas Otomatis
  3. Kelebihan & Kekurangan Regulator Otomatis
  4. Pertanyaan yang sering diajukan
  5. Tanya admin
Regulator Gas Otomatis

Kalau kalian sedang mau beli regulator gas, kalian akan banyak menemukan penawaran produk regulator gas tipe otomatis.

Apa sih sebenarnya regulator otomatis itu?

Apa bedanya dengan model pengunci regulator yang biasa?

Nah, supaya kalian nggak bingung lagi, kali ini S-gala.com akan memberikan informasinya.

Yuk kita kenalan lebih jauh dengan regulator otomatis ini!

Regulator Gas Otomatis

automatic gas regulator

Saat ini hampir semua regulator gas yang dijual di pasaran merupakan tipe otomatis. Regulator tipe manual sudah jarang ditemukan karena yang tipe otomatis memiliki tingkat keamanan yang jauh lebih tinggi dan mudah dipasang. Karena itulah lebih laku saat dijual ke masyarakat.

Sama seperti regulator gas pada umumnya, regulator tipe otomatis juga memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai pengatur arus aliran keluarnya gas dari tabung gas menuju perangkat seperti kompor gas atau pemanas air gas.

Regulator otomatis juga sama-sama dipasang di mulut tabung gas dan disambungkan dengan selang menuju perangkat (kompor gas atau pemanas air gas).

Lalu kenapa disebut otomatis?

Sederhananya, ketika selang terlepas dari regulator gas maka ada sistem mekanik pada regulator yang akan menahan & memberhentikan laju keluaran gas secara otomatis.

Karena hal tersebut, di pasaran regulator otomatis sering disebut regulator "anti meledak". Istilah itu berlebihan: regulator otomatis memang lebih aman, tetapi tidak bisa mencegah semua kebocoran (lihat bagian kekurangan di bawah).

Tapi perlu kalian ketahui, yang membedakan bukan ada/tidaknya meteran ya! Meteran (manometer) pada regulator mengukur tekanan gas dan bukan alat keamanan. Karena tekanan LPG relatif tetap selama masih ada gas cair di tabung, jarum meteran baru turun jelas saat gas hampir habis, jadi jangan dijadikan patokan pasti isi tabung.

Cara Kerja Regulator Gas Otomatis

Sebelum membahas cara kerjanya, ayo kita lihat dulu gambar berikut ini :

Bagian regulator gas otomatis

Gambar diatas menunjukkan struktur / bagian dari regulator gas jenis otomatis.

Yang membedakan antara regulator gas manual dan regulator gas model otomatis adalah ada/tidaknya safety ball atau gotri.

Safety ball / gotri ini adalah sebuah bola kecil seperti kelereng yang berfungsi untuk menyumbat lubang aliran gas.

Kalau kalian mau tau apakah regulator yang kalian punya adalah tipe otomatis atau manual, kalian bisa melakukan 2 hal ini :

  1. Cek apakah di mulut regulator ke arah selang ada penutupnya atau tidak. Tipe otomatis akan ada penutup dengan lubang kecil sedangkan yang manual tidak.
  2. Coba goyang-goyangkan / kocok regulator, kalau ada bunyi klotak-klotak artinya ada gotri / safety ball di dalamnya. Artinya regulator yang kalian punya adalah tipe otomatis.

Lalu bagaimana cara kerja regulator tipe otomatis?

Saat aliran gas normal, misalnya kompor menyala seperti biasa, gotri tidak menyumbat lubang sehingga gas mengalir ke kompor.

Bila aliran gas mendadak sangat besar, misalnya selang lepas atau robek besar, dorongan aliran gas itu menekan gotri ke lubang keluar sehingga lubang tersumbat dan gas berhenti mengalir. Inilah yang disebut pemutus gas otomatis.

Regulator gas otomatis
Contoh regulator otomatis yang berkualitas tinggi

Apakah Gotri & Penutupnya Berpengaruh Terhadap Besaran Api?

Banyak orang berpikir bahwa penutup regulator dan juga safety ball berpengaruh terhadap besaran api.

Ada anggapan kalau penutup dan gotrinya dilepas, maka keluaran gas akan jadi lebih besar. Sehingga api yang dihasilkan pada kompor juga akan jadi lebih besar.

