Sekarang ini, jenis lampu di pasaran itu banyak banget.
Menariknya, di beberapa negara seperti Amerika Serikat, sekarang sudah ada aturan khusus soal penghematan energi, termasuk penggunaan lampu.
Di sana, lampu yang direkomendasikan untuk rumah dan industri adalah lampu LED.
Bahkan, lampu bohlam sudah mulai ditinggalkan sebagai standar penerangan.
Kenapa?
Karena berdasarkan perhitungan dari departemen energi Amerika Serikat, penggunaan lampu bohlam ternyata membuang energi listrik cukup besar.

Makanya, mereka mulai beralih ke lampu LED secara masif.
Hasilnya? Negara tersebut diperkirakan bisa menghemat lebih dari $10 milyar (sekitar Rp 142 triliun)!
Angka yang nggak kecil, kan?
Salah satu alasannya juga karena teknologi lampu bohlam hampir nggak banyak berkembang sejak ditemukan sekitar 125 tahun lalu.
Sebenarnya, langkah ini juga bisa banget kita tiru di Indonesia—lumayan kalau bisa ikut hemat energi dalam skala besar.
Selain lebih hemat listrik, lampu LED dan CFL juga punya keunggulan dari sisi usia pakai.
Nah, sekarang pertanyaannya:
Sebenarnya lampu itu bisa bertahan berapa lama sih?
dan
mana yang paling awet?
Yuk kita bahas satu per satu.
Usia Lampu
Usia Pakai Lampu Bohlam

Lampu bohlam punya usia pakai sekitar 750 jam.
Kalau kita pakai rata-rata 6 jam per hari, artinya lampu ini cuma bertahan sekitar 4 bulan saja.
Setelah itu? Ya harus ganti baru.
Belum lagi, ada banyak faktor yang bisa bikin umur lampu ini lebih pendek.
Filamennya cukup rentan putus atau terbakar, apalagi kalau listrik di rumah kurang stabil.
Jadi kalau Anda tinggal di area dengan voltase yang sering naik turun, lampu bohlam ini sebenarnya kurang cocok.
Umur Lampu Halogen

Lampu halogen mungkin nggak sepopuler bohlam atau LED, tapi tetap punya peminat.
Secara performa, lampu ini sedikit lebih hemat energi dan nggak sepanas bohlam.
Usia pakainya sekitar 1.000 jam.
Kalau dipakai 6 jam per hari, berarti bisa bertahan sekitar 5,5 bulan.
Masih lebih baik dibanding bohlam, tapi belum terlalu signifikan.
Usia Tipe Lampu CFL

Nah, dulu sebelum LED populer, lampu CFL ini sempat jadi “primadona”.
CFL (Compact Fluorescent Lamp) jauh lebih hemat energi dibanding bohlam dan halogen.
Yang paling menarik, usia pakainya bisa mencapai 10.000 jam.
Kalau dihitung dengan pemakaian 6 jam per hari, lampu ini bisa bertahan sekitar 4,5 tahun!
Jauh banget bedanya dibanding bohlam dan halogen.
Selain itu, cahayanya juga lebih soft dan panas yang dihasilkan nggak sebesar lampu pijar.
Makanya, sampai sekarang pun masih banyak yang pakai.
Usia Lampu LED

Sekarang kita masuk ke teknologi paling modern: lampu LED.
Lampu ini punya banyak keunggulan—mulai dari hemat listrik, panas rendah, sampai pilihan warna yang beragam.
Tapi yang paling “gila” ada di usia pakainya.
Lampu LED bisa bertahan sampai 25.000 jam!
Kalau dipakai 6 jam sehari, itu artinya bisa tahan sekitar 11,5 tahun.
Bayangin, Anda mungkin nggak perlu sering-sering ganti lampu lagi.
Bahkan bisa jadi, dalam satu titik lampu di rumah, nggak sampai 10 kali ganti seumur hidup 😄
Nah, dari sini kelihatan jelas ya perbedaannya.
Tapi perlu diingat juga, semua angka usia lampu ini biasanya berdasarkan standar kualitas yang baik atau premium.
Kalau di rumah Anda lampu CFL atau LED cepat rusak, bisa jadi masalahnya ada di kualitas produk.
Sekarang ini memang banyak banget pilihan di pasaran—mulai dari yang ekonomis sampai yang premium.
Tinggal disesuaikan saja dengan kebutuhan dan budget.
Tapi seperti biasa, ada harga ada kualitas.

Kalau mau yang lebih awet dan stabil, biasanya memang perlu pilih produk yang lebih bagus.
Nah, kalau Anda mau cari lampu LED premium atau yang ekonomis sekalipun, bisa langsung hubungi customer service s-gala.com ya.
Banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