Karena anggapan tersebut, maka banyak orang yang mencabut bagian penutup serta melepaskan gotri dari bagian regulator karena ingin mengubah regulator tekanan rendah jadi tekanan tinggi.

Apakah benar?

Ternyata jawabannya TIDAK!

Gotri dan bagian penutup pada regulator TIDAK BERPENGARUH terhadap besaran api yang dihasilkan!

Tekanan keluaran regulator ditentukan oleh membran dan pegas di dalamnya, bukan oleh gotri. Melepas gotri hanya menghilangkan pemutus gas otomatis, sehingga saat selang lepas gas akan menyembur tanpa henti. Alih-alih mendapatkan api yang lebih besar, yang ada kalian akan membahayakan diri sendiri!

Jadi jangan sekali-sekali dilakukan ya!

Kalian bisa cek eksperimen yang membuktikan hal ini pada video berikut ini :

Tonton videonya di YouTube

Kelebihan & Kekurangan Regulator Otomatis

Kelebihan Regulator Gas Jenis Otomatis :

Keberadaan safety ball dan penutup pada regulator tipe otomatis akan memberikan keamanan untuk kalian. Itulah yang menjadi kelebihan utamanya.

Regulator otomatis ini akan langsung menghentikan aliran gas pada kondisi-kondisi berikut :

  • Saat selang gas lepas
  • Saat selang gas bocor dalam skala besar; baik kebocorannya di daerah pangkal, tengah, maupun di ujung dekat kompor

Dalam kondisi tersebut, regulator akan secara otomatis menyumbat aliran gas sehingga risiko gas menumpuk lalu terbakar jauh berkurang.

Kekurangan Regulator Gas Model Otomatis :

Meskipun begitu, regulator otomatis ini juga memiliki kekurangan.

Apabila kebocoran gas yang terjadi masih dalam skala kecil, maka kebakaran tetap akan bisa terjadi!

Gotri akan menutup hanya jika kebocoran yang terjadi dalam skala besar saja.

Karena itu tetap periksa sambungan regulator dan selang secara berkala dengan air sabun (muncul gelembung berarti bocor), ganti selang yang retak, dan jangan pernah mengecek kebocoran dengan api.

Nah, supaya lebih jelas kalian bisa menonton eksperimen yang dilakukan oleh sobat kita dari Nrutus Plus berikut ini.

Sebelumnya kami ingatkan untuk jangan sekali-kali mencoba eksperimen ini di rumah ya!

Tonton videonya di YouTube

Gimana, sudah jelas kan perbedaan antara regulator manual dan otomatis?

Mana yang kalian pilih?

Butuh regulator gas tipe otomatis bertanda SNI? Tanyakan ketersediaannya ke admin S-Gala melalui tautan berikut ini >> chat admin WhatsApp

Dapatkan daftar harga regulator terbaru segera!

Karena S-gala yang kalian perlukan ada di S-gala.com!

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya regulator gas otomatis dan manual?
Regulator otomatis punya safety ball (gotri) yang menutup aliran gas saat selang lepas atau bocor besar, sedangkan regulator manual tidak punya. Ada atau tidaknya meteran bukan pembedanya.
Bagaimana cara mengetahui regulator gas otomatis?
Lihat mulut regulator ke arah selang: tipe otomatis punya penutup dengan lubang kecil. Kocok regulatornya; bila terdengar bunyi klotak-klotak, berarti ada gotri di dalamnya.
Apakah melepas gotri membuat api kompor lebih besar?
Tidak. Tekanan keluaran ditentukan membran dan pegas regulator. Melepas gotri hanya menghilangkan pengaman sehingga gas menyembur bebas saat selang lepas.
Apakah regulator otomatis pasti mencegah kebocoran gas?
Tidak. Gotri hanya menutup pada kebocoran besar; kebocoran kecil tetap bisa menimbulkan kebakaran. Periksa sambungan dengan air sabun secara berkala.
Apa fungsi meteran pada regulator gas?
Meteran (manometer) menunjukkan tekanan gas, bukan alat keamanan. Karena tekanan LPG relatif tetap sampai gas hampir habis, jarumnya tidak bisa dijadikan patokan pasti isi tabung.

Tanya admin di WhatsApp

Mau tanya soal edukasi atau isi artikel ini? Admin S-Gala bantu jawab lewat WhatsApp.

Tanya admin di WhatsApp

Baca juga